Program Transmigrasi Gunakan Paradigma Berbeda, Sejahterakan Transmigran dan Masyarakat Lokal BR/Humas/KDPDTT/XI/2024/15

Saturday, 9 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menghadiri Rapat Koordinasi Keterpaduan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (Rakorbangwil) Bidang Pekerjaan Umum Tahun 2024 dengan tema Membangun Fondasi Transformasi Infrastruktur untuk Indonesia Emas 2045 di Jakarta, Jumat (8/11/2024). Hadir dalam acara tersebut yakni Menko Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, dan Wakil Menteri ATR Ossy Dermawan.

Foto : Andri/Humas

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menghadiri Rapat Koordinasi Keterpaduan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (Rakorbangwil) Bidang Pekerjaan Umum Tahun 2024 dengan tema Membangun Fondasi Transformasi Infrastruktur untuk Indonesia Emas 2045 di Jakarta, Jumat (8/11/2024). Hadir dalam acara tersebut yakni Menko Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, dan Wakil Menteri ATR Ossy Dermawan. Foto : Andri/Humas

 

DAELPOS.com  – Transmigrasi menjadi salah satu program penting di masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang akan dilaksanakan dengan paradigma berbeda dibandingkan sebelum-sebelumnya. Tidak hanya fokus pada peningkatan kesejahteraan warga transmigran namun juga memastikan masyarakat lokal tetap nyaman dan bisa tumbuh bersama-sama sehingga tidak ada ketimpangan dalam realisasi program tersebut.

Hal ini, kata Menko Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) keberhasilan program transmigrasi juga sebagai salah satu indikator yang wajib diperhatikan karena Indonesia Emas 2045 membutuhkan banyak peningkatan termasuk kesejahteraan penduduk.

“Kebutuhannya dan konteks ruang waktunya beda. Yang kita lakukan adalah adalah bagaimana melakukan distribusi kesejahteraan ini bukan pendapatan sebanyak-banyaknya dipindahkan tapi bagaimana KPI (Key Performance Indicator) adalah apakah si keluarga yang dipindahkan sejahtera dan bagaimana masyarakat lokal menerimanya, jangan sampai ada resistensi,” papar Menko AHY didampingi Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi dalam Rapat Koordinasi Keterpaduan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (Rakorbangwil) Bidang Pekerjaan Umum Tahun 2024 dengan tema Membangun Fondasi Transformasi Infrastruktur untuk Indonesia Emas 2045 di Jakarta, Jumat (8/11/2024).

Terkait paradigma baru yang digunakan dalam program transmigrasi ini tidak hanya berfokus pada jumlah keluarga yang dipindahkan. Namun lebih dari itu, capaian kesejahteraan warga transmigran dan masyarakat lokal harus menjadi perhatian utama untuk mengukur keberhasilan program ini.

Seperti diketahui, transmigrasi menjadi salah satu program unggulan Presiden Soeahrto yang manfaatnya terus dirasakan sampai saat ini. Oleh karena itu, segala upaya peningkatan kesejahteraan warga melalui program ini akan terus gencar dilakukan, salah satunya dimulai dengan dibentuknya Kementerian Transmigrasi sebagai satu kementerian yang berdiri sendiri.

Dengan demikian maka tujuan program transmigrasi akan tepat sasaran dengan tetap meningkatkan produktivitas masyarakat lokal. Tentu saja hal ini bisa dilaksanakan dengan kerja sama yang baik antara semua K/L termasuk Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian ATR, Kementerian Perumahan dan Pemukiman, dan Kementerian Perhubungan.

See also  Libatkan Pemuda Gali Ide Baru Perbaikan Pelayanan Publik Melalui Kompetisi Ideathon

“Kita ingin melakukan akulturasi yang tepat yang diinginkan oleh penghuni lokal. Mereka harus mendapatkan pekerjaan baru dan kehidupan yang baik. Itu insentif real bagi program transmigrasi dan tentu dilakukan bersama-sama,” tegas Menko AHY.

Selain Menko Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan dan Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, hadir juga Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, dan Wakil Menteri ATR Ossy Dermawan.

Berita Terkait

Tangis Megawati Iringi Pemakaman Guruh
Kementerian PU Salurkan 127 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Babel
Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen
Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta
Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang
Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat
Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat
KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa

Berita Terkait

Saturday, 26 September 2026 - 18:30 WIB

Tangis Megawati Iringi Pemakaman Guruh

Saturday, 26 September 2026 - 07:30 WIB

Kementerian PU Salurkan 127 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Babel

Friday, 25 September 2026 - 20:37 WIB

Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen

Friday, 25 September 2026 - 17:38 WIB

Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta

Thursday, 24 September 2026 - 14:22 WIB

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang

Berita Terbaru