Antisipasi Puncak Musim Penghujan dan Arus Nataru 2024/2025, Kementerian PU Gelar Apel Siaga Satgas Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana

Saturday, 30 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Sebagai bentuk antisipasi dalam menghadapi puncak musim penghujan dan kesiapan infrastruktur jalan tol dan jalan nasional pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggelar Apel Siaga Satuan Tugas Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana (Satgas PPB) di Jakarta, Jumat (29/11/2024).

Berdasarkan Climate Outlook 2025 yang diterbitkan oleh BMKG, curah hujan tinggi diprediksi akan lebih sering terjadi di Indonesia pada akhir tahun 2024 dan awal tahun 2025 yang berpotensi mengakibatkan banjir dan longsor.

“Kondisi ini dapat berdampak pada infrastruktur yang kita kelola dan pada akhirnya berdampak pula kepada kelangsungan aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, saya instruksikan kepada seluruh jajaran Kementerian PU untuk bersiap siaga dalam menghadapi situasi ini,” kata Menteri PU Dody Hanggodo.

Satgas PPB Kementerian PU pada unit pelaksana (balai besar/balai) sesuai Kepmen PU nomor 1176/2019 beranggotakan 37 balai di Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, 33 unit pelaksana teknis di Direktorat Jenderal Bina Marga, dan 34 unit pelaksana teknis di Direktorat Jenderal Cipta Karya bersama seluruh tim reaksi cepat di setiap balai.

Menteri Dody menginstruksikan kepada seluruh unit pelaksana Satgas PPB untuk memastikan kesiapan seluruh infrastruktur sumber daya air, terutama saluran drainase, tanggul, waduk, dan pengendali sedimen dalam kondisi prima, dengan melakukan pemeriksaan dan perbaikan secara menyeluruh. Untuk memfasilitasi arus lalu lintas pada Nataru 2024/2025 juga perlu dilakukan penutupan lubang jalan, perbaikan bahu jalan, pembersihan drainase dan penambahan rambu-rambu lalu lintas.

“Manfaatkan teknologi untuk memetakan dan memantau daerah-daerah rawan bencana, sehingga kita bisa merespon lebih cepat dan tepat. Perkuat juga koordinasi internal Kementerian PU dan kerja sama dengan instansi terkait seperti BNPB, BPBD, BMKG, Kementerian Perhubungan, Polri, TNI AD dan pemerintah daerah agar kita semua dapat bekerja selaras,” ujarnya.

See also  Dirjen Bina Adwil: Akurasi Data, Menjadi Kunci Kebijakan yang Efektif

Selain itu, ketersediaan dan kesiapan logistik dan sumber daya seperti peralatan dan material darurat (alat berat, kendaraan evakuasi, mobil toilet, tangki air), posko-posko darurat, dan peralatan Disaster Relief Unit (DRU) agar siap digunakan kapan saja.

Menteri Dody juga meminta kesiapan semua SDM agar selalu terlatih dan siap siaga untuk penanganan darurat, terutama di daerah berisiko bencana. Dilakukan juga sosialisasi kepada masyarakat mengenai informasi langkah-langkah yang harus diambil masyarakat saat terjadi bencana khususnya di daerah rawan bencana.

“Saya yakin dengan komitmen dan kerja sama yang solid, kita bisa memastikan seluruh infrastruktur dalam kondisi optimal untuk menghadapi puncak musim penghujan dan mendukung arus lalu lintas pada periode Nataru 2024/2025. Keselamatan masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama,” tutup Menteri Dody.

Turut hadir Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti selaku Ketua Satgas PPB, Sekretaris Jenderal PU Mohammad Zainal Fatah selaku Wakil Ketua Satgas PPB, Staf Ahli Menteri Bidang Keterpaduan Pembangunan Maulidya Indah Junica selaku Ketua Harian Pusat Komando Satgas PPB, para pejabat tinggi madya dan pratama, serta para kepala balai besar dan kepala balai di lingkungan Kementerian PU. (*)

Berita Terkait

Menteri PU Bantu Penanganan Gedung Pemerintahan di Solok yang Rusak Akibat Banjir Bandang
Silaturahmi Alumni Sunan Drajat, Wamen Viva Yoga Ajak Alumni Santri Kembangkan Perekonomian di Kawasan Transmigrasi
Datang Malam-Malam ke Solok, Menteri Dody Cek Langsung Penanganan Pascabanjir
Menteri Dody Instruksikan Penanganan Cepat Kekeringan Dan Banjir Rob di Demak
Sumur Bor Ubah Rutinitas Warga Bowi Subur
Kementerian PU Percepat Penanganan Sungai Batang Baliang di Solok
Museum Bing Slamet Diresmikan, Warisan Maestro untuk Generasi Baru
Siswa dan Guru Bomberay Sulap Perpustakaan Jadi Ruang Baca Nyaman

Berita Terkait

Thursday, 1 October 2026 - 14:51 WIB

Menteri PU Bantu Penanganan Gedung Pemerintahan di Solok yang Rusak Akibat Banjir Bandang

Thursday, 1 October 2026 - 14:46 WIB

Silaturahmi Alumni Sunan Drajat, Wamen Viva Yoga Ajak Alumni Santri Kembangkan Perekonomian di Kawasan Transmigrasi

Wednesday, 30 September 2026 - 10:16 WIB

Datang Malam-Malam ke Solok, Menteri Dody Cek Langsung Penanganan Pascabanjir

Monday, 28 September 2026 - 12:56 WIB

Menteri Dody Instruksikan Penanganan Cepat Kekeringan Dan Banjir Rob di Demak

Monday, 28 September 2026 - 11:35 WIB

Sumur Bor Ubah Rutinitas Warga Bowi Subur

Berita Terbaru

Olahraga

Final Asian Games, Bintang/Sofyan Tantang Pasangan Tangguh Qatar

Thursday, 1 Oct 2026 - 16:06 WIB

Berita Utama

bank bjb Gandeng Kejati Banten Perkuat Tata Kelola dan Pemulihan Aset

Thursday, 1 Oct 2026 - 15:08 WIB

Hukum

OJK Cabut Izin Usaha PT Credit Saison Indonesia Finance

Thursday, 1 Oct 2026 - 15:02 WIB