DAELPOS.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melalui Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan bersama dengan PT. Angkasa Pura Aviasi dan stakeholder penerbangan melaksanakan Safety Campaign terkait pentingnya kesadaran terhadap keselamatan penerbangan pada Selasa (2/12) di Bandara Kualanamu, Medan.
Kampanye Keselamatan Penerbangan tersebut bertujuan mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan keselamatan, keamanan penerbangan serta mempersiapkan operasional dan pelayanan angkutan udara dalam menyambut pelaksanaan Angkutan Udara Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
“Bandar Udara Kualanamu ini merupakan salah satu gerbang utama transportasi di bagian barat Indonesia. Dengan semakin meningkatnya aktifitas penerbangan, terutama menjelang masa Nataru, maka perlu memastikan bahwa standar keselamatan, keamanan, pelayanan dan kepatuhan (3S+1C) dapat terpenuhi,” ujar Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah II, Bambang Hartato.
Bambang juga menuturkan penerbangan yang selamat dan aman dapat tercipta dari upaya kolaboratif antara pihak maskapai, otoritas penerbangan, serta setiap individu yang terlibat dalam industri penerbangan.
“Satu contoh kasus video yang viral di media sosial terkait pemakaian rokok elektronik (vape) oleh seorang penumpang sesaat sebelum naik pesawat, ini tentunya melanggar dan membahayakan keselamatan penerbangan,” ucapnya.
Adapun sesuai dengan Surat Edaran Nomor : SE 12 DJPU Tahun 2024 tentang Ketentuan Rokok Elektronik (Vape) yang dibawa penumpang dalam penerbangan. Surat Edaran ini harus dipatuhi bagi pengguna jasa transportasi udara guna keselamatan bersama baik penumpang dan awak pesawat.
“Oleh karena itu, kampanye ini hadir sebagai upaya nyata dari Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan, PT. Angkasa Pura Aviasi dan semua stakeholder untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keselamatan dan keamanan penerbangan. Melalui Inspeksi menyeluruh, edukasi dan promosi keselamatan dan keamanan,” ujar Bambang.





![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)


