Senator Mirah Midadan Minta MenPKP RI Beri Atensi Perumahan di NTB

Tuesday, 10 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Dalam pertemuan dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (MenPKP RI), Maruarar Sirait, Senator Mirah Midadan Fahmid dari Nusa Tenggara Barat (NTB) menyoroti kebutuhan mendesak terhadap perumahan layak huni di NTB.

Senator Mirah menyampaikan data backlog perumahan nasional tahun 2023 yang masih berada di atas 12,7%, meningkat dibandingkan tahun lalu. Kondisi ini mencerminkan tantangan besar, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang didominasi oleh sektor informal.

“Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, NTB menghadapi backlog sebanyak 306.305 unit rumah. Selain itu, sekitar 549 ribu unit rumah di provinsi ini masuk dalam kategori tidak layak huni, tentu ini harus jadi atensi,” ujar Anggota Komite II tersebut.

Sementara itu, kebutuhan rumah untuk keluarga baru diproyeksikan mencapai 121 ribu unit. Senator Mirah menegaskan bahwa situasi ini menjadi tantangan besar yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah pusat.

Senator Mirah juga menyoroti potensi NTB sebagai wilayah yang rentan terhadap bencana alam. Letak geografis provinsi ini membuatnya berisiko tinggi terhadap gempa bumi dan bencana lain. Oleh karena itu, kebutuhan akan perumahan tangguh bencana menjadi hal yang mendesak.

“Rumah tangguh bencana harus menjadi prioritas. Jangan sampai kita hanya bertindak reaktif setelah bencana terjadi. Rumah tersebut harus dirancang tidak hanya untuk ketahanan fisik, tetapi juga mendukung kebutuhan sosial dan psikologis penghuninya,” ujar Senator Mirah.

Saat ini, alokasi anggaran tanggap bencana dalam APBD kabupaten/kota dan provinsi di NTB masih minim.

“Saya meminta pemerintah pusat untuk memberikan intervensi lebih besar dalam membangun infrastruktur perumahan yang tahan bencana. Langkah ini penting untuk melindungi masyarakat sekaligus mendorong pemerataan pembangunan, terutama di NTB,” kata Mirah.

See also  Menperin Dukung Pengembangan Ekosistem Industri Modifikasi Otomotif

Dalam dialog dengan MenPKP RI, Senator Mirah menggarisbawahi pentingnya peran pemerintah pusat dalam mengatasi backlog dan membangun rumah tangguh bencana.

Beliau berharap adanya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat untuk mewujudkan perumahan layak huni bagi masyarakat NTB.

“NTB membutuhkan dukungan kebijakan dan alokasi anggaran dari pemerintah pusat untuk menjawab tantangan backlog perumahan dan meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian layak. Terutama bagi pekerja sektor informal yang menjadi kelompok paling terdampak,” tambahnya.

Berita Terkait

Gempa NTT, Kementerian PU Turunkan Tim Periksa Rumah Sakit hingga Fasilitas Publik
Kementerian PU Percepat Pemenuhan Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue
Semarak HUT ke-81 RI, Kementerian PU Inisasi Gerakan Irigasi Bersih
Purbaya Pastikan Anggaran Penanganan Gempa NTT Disiapkan
Pascagempa Flores, PLN Salurkan Bantuan Tanggap Darurat dan Pasang Penerangan di Posko Pengungsian
Kementerian PU Pantau Infrastruktur Sumber Daya Air di NTT, Tangani Irigasi Terdampak Gempa
Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT
Pembangunan Jembatan Wariori Dipercepat, Buka Kembali Konektivitas di Papua Barat

Berita Terkait

Tuesday, 18 August 2026 - 22:57 WIB

Gempa NTT, Kementerian PU Turunkan Tim Periksa Rumah Sakit hingga Fasilitas Publik

Tuesday, 18 August 2026 - 19:37 WIB

Kementerian PU Percepat Pemenuhan Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue

Tuesday, 18 August 2026 - 18:49 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Kementerian PU Inisasi Gerakan Irigasi Bersih

Tuesday, 18 August 2026 - 09:55 WIB

Purbaya Pastikan Anggaran Penanganan Gempa NTT Disiapkan

Sunday, 16 August 2026 - 19:37 WIB

Pascagempa Flores, PLN Salurkan Bantuan Tanggap Darurat dan Pasang Penerangan di Posko Pengungsian

Berita Terbaru

foto ist

News

BEM UI Serukan 8 Tuntutan di Bundaran HI

Tuesday, 18 Aug 2026 - 18:46 WIB