Kemkomdigi Siapkan Sistem Keamanan Siber

Saturday, 14 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) tengah mempersiapkan langkah besar untuk memperkuat keamanan siber di Indonesia dengan merancang Firewall Digital Nasional. Sistem itu bertujuan untuk melindungi infrastruktur strategis negara dari ancaman siber yang semakin meningkat.

Selain itu, Kemkomdigi juga mendorong setiap instansi pemerintah untuk membentuk Computer Security Incident Response Team (CSIRT) guna memastikan mitigasi yang lebih efektif terhadap potensi ancaman.

“Keamanan siber adalah kunci untuk melindungi infrastruktur strategis kita. Kami tengah merancang Firewall Digital Nasional dan mendorong pembentukan Tim CSIRT di setiap instansi pemerintah untuk memitigasi ancaman siber,” ungkap Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, dalam keterangannya di Indonesia Digital Economy Outlook 2025 yang diselenggarakan di Jakarta pada Jumat (13/12/2024).

Meutya juga mengungkapkan bahwa Kemkomdigi menargetkan untuk menyiapkan sembilan juta talenta digital melalui program pelatihan berbasis sertifikasi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan industri digital Indonesia.

“Program ini tidak hanya mencakup sertifikasi tetapi juga memperkuat hubungan antara peserta dan dunia kerja, memastikan dampak nyata pada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Program literasi digital yang telah menjangkau lebih dari 5,6 juta masyarakat Indonesia, dengan fokus khusus pada perempuan dan generasi muda, juga diakui memberikan dampak positif. Meutya menambahkan, bahwa pendapatan peserta program di luar Pulau Jawa meningkat hingga 12,1 persen berkat penerapan program digitalisasi ini.

“Inklusivitas digital memberikan dampak nyata bagi masyarakat, membantu mereka mengakses peluang baru dan meningkatkan kualitas hidup,” tambah Meutya.

Sementara itu, di sektor infrastruktur, Kemkomdigi berkomitmen untuk mempercepat pemerataan akses internet di seluruh Indonesia. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah penerapan Fixed Wireless Access (FWA) di wilayah-wilayah yang belum terjangkau oleh kabel optik.

See also  Kondisi Lalin JTTS Saat Perayaan Isra Mi’raj, 17 Januari 2026

“FWA adalah solusi tepat untuk menghadirkan internet cepat dan terjangkau, terutama di wilayah terpencil yang belum memiliki koneksi stabil. Kami ingin memastikan bahwa akses internet dapat mendukung pendidikan dan memberikan layanan internet dengan biaya terjangkau,” ungkap Meutya.

Sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat daya saing Indonesia di kawasan Asia Tenggara, Kemkomdigi juga memanfaatkan pembiayaan hijau (green financing) untuk membangun pusat data berbasis energi hijau. Langkah ini bertujuan untuk mendukung transformasi digital yang berkelanjutan, ramah lingkungan, serta mendukung sektor teknologi dan ekonomi Indonesia ke depannya.

“Pusat data berbasis energi hijau akan menjadi salah satu pilar penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar global,” jelas Meutya.

Meutya juga mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam menciptakan transformasi digital yang aman, adil, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Keamanan siber, pemerataan akses digital, dan pengembangan talenta digital adalah elemen-elemen kunci untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia,” tutupnya.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Kemkomdigi berharap dapat membawa Indonesia menuju era digital yang lebih maju, aman, dan adil, dengan memperkuat infrastruktur digital dan memitigasi ancaman siber yang bisa menghambat kemajuan ekonomi digital di Tanah Air.

Berita Terkait

PJJ di Jakarta Diperpanjang, Antisipasi Abu Vulkanik
Anak Krakatau Erupsi, MBG Disetop Sementara
Kementerian PU Suplai Air dari Saluran Tersier Dukung Pemadaman Karhutla di Kapuas
BNI Ajak Generasi Muda Cakap Kelola Keuangan di Era Digital
Drone Pertanian Pangkas Biaya Penyemprotan Petani Merauke hingga 90 Persen
Dari Jalan hingga Air Bersih, Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana
Kementerian PU Tangani Longsor Susulan di Jalan Poros Tenggarong–Samarinda
Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Tuesday, 8 September 2026 - 09:47 WIB

PJJ di Jakarta Diperpanjang, Antisipasi Abu Vulkanik

Tuesday, 8 September 2026 - 09:30 WIB

Anak Krakatau Erupsi, MBG Disetop Sementara

Tuesday, 8 September 2026 - 07:59 WIB

Kementerian PU Suplai Air dari Saluran Tersier Dukung Pemadaman Karhutla di Kapuas

Monday, 7 September 2026 - 15:12 WIB

BNI Ajak Generasi Muda Cakap Kelola Keuangan di Era Digital

Monday, 7 September 2026 - 13:42 WIB

Drone Pertanian Pangkas Biaya Penyemprotan Petani Merauke hingga 90 Persen

Berita Terbaru

Berita Utama

Hilirisasi Kelapa Masuki Babak Baru, 2.900 Tenaga Kerja Siap Diserap

Tuesday, 8 Sep 2026 - 19:02 WIB