Srikandi TelkomGroup Edukasi tentang Korelasi Keluarga Sehat dengan Produktivitas Kerja

Monday, 23 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Human Capital Strategic Management Telkom Lilies Nuraini saat memberikan pemaparan pada acara webinar Srikandi TelkomGroup di Telkom Landmark Tower, Selasa (10/12).

Human Capital Strategic Management Telkom Lilies Nuraini saat memberikan pemaparan pada acara webinar Srikandi TelkomGroup di Telkom Landmark Tower, Selasa (10/12).

DAELPOS.com – Produktivitas karyawan dalam bekerja di kantor sangat berkaitan erat dengan keharmonisan dan kondisi lingkungan keluarga yang sehat. Agar kondisi tersebut tetap terjaga, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) senantiasa mengimplementasikan Respectful Workplace Policy (RWP). Termasuk jika terjadi kekerasan dalam rumah tangga yang berdampak pada kinerja karyawan, maka Telkom dapat membantu mediasi jalan keluarnya.

Implementasi RWP di lingkungan TelkomGroup sejalan dengan agenda BUMN tentang kesetaraan gender dan kenyamanan suasana kerja. Sebagaimana yang sering ditegaskan oleh Menteri BUMN RI Erick Thohir tentang peran perempuan sebagai pendorong perubahan dan tidak takut untuk speak up jika terjadi perbuatan yang tidak menyenangkan di lingkungan BUMN.

“Melalui implementasi RWP, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang produktif di lingkungan BUMN. Saling menghormati, bebas dari diskriminasi, pengucilan atau pembatasan, pelecehan, perundungan, dan berbagai bentuk kekerasan lainnya serta menjunjung tinggi martabat dan harga diri. Termasuk juga ikut membantu karyawan jika terjadi kekerasan dalam rumah tangga,” jelas Human Capital Strategic Management Telkom Lilies Nuraini, pada acara webinar Srikandi TelkomGroup di Telkom Landmark Tower, Selasa (10/12).

Webinar tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anti Kekerasan pada Perempuan dan Hari Ibu 2024. Acara yang berlangsung selama dua jam tersebut dibuka oleh OVP Enterprise Regional Management Telkom Reni Yustiani, serta dihadiri secara luring dan daring oleh para Senior Leader dan karyawan TelkomGroup.

“Melalui webinar bertema ‘Anti Domestic Violence: Keluarga Sehat, Ibu Produktif’, kita semua berharap agar terjadi keharmonisan dan tercipta lingkungan keluarga yang sehat. Karena itu sangat berdampak pada produktivitas kerja karyawan,” jelas Reni yang juga menjabat sebagai Ketua Srikandi TelkomGroup.

Turut hadir sebagai narasumber, Deputy Executive Director of Program IBCWE (Indonesia Business Coalition for Women Empowerment) Syafirah Hardani. Dalam kesempatan itu, Syarifah menjelaskan tentang empat siklus kekerasan dalam rumah tangga. Pertama adalah konflik yang berlanjut pada pertengkaran, lalu saling memaafkan kemudian hangout bersama, kembali ke konflik, dan begitu seterusnya.

See also  Kementerian PU Kerahkan Pompa dan Perahu Karet Tangani Banjir di Pasar Youtefa Jayapura

“Kekerasan dalam rumah tangga sering terjadi dan berakhir pada perceraian karena siklusnya mengecil di konflik dan pertengkaran saja. Kekerasan domestik di keluarga bisa berdampak pada produktivitas karyawan khususnya perempuan di dunia kerja. Karena itu, penting bagi perusahaan untuk membantu karyawan yang sedang kurang produktif,” jelas Syarifah.

Melalui acara ini, Srikandi TelkomGroup menegaskan kembali komitmennya untuk memberdayakan perempuan Indonesia, sekaligus mendorong masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan suportif.

Berita Terkait

Bank Mandiri Raih Penghargaan CX100, Dinobatkan sebagai BUMN dengan Layanan Terbaik
Kementerian PU Salurkan 20.000 Liter Bantuan Air untuk Penanganan Karhutla dan Krisis Air Bersih di Kota Tarakan
Di Forum Global OECD Paris, Indonesia Paparkan Strategi Penyederhanaan Birokrasi
Kemendes Siap Kolaborasi Lintas K/L Wujudkan Indonesia Emas 2045 Lewat Pemberdayaan
Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, Pemulihan Layanan Air Minum Jadi Prioritas
Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya
53 JIAT Kementerian PU Dukung Ketersediaan Air bagi 1.307 Hektare Sawah di Indramayu
Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System dan Siapkan 2 Sabo Dam Sungai Batang Baliang

Berita Terkait

Friday, 16 October 2026 - 09:21 WIB

Bank Mandiri Raih Penghargaan CX100, Dinobatkan sebagai BUMN dengan Layanan Terbaik

Friday, 16 October 2026 - 06:37 WIB

Kementerian PU Salurkan 20.000 Liter Bantuan Air untuk Penanganan Karhutla dan Krisis Air Bersih di Kota Tarakan

Thursday, 15 October 2026 - 08:15 WIB

Di Forum Global OECD Paris, Indonesia Paparkan Strategi Penyederhanaan Birokrasi

Thursday, 15 October 2026 - 08:07 WIB

Kemendes Siap Kolaborasi Lintas K/L Wujudkan Indonesia Emas 2045 Lewat Pemberdayaan

Thursday, 15 October 2026 - 08:04 WIB

Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, Pemulihan Layanan Air Minum Jadi Prioritas

Berita Terbaru