Wamen Diana Hadiri Peresmian Pengoperasian Stasiun Kereta Cepat Whoosh Karawang di Jabar

Wednesday, 25 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) menghadiri acara peresmian pengoperasian Stasiun Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Whoosh Karawang di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Selasa (24/12/2024). Kereta yang menghubungkan Jakarta dan Bandung ini memiliki jalur sepanjang 142,3 kilometer dengan empat stasiun pemberhentian yaitu Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar.

Acara turut dihadiri Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, dan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Ossy Dermawan.

Menko AHY mengatakan dengan hadirnya Stasiun Karawang ini diharapkan dapat semakin meningkatkan nilai ekonomi untuk daerah serta dapat mengurangi waktu tempuh perjalanan, baik dari Karawang menuju Bandung atau Jakarta.

Menurut Menko AHY, Karawang merupakan kota yang memiliki potensi yang luar biasa secara ekonomi. Di daerah tersebut terdapat internasional industry park yang bisa terus dikembangkan perekonomiannya ke depan.

“Adanya Stasiun Karawang ini diperkirakan penumpang bisa bertambah setiap harinya. Bahkan, apabila sudah terintegrasi secara utuh ke pusat industri Karawang akan bisa lebih expand lagi,” kata Menko AHY.

Wamen Diana menyampaikan selamat atas beroperasinya Stasiun Kereta Cepat Whoosh di Karawang yang diharapkan turut memberikan dampak positif pada perekonomian wilayah setempat.

Berdasarkan data PT KCIC, sejak beroperasi 17 Oktober 2023 lalu, Kereta Cepat Whoosh telah mengangkut lebih dari 7 juta penumpang dalam hitungan 20.000 penumpang per hari.

Turut mendampingi Wamen Diana, Direktur Jalan Bebas Hambatan, Ditjen Bina Marga Wilan Oktavian dan Direktur Bina Teknik Jalan dan Jembatan Yudha Handita Pandjiriawan. (*)

See also  PPDI Keluhkan Masalah Kesejahteraan ke Gus Halim

Berita Terkait

Manfaatkan Teknologi dan Ilmu Pengetahuan, Transmigrasi Didorong Jadi Pilihan Masa Depan
Indonesia–Jepang Dorong Percepatan Proyek Dekarbonisasi melalui AZEC-EGM ke-9
BULD DPD RI Tegaskan Masa Depan Desa Ditentukan oleh Regulasi yang Selaras dan Berpihak
Anggaran Kementerian PU 2026 Rp118,5 Triliun, Prioritaskan Irigasi Pertanian dan Konektivitas Wilayah
Bangun Karakter Sejak Dini, Kementrans Bangun Ratusan Sekolah dan Toilet
Realisasi Anggaran 2025 Kementerian PU Capai 95,23 Persen, Lebih Tinggi dari Tahun Sebelumnya
Hutama Karya Musnahkan 57.008 Berkas Arsip, Perdana di Klaster BUMN Infrastruktur
Kementerian PU Tangani Banjir Tol Tangerang–Merak KM 50, Siapkan Solusi Sungai Cidurian

Berita Terkait

Thursday, 5 February 2026 - 17:05 WIB

Manfaatkan Teknologi dan Ilmu Pengetahuan, Transmigrasi Didorong Jadi Pilihan Masa Depan

Thursday, 5 February 2026 - 13:16 WIB

Indonesia–Jepang Dorong Percepatan Proyek Dekarbonisasi melalui AZEC-EGM ke-9

Thursday, 5 February 2026 - 06:48 WIB

BULD DPD RI Tegaskan Masa Depan Desa Ditentukan oleh Regulasi yang Selaras dan Berpihak

Wednesday, 4 February 2026 - 17:09 WIB

Anggaran Kementerian PU 2026 Rp118,5 Triliun, Prioritaskan Irigasi Pertanian dan Konektivitas Wilayah

Wednesday, 4 February 2026 - 16:31 WIB

Bangun Karakter Sejak Dini, Kementrans Bangun Ratusan Sekolah dan Toilet

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen, PDB Capai Rp23.821 Triliun

Thursday, 5 Feb 2026 - 13:27 WIB