Di Training Raya HMI, Wamen Viva Yoga: Kader Dilatih Untuk Menjadi Pemimpin Bangsa

Sunday, 29 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – “Ada dua hal yang harus dikuasai oleh kader HMI”, ujar Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi di hadapan peserta Training Raya, Latihan Kader II/Latihan Khusus Kohati, Bogor, Jawa Barat, 28/12/2024.

Dua hal tersebut adalah, pertama, harus menguasai ilmu yang bersifat fakultatif. “Bila kuliah di fakultas ekonomi, ia harus mengerti ilmu ekonomi”, ujarnya. Demikian pula bagi yang kuliah di fakultas hukum, kedokteran, dan fakultas lainnya. Menguasai ilmu fakultatif penting sebab menurut pria yang pernah tiga periode menjadi Presidum Majelis Nasional KAHMI, 2010-2013, 2013-2017, dan 2017-2022, itu karena basis ilmu kuliah yang ditekuni akan menjadi dasar koefisien ekonomi pada kehidupan.

“Kalau tidak mempunyai skill, ketrampilan, dan ilmu yang bersifat khusus, maka hidup Kita akan termarginalkan dalam dunia industri, ekonomi, dan pekerjaan”, tuturnya. “Kita akan tertelan oleh peradaban”, tambahnya.

Kedua, kader HMI juga harus menguasai ilmu-ilmu yang bersifat holistik komprehensif. Bagi yang kuliah di fakultas ekonomi, hukum, kedokteran, dan lainnya, mereka juga harus belajar ilmu agama, politik, budaya, filsafat, seni, ideologi, dan ilmu-ilmu kemasyarakatan lainnya. “Ini penting karena Kita dididik bukan sebagai robot”, tegasnya. “Kita dididik untuk menjadi pemimpin bangsa”, tambah Sekjen KAHMI 2005-2010 itu.

Menurut mantan anggota Komisi IV DPR itu, kader HMI dilatih menjadi pemimpin yang memiliki watak, berintegritas, berkarakter yang berbeda dengan mahasiswa yang bukan aktivis HMI.

Untuk menciptakan pemimpin seperti di atas, Mantan Ketua Umum HMI Cabang Denpasar itu berharap tradisi intelektual di HMI harus terus dihidupkan karena kekuatan organisasi yang berdiri pada 5 Februari 1947 itu pada hal ini. “Kekuatan Kita pada apa yang kamu baca, pikiran, dan gagasanmu”, ujar alumni Pascasarjana UI itu.

See also  Bertemu Dirut Peruri, Menteri Anas Bahas Akselerasi GovTech Indonesia

Berita Terkait

Pemerintah Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026
Menteri Dody Tinjau Pembangunan Jembatan Bokwedi di Pasuruan, Ditargetkan Fungsional Sebelum Nataru
Anies Jadi dewan Penasihat Transformasi Kota Riyadh
Libur Panjang, 358 Ribu Kendaraan Melintas di Tiga Ruas Tol Nusantara
Prabowo Soal Rupiah Melemah: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar
Hutama Karya Kebut Akses Lubuk Alung, Konektivitas Tol Padang-Sicincin Akan Semakin Terintegrasi
Pembangunan Sekolah Rakyat di Pacitan Capai 50%, Kementerian PU Percepat Penyelesaian
Trafik JTTS Saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus Meningkat

Berita Terkait

Sunday, 17 May 2026 - 20:19 WIB

Pemerintah Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

Sunday, 17 May 2026 - 15:42 WIB

Menteri Dody Tinjau Pembangunan Jembatan Bokwedi di Pasuruan, Ditargetkan Fungsional Sebelum Nataru

Sunday, 17 May 2026 - 14:30 WIB

Anies Jadi dewan Penasihat Transformasi Kota Riyadh

Sunday, 17 May 2026 - 14:15 WIB

Libur Panjang, 358 Ribu Kendaraan Melintas di Tiga Ruas Tol Nusantara

Sunday, 17 May 2026 - 14:13 WIB

Prabowo Soal Rupiah Melemah: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar

Berita Terbaru

Nasional

Pemerintah Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

Sunday, 17 May 2026 - 20:19 WIB

foto ist

Berita Utama

Prabowo Resmikan Panen Raya Jagung Kuartal II 2026

Sunday, 17 May 2026 - 17:12 WIB

Megapolitan

Pramono: Jakarta Siap Jadi Kota Sport Tourism Dunia

Sunday, 17 May 2026 - 14:40 WIB