Progress Capai 89,09%, Wamen PU Imbau Percepatan Penggantian Jembatan Jetak di Pasuruan

Sunday, 29 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti melakukan peninjauan pekerjaan Penggantian Jembatan Jetak, yang berada di Jalan Raya Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, Sabtu (28/12/2024). Saat ini, progress fisik Penggantian Jembatan Jetak telah mencapai 89,09% dan ditargetkan selesai pada minggu ke-2 Januari 2025.

Wamen Diana mengimbau untuk mempercepat proses konstruksi, terlebih Jembatan Jetak berada di perlintasan utama kendaraan dari arah Surabaya menuju Malang, dan sebaliknya. Sehingga, diharapkan dapat segera bermanfaat untuk memperlancar konektivitas masyarakat.

“Kalau bisa segera dipercepat untuk proses konstruksinya. Tetapi, jangan sampai mengganggu arus lalu lintas. Mohon untuk pengangkutan material dilakukan pada malam hari supaya tidak terjadi kemacetan,” pesan Wamen Diana.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur – Bali Gunadi Antariksa mengatakan, pekerjaan konstruksi Penggantian Jembatan Jetak dilakukan mulai April 2024, dan dengan anggaran sebesar Rp9,4 miliar. Dengan kontraktor pelaksana CV Sampurno Putra.

“Jembatan Jetak dibangun sepanjang 17,3 meter. Dengan pondasi Borepile berdiameter 80 cm, dan tipe perkerasan flexible pavement. Jembatan dibangun dengan 4 lajur dengan plat lantai kendaraan tipe beton bertulang,” kata Gunadi.

Gunadi juga menambahkan, pelaksanaan Penggantian Jembatan Jetak terbagi dalam 2 tahap. Untuk tahap 1, yaitu penggantian jembatan arah Malang – Surabaya. Sementara, untuk tahap 2, yaitu penggantian jembatan arah Surabaya – Malang.

“Saat ini, konstruksi telah memasuki tahap 2. Setelah dilakukan pemasangan girder, mudah-mudahan dapat segera dilakukan pengecoran lantai jembatan dilanjutkan dengan pengaspalan supaya bisa fungsional dan mengurai kemacetan,” tambah Gunadi.

“Diharapkan, Penggantian Jembatan Jetak dapat meningkatkan konektivitas wilayah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di sekitar Pasuruan, Jawa Timur,” tandas Gunadi.

See also  Pemerintah Diminta Segera Lunasi Utang ke Bulog

Turut hadir mendampingi Wamen Diana, Direktur Prasarana Strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Essy Asiah, Kepala BPPW Jawa Timur Airyn Saputri Harahap, Kepala BBPJN Jawa Timur – Bali Gunadi Antariksa, dan Direktur Utama Brantas Abipraya Sugeng Rochadi. (*)

Berita Terkait

Senator Mirah: Kasus Keracunan MBG Sudah Terlalu Besar
AI Makin Canggih, Generasi Muda Diingatkan Tetap Berpijak pada Pancasila
Mendes Yandri Berdialog dengan Petani Kopi Desa Megamendung
Atasi Keterbatasan Akses Minyak Tanah, Kompor Biomassa Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Lokal, UMKM, dan Transmigran di Sorong
BNI Salurkan Masker hingga Obat-obatan bagi Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
Papan Interaktif Digital Buka Jalan Pembelajaran Kreatif bagi Puluhan Guru di Jayapura
Dukung Penataan Anak Usaha BUMN, HKA dan TBKA Tandatangani Perjanjian Penggabungan Bersyarat
Mendes Yandri Dorong Hilirisasi Jeruk di Kabupaten Malang

Berita Terkait

Saturday, 12 September 2026 - 10:13 WIB

Senator Mirah: Kasus Keracunan MBG Sudah Terlalu Besar

Friday, 11 September 2026 - 18:58 WIB

AI Makin Canggih, Generasi Muda Diingatkan Tetap Berpijak pada Pancasila

Friday, 11 September 2026 - 18:48 WIB

Mendes Yandri Berdialog dengan Petani Kopi Desa Megamendung

Thursday, 10 September 2026 - 15:46 WIB

Atasi Keterbatasan Akses Minyak Tanah, Kompor Biomassa Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Lokal, UMKM, dan Transmigran di Sorong

Thursday, 10 September 2026 - 14:56 WIB

BNI Salurkan Masker hingga Obat-obatan bagi Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terbaru

foto ist

News

Pramono Buka Opsi CFD Jakarta Digelar Dua Kali Sepekan

Saturday, 12 Sep 2026 - 12:59 WIB

Berita Utama

Senator Mirah: Kasus Keracunan MBG Sudah Terlalu Besar

Saturday, 12 Sep 2026 - 10:13 WIB

Nasional

Cabeta Buka Jalan Usaha Baru bagi Petani Cabai di Prafi

Saturday, 12 Sep 2026 - 09:49 WIB