Tingkatkan Lumbung Pangan di Sulawesi Selatan, Menteri Dody Tinjau Kesiapan Air Irigasi Bendungan Bili-Bili dan Bendung Bissua

Saturday, 18 January 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo melanjutkan kunjungan ke Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan menijau Bendungan Bili-Bili beserta jaringan irigasinya di Bendung Bissua yang berada di perbatasan Kabupaten Gowa dan Takalar, Jumat (17/1/2024). Bendungan Bili-Bili memiliki kapasitas tampung 243,84 juta m3 dengan fungsi utama untuk mengairi air irigasi pertanian melalui Daerah Irigasi (DI) Bili-Bili, DI Bissua, dan DI Kampili.

Menteri Dody menyampaikan kunjungan kerjanya ke Bendungan Bili-Bili dan Bendung Bissua untuk memastikan bahwa layanan air irigasi dari Bendungan Bili-Bili dapat terdistribusi hinga ke lahan-lahan pertanian dengan baik.

“Karena pada 2019 sempat banjir besar dan longsoran-longsorannya menyebabkan sedimen. Saat ini kita sedang mempersiapkan penanganan yang jauh lebih besar utamanya untuk mengeruk sedimen, tetapi harapan saya sebelum kita lakukan revitalisasi besar, indeks pertanamannya tetap bisa kita jaga,” kata Menteri Dody.

Bendungan Bili – Bili dengan volume tampung 243,84 juta m3 dan luas genangan 1.587 hektare dapat mengairi lahan pertanian seluas 25,798 ha terdiri dari DI Bili-Bili seluas 2.443 Ha, DI Bissua 12.793 Ha, dan DI Kampili 10.547 Ha.

“Ke depan, kami juga sedang siapkan program bersama dengan Kementerian Pertanian untuk lebih memasyarakatkan irigasi padi hemat air, di mana harapannya adalah sawah-sawah di hilir khususnya dapat terus secara kontinue mendapat air,” kata Menteri Dody.

Saat kunjungan di Bendung Bissua, Menteri Dody juga berkesempatan untuk menerima aspirasi dari para petani penerima manfaat air irigasi dari Bendungan Bili-Bili. Menteri Dody menyampaikan Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang siap melakukan program pengerukan sedimen pada jaringan irigasi sekunder, khususnya pada Daerah Irigasi Bissua.

See also  Pemegang PBPH Harus Paham Regulasi Nilai Ekonomi Karbon

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang Suryadarma Hasyim mengatakan secara teknis Bendung Bissua memiliki jaringan irigasi primer sepanjang 30,14 km, jaringan irigasi sekunder 113,25 km, jaringan irigasi sekunder 112,27 km, dan saluran pembuang 4,89 km.

“Bisa kami sampaikan dengan adanya Bendung ini Indeks Pertanaman untuk padi-palawija sebesar 280% dan IP padi 200% dengan rata-rata produksi padi 5 ton GKP/hektare,” kata Suryadarma Hasyim.

Turut mendampingi Menteri Dody, Direktur Irigasi dan Rawa, Direktorat Jenderal Sumber Saya Air Bastari, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang Suryadarma Hasyim, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Pantja Dharma Oetojo. (*)

Berita Terkait

Kementerian PU Periksa Keandalan Bangunan Strategis Pascagempa di Manggarai Barat
Kementerian PU Percepat Identifikasi Kerusakan Infrastruktur Irigasi Pasca Gempa di NTT
Hutama Karya Hadir untuk NTT, Dukung Penanganan Tanggap Darurat Gempa
Mulai Hari ini, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir – Simpang Ness/Pijoan Diberlakukan Tarif
Kementerian PU Terus Salurkan Air Bersih Untuk Warga Terdampak Gempa NTT
Kementerian PU Kembali Salurkan Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Gempa di Ende dan Pasien di RSUD Aeramo
Pemerintah Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Semangat Kebersamaan dan Gotong Royong
Kementerian PU Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Gempa di Ende dan Nagekeo

Berita Terkait

Friday, 21 August 2026 - 18:48 WIB

Kementerian PU Periksa Keandalan Bangunan Strategis Pascagempa di Manggarai Barat

Friday, 21 August 2026 - 18:45 WIB

Kementerian PU Percepat Identifikasi Kerusakan Infrastruktur Irigasi Pasca Gempa di NTT

Friday, 21 August 2026 - 18:39 WIB

Hutama Karya Hadir untuk NTT, Dukung Penanganan Tanggap Darurat Gempa

Friday, 21 August 2026 - 18:13 WIB

Mulai Hari ini, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir – Simpang Ness/Pijoan Diberlakukan Tarif

Friday, 21 August 2026 - 10:36 WIB

Kementerian PU Terus Salurkan Air Bersih Untuk Warga Terdampak Gempa NTT

Berita Terbaru