Sinergi Kementerian Perhubungan-Kementerian BUMN dan ASDP: Evaluasi Nataru Layanan Prima Angkutan Lebaran 2025

Tuesday, 21 January 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa hasil evaluasi Angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) akan menjadi pijakan strategis untuk mempersiapkan Angkutan Lebaran 2025. Dalam rapat bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno pada Senin (20/1), Menhub menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor yang telah membuat penyelenggaraan Nataru berjalan lancar. Ia juga menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan transportasi demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

Berdasarkan Survei Kepuasan Masyarakat yang dilakukan oleh Pusat Studi Transportasi dan Logistik Universitas Gadjah Mada, sebanyak 86% masyarakat menyatakan puas dengan pelayanan Angkutan Nataru 2024/2025. Meskipun hasilnya positif, Menhub mengakui masih ada ruang untuk perbaikan. Evaluasi yang dilakukan mencakup pengelolaan titik rawan penumpukan, penguatan buffer zone di pelabuhan utama, serta optimalisasi digitalisasi tiket.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sebagai salah satu mitra utama Kementerian Perhubungan juga memiliki peran sentral dalam memastikan kelancaran mobilitas masyarakat, terutama di lintasan penyeberangan antarpulau.

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin menjelaskan bahwa evaluasi Nataru menjadi dasar untuk menyusun strategi komprehensif dalam menghadapi lonjakan arus mudik dan balik pada Lebaran 2025. Langkah-langkah strategis ini mencakup peningkatan kapasitas armada, pengelolaan infrastruktur pelabuhan, serta digitalisasi layanan tiket Ferizy. Sebagai salah satu inovasi andalan ASDP, platform tiket online Ferizy terus dikembangkan untuk mempermudah masyarakat dalam merencanakan perjalanan. Edukasi dan sosialisasi masif akan dilakukan untuk memastikan masyarakat memahami pentingnya membeli tiket jauh hari, minimal H-60 sebelum keberangkatan, dan tiba di pelabuhan sesuai jadwal yang tertera di tiket.

Fokus utama sosialisasi ini adalah lintasan strategis seperti Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, dan Ajibata-Ambarita, yang menjadi jalur tersibuk selama periode mudik dan balik. Selain penguatan sistem digital, ASDP juga memprioritaskan pengelolaan arus kendaraan dengan memperluas kapasitas pelabuhan dan menyiapkan pelabuhan alternatif.

See also  Semangat Demokrasi Harus Beriringan dengan Protokol Kesehatan Covid-19

Di Pelabuhan Merak, sebanyak 67 kapal akan dioperasikan dengan kapasitas harian mencapai 25.067 kendaraan. Pelabuhan Ciwandan dan Bojonegara (BBJ) akan berfungsi sebagai pelabuhan pendukung, menampung kendaraan tambahan hingga 6.760 unit per hari. Buffer zone tambahan juga disiapkan di Indah Kiat untuk mengurai potensi kepadatan.

Untuk lintasan Jawa-Bali, ASDP akan mengoperasikan kapal-kapal besar di jalur Ketapang-Gilimanuk, dengan penyiapan buffer zone pada jalur arteri dan pengelolaan aksesibilitas jalan menuju pelabuhan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang Hari Raya Nyepi dan H-2 Lebaran. Di sisi lain, pengelolaan arus kendaraan juga menjadi perhatian utama.

ASDP bersama Kementerian Perhubungan telah menyusun skema lalu lintas khusus guna memastikan perjalanan lebih terorganisir, baik dari Jawa menuju Sumatera maupun sebaliknya.Menhub menegaskan bahwa koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan operator transportasi menjadi kunci keberhasilan Angkutan Lebaran. Dalam rapat tersebut, ia juga membahas kebijakan pendukung seperti jadwal pembayaran Tunjangan Hari Raya, penyesuaian hari libur, dan pembenahan infrastruktur transportasi. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam mengurangi kepadatan serta meningkatkan kenyamanan pengguna jasa transportasi.

Prediksi puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 atau 28 Maret 2025, sedangkan puncak arus balik akan berlangsung pada H+5 atau 6 April 2025. Untuk itu, seluruh sumber daya akan dimaksimalkan, termasuk koordinasi intensif dengan aparat kepolisian dan dinas perhubungan di daerah.

Shelvy Arifin memastikan bahwa ASDP berkomitmen untuk menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan terkendali dengan terus mengembangkan teknologi digital dan memanfaatkan seluruh infrastruktur yang tersedia. Kolaborasi yang erat antara Kementerian Perhubungan dan ASDP menjadi kunci utama dalam mewujudkan Angkutan Lebaran 2025 yang lebih baik.

See also  Instansi Pemerintah Pamer Penerapan BerAKHLAK di ASN Culture Fest 2021

ASDP berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik, baik melalui inovasi teknologi maupun pengelolaan transportasi yang terintegrasi. Dengan sinergi ini, pemerintah dan BUMN di sektor transportasi berupaya memastikan perjalanan mudik dan balik Lebaran 2025 tidak hanya menjadi momen yang lancar dan aman, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Berita Terkait

MBG Libur Lebaran, Negara Hemat Rp5 Triliun!
BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026
AHY Resmikan Lobby Nusantara di Kantor Kemenko Infrastruktur
Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Mudik Harus Aman, Stok Pangan Dijaga
Tak Mau BBM Seret Saat Lebaran, Wamen ESDM Turun Gunung
Antisipasi Macet Mudik, Kementerian PU dan BUJT Buka Seksi 3 Tol Ciawi–Sukabumi
Kementerian PU Siapkan Jalur Mudik Lampung Sebagai Gerbang Utama Sumatera
Jelang Diskon Tarif Tol, Arus ke Timur Trans Jawa Naik 24%

Berita Terkait

Wednesday, 18 March 2026 - 12:34 WIB

MBG Libur Lebaran, Negara Hemat Rp5 Triliun!

Wednesday, 18 March 2026 - 00:29 WIB

BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Tuesday, 17 March 2026 - 05:32 WIB

AHY Resmikan Lobby Nusantara di Kantor Kemenko Infrastruktur

Tuesday, 17 March 2026 - 05:28 WIB

Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Mudik Harus Aman, Stok Pangan Dijaga

Tuesday, 17 March 2026 - 05:22 WIB

Tak Mau BBM Seret Saat Lebaran, Wamen ESDM Turun Gunung

Berita Terbaru

Berita Utama

Serangan Terhadap Sesama Negara Muslim Harus Dihentikan

Wednesday, 18 Mar 2026 - 12:51 WIB

ilustrasi / foto ist

News

MBG Libur Lebaran, Negara Hemat Rp5 Triliun!

Wednesday, 18 Mar 2026 - 12:34 WIB