Prabowo Perintahkan Penyelidikan Tuntas Pagar Laut di Tangerang

Wednesday, 22 January 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono dan Wakil Menteri KKP Didit Herdiawan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (20/01/2025), guna membahas permasalahan pagar laut di kawasan pesisir Tangerang, Provinsi Banten. Dalam keterangannya usai pertemuan, Sakti menyampaikan bahwa pembangunan pagarlaut di kawasan tersebut dilakukan tanpa adanya izin.

“Saya sampaikan juga hal yang sama itu terjadi tidak hanya di Tangerang, Banten ya tetapi juga di Bekasi. Khusus untuk di Tangerang, Banten saya laporkan bahwa memang kita temukan tidak ada izin,” ungkap Sakti.

Menurutnya, pembangunan pagar laut tersebut melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Cipt

a Kerja yang mewajibkan setiap pembangunan di ruang laut memiliki izin kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang laut atau KKPRL. Oleh karena itu, sebagai langkah awal pihaknya telah melakukan penyegelan terhadap konstruksi tersebut.

“Setelah kita lakukan penyegelan, kita identifikasi siapa yang punya kan pada saat kita lakukan penyegelan kan gak tau nih siapa yang punya. Ya secara yuridis kan harus ada yang mengakui siapa yang punya dan seterusnya, dan seterusnya,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sakti menyampaikan adanya sertifikat kepemilikan di dasar laut dengan luas mencapai 30 hektare yang dinilai ilegal. Terkait hal tersebut, Sakti menuturkan bahwa Presiden Prabowo telah memerintahkan agar permasalahan ini diusut secara tuntas.

“Tadi arahan Bapak Presiden, satu selidiki sampai tuntas secara hukum supaya kita harus benar koridor hukumnya. Apabila tidak ada, itu harus menjadi milik negara,” tambahnya.

Pada kesempatan ini, Sakti juga menuturkan bahwa penanganan permasalahan pagar laut ini akan dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan berbagai pihak mulai dari TNI Angkatan Laut hingga Badan Keamanan Laut (Bakamla). Langkah kolaboratif ini diperlukan untuk memastikan tindakan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

See also  Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN EPI Tanam 500 Pohon Buah di Gunung Aseupan

“Intinya tadi saya laporkan begitu. Apabila tidak itu menjadi haknya negara karena itu sudah pasti terjadi abrasi. Tapi sisi lain karena kita sudah janji untuk mencabut, maka nanti secara bersama-sama dengan seluruh pihak supaya tidak salah juga,” imbuhnya.

 

Berita Terkait

Antisipasi Macet Mudik, Kementerian PU dan BUJT Buka Seksi 3 Tol Ciawi–Sukabumi
Kementerian PU Siapkan Jalur Mudik Lampung Sebagai Gerbang Utama Sumatera
Jelang Diskon Tarif Tol, Arus ke Timur Trans Jawa Naik 24%
Ketua DPD RI Sultan Lepas 500 Pemudik Diberangkatkan ke Lima Provinsi Sumatera
Kementerian PU dan BUJT Siapkan Buffer Zone di Jalan Tol Antisipasi Kepadatan Kendaraan di Pelabuhan Merak dan Bakauheni Saat Mudik Lebaran 2026
Tak Mau Layanan Kacau, Menteri PANRB Sidak Stasiun Gambir
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Lebaran
Pemerintah Pastikan Pasokan Energi Aman Saat Ramadan dan Idulfitri 2026

Berita Terkait

Monday, 16 March 2026 - 01:13 WIB

Antisipasi Macet Mudik, Kementerian PU dan BUJT Buka Seksi 3 Tol Ciawi–Sukabumi

Monday, 16 March 2026 - 01:09 WIB

Kementerian PU Siapkan Jalur Mudik Lampung Sebagai Gerbang Utama Sumatera

Sunday, 15 March 2026 - 01:54 WIB

Jelang Diskon Tarif Tol, Arus ke Timur Trans Jawa Naik 24%

Sunday, 15 March 2026 - 01:40 WIB

Ketua DPD RI Sultan Lepas 500 Pemudik Diberangkatkan ke Lima Provinsi Sumatera

Sunday, 15 March 2026 - 01:34 WIB

Kementerian PU dan BUJT Siapkan Buffer Zone di Jalan Tol Antisipasi Kepadatan Kendaraan di Pelabuhan Merak dan Bakauheni Saat Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru