Wamen Diana Bahas Potensi Kerja Sama dengan Islamic Development Bank di Bidang Irigasi, Jalan Daerah, Air Bersih dan Sanitasi

Wednesday, 5 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com  – Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti bertemu dengan Country Director and Resident Representative Regional Hub Indonesia Islamic Development Bank (IsDB) Amer Bukvić di Kantor Kementerian PU, Rabu (5/2). Pertemuan ini membahas potensi kerja sama di sektor prioritas Kabinet Merah Putih.

Wamen Diana mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin antara Kementerian PU dengan IsDB. “Saya berterima kasih atas kemitraan yang telah terjalin lama antara Pemerintah Indonesia dan IsDB. Saya harap pertemuan kita hari ini akan semakin meningkatkan dan memperluas kerja sama antara Indonesia dan IsDB,” kata Wamen Diana.

Wamen Diana mengatakan sesuai arahan Presiden Prabowo, fokus Kementerian PU saat ini meliputi irigasi, penanganan jalan daerah, penyediaan air bersih dan sanitasi. “Saya harap IsDB dapat mendukung kami di tiga sektor prioritas Kementerian PU tersebut,” ucap Wamen Diana.

Saat ini terdapat gap 6 juta sambungan rumah (SR) untuk air bersih di seluruh Indonesia. Diharapkan IsDB dapat mendukung pemenuhan SR tersebut agar air bersih dapat tersalurkan dengan baik sampai ke masyarakat. Di samping itu, terdapat peluang kerja sama pembangunan house inlet untuk sistem air limbah perkotaan.

Country Director and Resident Representative Regional Hub Indonesia Amer Bukvić mengatakan pihaknya sangat tertarik untuk mendukung infrastruktur yang menjadi fokus Kementerian PU. “Kami sangat antusias untuk terlibat dalam proyek-proyek ini dan ingin meningkatkan kehadiran kami dalam mendukung pembangunan strategis. Indonesia adalah shareholder terbesar ketiga IsDB dan kami ingin terus berkontribusi,” ucap Bukvić.

Saat ini, IsDB tengah membiayai Proyek Trans South-South Java Road Tahap II yang bertujuan meningkatkan konektivitas ekonomi di koridor selatan Jawa melalui pembangunan jalan dan jembatan sepanjang 67,8 km di Yogyakarta dan Jawa Timur. Total pinjaman USD 150 juta dan pencairan mencapai USD 46,42 juta (30,95%). Sebelumnya pada akhir 2024 IsDB telah menyelesaikan Proyek Trans South-South Java Road Tahap I yang berlangsung sejak 2019 dengan total pendanaan USD 235 juta (Isthisna) dan USD 15 juta (Ijarah).

See also  Kemenkop dan UKM Apresiasi Bukalapak Berdayakan Warung Naik Kelas Melalui Virtual Produk

Turut hadir mendampingi Wamen Diana Direktur Jenderal Cipta Karya Dewi Chomistriana dan Direktur Pembangunan Jalan Wida Nurfaida (*)

 

Berita Terkait

Mendes Yandri Ajak Setiap Ormas Punya Desa Binaan
Konektivitas Mayoritas Pulih, Kementerian PU Kebut Perbaikan Dampak Bencana Sumatera Hingga Pelosok
Menteri PU Targetkan Rancangan Permen Asbuton Rampung 2 Pekan, Dorong Penurunan Impor Aspal
Mendes Tinjau Pameran Potensi Desa di Puncak HUT ke-68 Lombok Barat
Mendes Yandri Dorong Bupati Gowa Kembangkan Desa Jadi Destinasi Wisata
Kementerian PU Tuntaskan 10 Ruas IJD di Bali, Dukung Konektivitas Pangan dan Pariwisata
Evaluasi Mudik 2026: Kecelakaan Turun, Infrastruktur Makin Efektif
Antisipasi Kemarau Panjang 2026, Kementerian PU Siapkan Strategi Mitigasi Terpadu

Berita Terkait

Saturday, 18 April 2026 - 19:55 WIB

Mendes Yandri Ajak Setiap Ormas Punya Desa Binaan

Saturday, 18 April 2026 - 16:34 WIB

Konektivitas Mayoritas Pulih, Kementerian PU Kebut Perbaikan Dampak Bencana Sumatera Hingga Pelosok

Saturday, 18 April 2026 - 10:15 WIB

Mendes Tinjau Pameran Potensi Desa di Puncak HUT ke-68 Lombok Barat

Wednesday, 15 April 2026 - 19:41 WIB

Mendes Yandri Dorong Bupati Gowa Kembangkan Desa Jadi Destinasi Wisata

Wednesday, 15 April 2026 - 18:16 WIB

Kementerian PU Tuntaskan 10 Ruas IJD di Bali, Dukung Konektivitas Pangan dan Pariwisata

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Ajak Setiap Ormas Punya Desa Binaan

Saturday, 18 Apr 2026 - 19:55 WIB

ilustrasi / foto ist

News

Pemprov DKI Targetkan Emisi Turun 50 Persen di 2030

Saturday, 18 Apr 2026 - 18:48 WIB