SKK Migas Dorong Penerapan Inovasi Teknologi Pemboran dan Sumuran Untuk Dukung Pencapaian Ketahanan Energi Nasional

Monday, 17 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terus mendorong implementasi inovasi dan teknologi guna meningkatkan produksi dan lifting minyak dan gas. Keberhasilan industri hulu migas tidak hanya ditentukan oleh cadangan yang dimiliki, tetapi juga bagaimana mengembangkan inovasi kebijakan yang tepat serta teknologi untuk mempercepat eksplorasi dan produksi migas. Guna mendukung program tersebut, SKK Migas menyelenggarakan Ïndonesia Drilling and Well Intervention Forum (IDWF) 2025 selama 3 (tiga hari) mulai hari ini (17/2) di Bandung.

Kegiatan IDWF 2025 dihadiri oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Yuliot Tanjung, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, Deputi Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan Kementrian Kehutanan Sigit Relianto, Deputi Eksploitasi SKK Migas dan fungsi terkait SKK Migas,  pimpinan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), provider teknologi dan para pemangku kepentingan industri hulu migas.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri ESDM menyampaikan harapannya agar even ini menghasilkan perumusan dan rekomendasi untuk meningkatkan lifting minyak dan gas bumi demi kesejahteraan yang lebih baik untuk Indonesia. Pemerintah telah mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 tentang Satuan Tugas Percepatan Hilirisasi dan Ketahananan Energi Nasional, dengan tujuan mempercepat tercapaian hilirisasi dan meningkatkan ketahanan energi melalui koordinasi lintas sectoral yang lebih terintegrasi, untuk mendukung pencapaian target produksi migas nasional.

Kemudian, Yuliot menyampaikan bahwa upaya percepatan hilirisasi dan ketahanan energi nasional akan bertumpu pada 3 (tiga) pondasi yaitu pertama kebijakan yang mendukung investasi dan eksplorasi migas, kedua pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam pemboran dan well intervention, ketiga penguatan kemampuan nasional dan sumber daya manusia. Pada kegiatan IDWF 2025, diharapkan ada inovasi-inovasi baru dan teknologi yang dapat diimplementasikan dengan cepat sehingga dapat berkontribusi langsung pada upaya peningkatan produksi dan lifting nasional.

See also  PLN Kembali Buka Kolaborasi Global, Bersama 5 Perusahaan Dunia Sepakati Pengembangan Listrik Hijau Nasional

Sementara itu, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyampaikan bahwa ketahanan energi merupakan tantangan besar bagi Indonesia ditengah terus meningkatnya kebutuhan energi nasional. Kegiatan Indonesia Drilling and Well Intervention Forum 2025 adalah upaya nyata yang dilakukan SKK Migas untuk dapat melakukan koordinasi dan sinergitas dengan para pemangku kepentingan untuk memastikan program pemboran eksplorasi dan eksploitasi dapat diselesaikan dan memberikan hasil sesuai target yang telah ditetapkan.

Djoko menyampaikan bahwa diantara rangkaian panjang business process hulu migas, kegiatan pemboran dan well intervention merupakan kegiatan yang krusial, karena tidak akan pernah ditemukan minyak dan gas bumi kemudian memproduksikannya tanpa adanya kegiatan pemboran. Tahun 2025 target pemboran sumur eksplorasi meningkat menjadi 46 sumur atau naik 18% dibandingkan realiasasi tahun lalu, begitupula target pemboran sumur eksploitasi meningkat menjadi 993 sumur atau naik 11% dibandingkan realisasi tahun lalu. Oleh karena itu, forum ini menjadi sangat penting untuk mengawal dan memastikan target bisa direaliasikan.

Pada kesempatan tersebut, Djoko juga meminta agar KKKS berrkomitmen penuh melaksanakan kegiatan pemboran sesuai target pada work, program & budget (WPnB) 2025. Kemudian menguatkan sinergi antara Pemerintah, KKKS, investor dan penyedia teknologi guna menciptakan ekosistem yang mendukung investasi dan operasional industri hulu migas. Forum ini menjadi sarana yang strategis untuk berbagai wawasan, pengalaman dan solusi inovatif guna menciptakan strategi terbaik untuk mendukung pencapain target ketahanan energi nasional.

Berita Terkait

Hadir di FEKDI x IFSE 2026, Telkom Solution Dukung Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia
BNI Perkuat Peran sebagai Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest
ALI 2026: Apresiasi Kinerja Layanan Investasi, Dorong Kemudahan Berusaha
Chandra Asri Group dan Bank Mandiri Perkuat Kerja Sama Strategis untuk Dukung Ekosistem Industri Petrokimia Nasional
Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Pemprov DKI Ungkap Biang Keroknya
OJK Canangkan Bulan Dana Pensiun 2026, Ajak Warga Siapkan Hari Tua
Transaksi dan Ekosistem Terus Tumbuh, Kinerja Bank Mandiri Tetap Solid
Wamen Todotua Ungkap Tiga Strategi Jemput Investasi dan Perkuat Hilirisasi

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 17:05 WIB

Hadir di FEKDI x IFSE 2026, Telkom Solution Dukung Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia

Friday, 18 September 2026 - 18:11 WIB

BNI Perkuat Peran sebagai Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Thursday, 17 September 2026 - 00:01 WIB

ALI 2026: Apresiasi Kinerja Layanan Investasi, Dorong Kemudahan Berusaha

Tuesday, 15 September 2026 - 17:40 WIB

Chandra Asri Group dan Bank Mandiri Perkuat Kerja Sama Strategis untuk Dukung Ekosistem Industri Petrokimia Nasional

Wednesday, 9 September 2026 - 09:10 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Pemprov DKI Ungkap Biang Keroknya

Berita Terbaru

Energy

Raih 11 Medali, PLN Icon Plus Masuk Top 10 TBCCI 2026

Friday, 25 Sep 2026 - 20:34 WIB