Menteri PU Dorong Peran Aktif Pemda dalam Pengendalian Banjir Jabodetabek

Thursday, 6 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian banjir di Jabodetabek sangat bergantung pada peran aktif pemerintah daerah (Pemda), terutama dalam kesiapan lahan dan pengelolaan sampah.

Dalam kunjungannya ke infrastruktur pengendali banjir di Bendung Bekasi dan Sodetan Ciliwung pada Rabu (5/3/2025), ia menyoroti bahwa keterlambatan proyek tanggul dan normalisasi sungai bukan hanya soal teknis, tetapi juga administratif, terutama dalam hal pembebasan lahan.

“Infrastruktur pengendali banjir pasti kita bangun dan kelola, tapi tanpa kesiapan lahan dari Pemda, proyek ini tidak bisa berjalan maksimal,” ujar Dody.

Hingga saat ini, pembangunan tanggul di Kali Bekasi baru mencapai 13.8 km dari total kebutuhan 33 km. Normalisasi Sungai Ciliwung juga baru terealisasi 17 km dari target 33 km. Menurut Dody, banyak titik genangan di permukiman terjadi karena air masuk melalui area yang belum bertanggul, menunjukkan bahwa percepatan proyek ini sangat diperlukan.

Selain lahan, masalah sampah juga menjadi perhatian serius Menteri PU. Ia mengingatkan bahwa meskipun infrastruktur sudah dibangun, jika sungai dan saluran air terus dipenuhi sampah, maka sistem pengendalian banjir tidak akan optimal.

Dody pun telah menginstruksikan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air untuk segera berkoordinasi dengan bupati, sekda, dan gubernur terkait pembebasan lahan dan pengelolaan sampah. Jika Pemda tidak bergerak cepat, ia mengaku siap turun tangan langsung.

“Saya akan maksimalkan peran aktif Pemda, khususnya dalam kesiapan lahan. Kalau ini nggak bergerak, ya saya yang turun tangan,” tegasnya.

Menurutnya, permasalahan banjir tidak bisa dilepaskan dari tata ruang perumahan yang dikelola Pemda. Oleh karena itu, selain mendukung pembangunan tanggul, Pemda juga berkewajiban untuk merawat dan menjaga infrastruktur yang sudah ada agar tetap berfungsi di masa depan.

See also  Mendagri: Forkopimdua Harus Kompak Mengantisipasi Segala Potensi Kerawanan Penularan Covid-19 pada Libur Panjang dan Cuti Bersama

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, Dody optimistis upaya pengendalian banjir di Jabodetabek bisa lebih efektif, mengurangi dampak banjir di musim hujan, dan meningkatkan keamanan bagi warga.

Dalam kunjungan ini, Menteri Dody didampingi oleh Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti, Sekretaris Jenderal Mohammad Zainal Fatah, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Lilik Retno Cahyadiningsih, Direktur Sungai dan Pantai Dwi Purwantoro, serta Plh Kepala BBWS Ciliwung Cisadane Ferdinanto, yang turut memberikan masukan teknis terkait percepatan proyek pengendalian banjir di wilayah Jabodetabek. (*)

Berita Terkait

Sri Mulyani Masuk Dewan Direksi Gates Foundation
Menag–Menkeu Bahas Ekonomi Syariah demi Kesejahteraan Rakyat
Pramono Tanggapi Insiden Tunanetra Jatuh ke Got di Halte CSW
Pemprov DKI Mulai Tata Jalan Rasuna Said, 109 Tiang Monorel Dibongkar
Kementerian PU Percepat Penanganan Tanggul Jebol di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
BPBD DKI Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem 14–17 Januari 2026
PLN Icon Plus Perkuat Dukungan Infrastruktur Kendaraan Listrik dan SCADA di Jakarta Raya
PLN Icon Plus Lakukan Pemeliharaan Infrastruktur Jaringan di Bali

Berita Terkait

Thursday, 15 January 2026 - 11:56 WIB

Sri Mulyani Masuk Dewan Direksi Gates Foundation

Thursday, 15 January 2026 - 11:46 WIB

Menag–Menkeu Bahas Ekonomi Syariah demi Kesejahteraan Rakyat

Thursday, 15 January 2026 - 11:41 WIB

Pramono Tanggapi Insiden Tunanetra Jatuh ke Got di Halte CSW

Wednesday, 14 January 2026 - 14:50 WIB

Pemprov DKI Mulai Tata Jalan Rasuna Said, 109 Tiang Monorel Dibongkar

Wednesday, 14 January 2026 - 14:35 WIB

Kementerian PU Percepat Penanganan Tanggul Jebol di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Masuki 2026, Menkeu Purbaya Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas

Thursday, 15 Jan 2026 - 16:55 WIB