DAELPOS.com – Bank Mandiri telah mengukir prestasi gemilang dengan meraih penghargaan Best Foreign Exchange Bank 2025 dari Global Finance. Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Bank Mandiri dalam menyediakan solusi finansial yang lengkap kepada nasabahnya, khususnya dalam layanan valuta asing (valas) yang inovatif dan berbasis teknologi. Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung di OXO2, London, pada ajang tahunan Global Finance 2025 GW Platt FX Award, dihadiri oleh para pemimpin industri keuangan dari berbagai belahan dunia.
Dalam keterangannya, Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri, Eka Fitria, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil nyata dari strategi berkelanjutan yang diterapkan oleh perusahaan dalam mengembangkan layanan transaksi valas. “Keberhasilan ini merupakan buah dari strategi yang diterapkan perusahaan dalam memperkuat ekosistem transaksi FX agar lebih efisien dan selaras dengan dinamika industri,” papar Eka. Ia menekankan pentingnya integrasi layanan treasury dengan inovasi digital demi menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih optimal bagi nasabah.
Pendekatan Bank Mandiri yang ternyata berbasis teknologi bukan hanya meningkatkan kenyamanan dalam transaksi, tetapi juga memberikan lebih banyak peluang bagi nasabah untuk mengoptimalkan strategi keuangan mereka. Hal ini dibuktikan oleh pertumbuhan yang signifikan dalam volume transaksi FX Bank Mandiri, yang mencatat peningkatan sebesar 18,80% secara year-on-year (YoY) sepanjang tahun 2024. Angka ini mencerminkan kepercayaan nasabah yang semakin kuat serta efektivitas strategi yang diterapkan bank.
Keberhasilan dalam layanan FX juga terlihat dari keberagaman segmen nasabah yang menggunakan layanan ini. Bank Mandiri melayani berbagai jenis nasabah, mulai dari institusi keuangan, lembaga, perusahaan besar, usaha kecil menengah (UKM), hingga individu. Demi memenuhi beragam kebutuhan tersebut, Bank Mandiri telah mengintegrasikan layanan FX ke dalam ekosistem digital, seperti aplikasi Livin’ dan Kopra by Mandiri. Dalam aplikasi ini, nasabah dapat menikmati berbagai fitur unggulan, seperti rate real-time yang kompetitif, kelengkapan mata uang, serta akses transaksi yang cepat dan transparan.
Digitalisasi dalam layanan transaksi valas telah memberikan fleksibilitas lebih bagi nasabah dalam mengelola kebutuhan keuangan mereka. Dengan dukungan teknologi yang canggih dan analisis pasar berbasis data, Bank Mandiri dapat menyediakan solusi FX yang lebih personal dan responsif terhadap dinamika ekonomi global. Hal ini sangat penting untuk membantu nasabah dalam mengantisipasi dan menghadapi tantangan di pasar yang terus berubah.
Eka Fitria juga menekankan bahwa Bank Mandiri akan terus berupaya mengembangkan produk dan layanan yang lebih adaptif terhadap perubahan pasar serta kebijakan regulasi yang ada. “Pencapaian ini mencerminkan upaya nyata dalam memperluas layanan treasury yang semakin terintegrasi dan selaras dengan kebutuhan nasabah,” imbuhnya.
Penghargaan sebagai Best FX Bank dari Global Finance tidak hanya menjadi pencapaian bagi Bank Mandiri, tetapi juga menunjukkan posisi penting bank ini di pasar valuta asing global. Dengan dukungan tim yang berpengalaman serta teknologi keuangan yang mutakhir, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus memperkuat posisinya dan menghadirkan solusi FX yang lebih dinamis dan berdaya saing global.
Berbagai inovasi yang diterapkan di Bank Mandiri mencerminkan arahan jelas bank dalam menjawab tantangan zaman dan mengadaptasi layanan sesuai dengan kebutuhan nasabah di era digital. Sebagai lembaga keuangan terkemuka di Indonesia, Bank Mandiri menunjukkan bahwa investasi dalam teknologi dan pemahaman akan kebutuhan nasabah adalah kunci menuju kesuksesan dan keberlanjutan dalam industri perbankan.






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

