Wamendes Ariza: Semua Harus Peduli, Turun dan Bangun Desa

Saturday, 8 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria meminta Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) untuk turut berkontribusi membangun desa di Indonesia yang berjumlah 75.265 Desa.

Hal ini diungkap Wamendes Ariza saat menerima audiensi IAI di Ruang Rapat Eksekutif, Jumat (7/3/2025).

“Saya ajak IAI untuk turut membangun desa karena sejatinya bangun desa juga bangun Indonesia,” kata Wamendes Ariza.

Secara spesifik, Wamendes Ariza meminta IAI untuk membuat design perencanaan pengembangan desa dengan menyesuaikan potensi yang dimiliki desa tersebut.

“Ini penting agar bisa dijadikan pedoman untuk menentukan intervensi program yang bakal digunakan untuk desa tersebut,” kata Wamendes Ariza.

Dikatakannya Wamendes Ariza, Kemendes PDT memang butuhkan kolaborasi dengan pihak lain untuk membangun desa karena jumlahnya yang begitu banyak.

Dipaparkan Wamendes Ariza, dari 75.265 Desa di Indonesia itu dibagi Desa Mandiri, Maju, Berkembang, Tertinggal dan Sangat Tertinggal.

Jumlah Desa Tertinggal dan Sangat Tertinggal masih sekitar 14 persen atau sekitar 10 ribu lebih desa. Sekitar 3.000 yang belum dapatkan aliran listrik dan sekitar 22.000 desa belum dapatkan akses internet.

Secara umum, kata Wamendes Ariza, ada tiga masalah besar di desa yaitu Pertama, sumber daya manusia yang belum mumpuni. Kedua, masih minimnya fasilitas atau infrastruktur dan Ketiga, pembiayaan dan permodalan.

“Jika tiga persoalan ini teratasi maka persoalan desa di Indonesia bisa teratasi,” kata Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

Untuk menggenjot pembangunan desa, maka Kemendes PDT berfokus untuk lakukan pemberdayaan, pendampingan dan pengawasan.

“Semua harus peduli, turun dan bangun desa,” kata Wamendes Ariza.

Langkah pertama dilakukan adalah menggandeng Kementerian/Lembaga untuk mensinergikan dan mengkonsolidasikan program Kementian yang bersentuhan dengan desa dengan anggaran sekitar Rp260 Triliun, agar dapat meningkatkan produktifitas dan pertumbuhan ekonomi.

See also  Lalin Tol Regional Nusantara Alami Peningkatan Jelang Tahun Baru 2025

Kedua mengajak Perguruan Tinggi untuk lebih serius lagi terjun ke Desa dengan fokus kepada pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi.

Ketiga Konsolidasikan lagi program pemberdayaan desa yang dilakukan kalangan dunia usaha, baik swasta maupun BUMN agar lebih tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.

“Kedepan kita akan membangun Sistem, nantinya pengusaha atau korporasi bisa berikan solusi untuk pembangunan desa,” kata Wamendes Ariza.

Keempat, kita akan meminta Komunitas dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) untuk diminta menunjuk satu desa binaan.

Selanjutnya pihak yang diminta untuk melirik ke desa adalah Pejabat yang dimulai dari Eselon III.

“Semua harus punya desa binaan termasuk Tokoh-Tokoh Masyarakat akan dimintai pertanggungjawabannya untuk bangun desa,” kata Wamendes Ariza.

Terakhir, Media dan LSM juga bakal dimintai pertanggungjawaban untuk miliki desa binaan.

“Kita tidak minta banyak, hanya minta satu desa. Bagaimana kembangkan Desa Tertinggil menjadi Desa Maju atau Mandiri,” kata Wamendes Ariza.

Wamendes Ariza mengatakan, pihaknya akan meminta kepada Presiden Prabowo Subianto untuk meresmikan hal ini dengan menjadikannya Gerakan Nasional.

Turut hadir dalan pertemuan itu, Dirjen PEID Tabrani dan Pejabat di lingkungan Kemendes PDT.

Berita Terkait

Mendes Yandri Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya Bareng Petani Karawang
Pendaftaran Seleksi Nasional Murid Baru pada Madrasah Unggulan Dibuka Hingga Awal Februari 2026
Pantau Lebih dari 20 Gunung Api, Tim Posko ESDM Sukses Mitigasi Bencana Geologi
Kementerian PU dan BTN Tindak Lanjuti Kerja Sama untuk Perkuat Kesejahteraan Pegawai dan Dukungan Pembiayaan
Hutama Karya Percepat Pemulihan Pascabencana di Sumatera Utara melalui Penanganan Fasilitas Layanan Publik
Arus Balik Masih Mendominasi Jalan Layang MBZ
Arus Balik Nataru 2026: Trafik Tol Trans Sumatera Mulai Meningkat
Kereta Panoramic Kian Laris, Penumpang Naik 38,6%!

Berita Terkait

Wednesday, 7 January 2026 - 18:35 WIB

Mendes Yandri Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya Bareng Petani Karawang

Wednesday, 7 January 2026 - 09:17 WIB

Pendaftaran Seleksi Nasional Murid Baru pada Madrasah Unggulan Dibuka Hingga Awal Februari 2026

Tuesday, 6 January 2026 - 14:51 WIB

Pantau Lebih dari 20 Gunung Api, Tim Posko ESDM Sukses Mitigasi Bencana Geologi

Monday, 5 January 2026 - 23:12 WIB

Kementerian PU dan BTN Tindak Lanjuti Kerja Sama untuk Perkuat Kesejahteraan Pegawai dan Dukungan Pembiayaan

Monday, 5 January 2026 - 21:32 WIB

Hutama Karya Percepat Pemulihan Pascabencana di Sumatera Utara melalui Penanganan Fasilitas Layanan Publik

Berita Terbaru

News

Swasembada Pangan 2025, Prabowo Klaim Kemenangan Rakyat

Thursday, 8 Jan 2026 - 13:01 WIB

Menkeu Purbaya / foto ist

News

Purbaya: Membangun Ekonomi lewat Bahasa Kepercayaan

Thursday, 8 Jan 2026 - 12:56 WIB

News

Mendes Yandri Gagas Donor Darah dari Desa untuk Indonesia

Thursday, 8 Jan 2026 - 12:43 WIB