Wamen Viva Yoga Ajak Perguruan Tinggi Perkuat Kedudukan Danantara

Tuesday, 11 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Munculnya sikap pro dan kontra dari dibentuknya Danantara adalah hal yang wajar. Sikap yang demikian selalu mengiringi setiap lahirnya kebijakan pemerintah atau negara. Semua adalah proses untuk menuju kehidupan berbangsa yang lebih baik. Ungkapan demikian disampaikan oleh Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi saat menjadi keynote speech dalam webinar yang digelar oleh Fakultas Hukum (FH) Universitas Esa Unggul, Jakarta, 10/3/2025.

Diungkapkan kepada para peserta webinar, dirinya hadir saat Danantara diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada 24 Februari 2025. Dikatakan dasar hukum lahirnya badan ini berdasakan Pasal 33 UUD NRI Tahun 1945 dan UU. No. 1 Tahun 2025 Tentang BUMN.

Danantara menurut Viva Yoga dibentuk dengan misi sebagai sovereign wealth fund (SWF) yang mandiri, unggul, dengan tata Kelola keuangan yang sehat serta berorientasi jangka panjang dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan. “Badan ini akan mengelola dana abadi pemerintah yang bisa diinvestasikan dalam berbagai instrument dengan tujuan untuk meraih keuntungan”, ujarnya.

Dengan asset yang mencapai Rp14.665 triliun, Danantara menjadi SWF terbesar di dunia, “tidak akan kalah dengan Temasek Singapura dan Investment Corporation of Dubai (ICD)”, tuturnya.

Hadirnya badan baru ini akan mengoptimalkan pengelolaan aset negara dalam skala besar dan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inklusif, serta sebagai katalisator pertumbuhan dengan mengkosolidasi aset-aset dan kekayaan negara.

Dari sinilah Danantara tidak hanya menginvestasikan dividen BUMN ke berbagai industri yang berorientasi jangka panjang namun juga akan mentransformasikan BUMN menjadi kelas dunia, kompetitif, profesional, beintegritas, bersih, dan dapat dipercaya.

Sebagai wakil pemerintah, Viva Yoga bersyukur ada kritik, masukan, dan pendapat terkait lahirnya Danantara. Dirinya mengajak civitas akademika, pengamat dan pelaku keuangan untuk memberi masukan guna memperkuat Danantara. “Pastinya dengan kajian ilmiah”, ujarnya. Masukan yang ada disebut sebagai bagian penting untuk melakukan transformasi pembangunan ekonomi nasional.

See also  Tingkatkan Konektivitas, Kementerian PUPR Kembangkan Berbagai Inovasi Skema Pembiayaan

“Kita harapkan apa yang didiskusikan hari ini bisa memberi konntribusi yang positif terhadap Danantara termasuk juga bagaimana prosedur, mekanisme, dan orientasi masa depannya untuk menopang pertumbuhan ekonomi”, ujarnya.

Viva Yoga dalam kesempatan itu berharap hadirnya Danantara juga semakin mendorong kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Harapan ini dikemukakan sebab program transmigrasi bagian dari pembangunan nasional dan untuk mendukung program swasembada pangan. “Untuk mendukung itu perlu proyek-proyek strategis (PSN) di kawasan transmigrasi”, ujarnya. PSN yang ada itulah yang menjadi pemicu kawasan transmigrasi menjadi lebih cepat berkembang. “PSN bisa memberi efek yang penting bagi pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja di Indonesia”, ujarnya.

Hadir sebagai peserta dalam webinar itu Dekan FH Universitas Esa Unggul Dr. Freddy Harris, SH.,LLM, ACCS; Dekan FH Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon Dr. H. Harmono, SH., MH; Dekan FH Universitas Nasional Dr. Erma Defiana Putriyanti, SH, MH;
Dean of The School of Entrepreneurship & Business Podomoro University Dr. Wisnu Sakti Dewobroto, S.T., M.Sc: Ketua Komtap Transformasi Teknologi & Digital Kadin Indonesia  Izmir Eka Wijaya Putra, serta 160 peserta lainnya.

Berita Terkait

Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen
Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta
Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang
Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat
Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat
KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa
Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya
Kementerian PU Percepat Pembangunan Fasilitas Publik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 20:37 WIB

Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen

Friday, 25 September 2026 - 17:38 WIB

Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta

Thursday, 24 September 2026 - 14:22 WIB

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang

Thursday, 24 September 2026 - 13:59 WIB

Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat

Thursday, 24 September 2026 - 07:38 WIB

Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat

Berita Terbaru

Energy

Raih 11 Medali, PLN Icon Plus Masuk Top 10 TBCCI 2026

Friday, 25 Sep 2026 - 20:34 WIB