Peringati Hari Air Dunia 2025, Wamen Diana Ajak Masyarakat Lestarikan Sumber Air Bersih

Saturday, 22 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Memperingati Hari Air Dunia 2025 Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk turut aktif berpartisipasi melestarikan sumber air bersih. Ketersediaan air yang aman dan berkelanjutan menjadi faktor penting bagi kehidupan serta pembangunan infrastruktur.

Wamen Diana mengatakan sumber air bersih dapat diperoleh dari air tanah maupun air permukaan seperti sungai, mata air dan danau, air hujan serta air laut. “ Air dari sumber-sumber tersebut dapat dimanfaatkan sebagai air minum baik tanpa atau melalui proses pengolahan yang tepat, salah satunya melalui pengolahan di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) yang kami bangun di daerah-daerah,” kata Wamen Diana.

Untuk itu, sumber air bersih tersebut patut dijaga kelestarian dan kualitasnya. “Untuk menjaga keberadaan sumber air minum membutuhkan dukungan dari berbagai stakeholder dari hulu hingga ke hilir. Pemerintah melalui Kementerian PU menerapkan Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) untuk menjamin suplai air minum yang aman,” ungkap Wamen Diana.

RPAM merupakan sistem manajemen risiko dari hulu ke hilir yang diwajibkan bagi seluruh penyelenggara SPAM. Kebijakan ini telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025-2029. RPAM membantu memastikan manajemen risiko di hulu, termasuk perlindungan sumber air dari pencemaran dan dampak perubahan iklim.

“Kita harus melibatkan berbagai stakeholder, tidak bisa hanya pemerintah pusat saja. Kita harus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, pemerintah daerah, pemerintah kota serta Kementerian Lingkungan Hidup untuk memastikan sumber daya air ini bisa berkelanjutan,” tambah Wamen Diana.

Pada Hari Air Dunia 2025 ini Wamen Diana juga mengajak masyarakat untuk turut serta terlibat aktif dalam pelestarian sumber air bersih. “Salah satu sumber air bersih adalah sungai, kita harus jaga sungai dari sampah maupun limbah. Untuk itu yang masuk ke sungai sudah harus sesuai baku mutunya. Sanitasi, air baku, air sungai ini merupakan satu siklus yang harus kita jaga sesuai dengan baku mutunya sehingga aman untuk diminum,” pungkas Diana.

See also  Viva Yoga Apresiasi Yunus Mansim, Kepala Suku Menghibahkan Tanah Untuk Kawasan Transmigrasi

Hari Air Dunia diperingati setiap tanggal 22 Maret. Tahun 2025 ini mengangkat tema “Glacier Preservation” atau “Pelestarian Gletser”, sementara diterjemahkan menjadi tema nasional “Lestarikan Air”. (*)

Berita Terkait

Shin Tae-yong Resmi Latih Persija
Sekolah Rakyat di Jember, Hadirkan Lapangan Sepak Bola Berstandar Internasional
DPD RI dan IP3I Perkuat Kualitas Legislasi
Salor Papua Selatan Disiapkan Jadi Pusat Riset Padi dan Pendidikan Pertanian
Demi Pendidikan Yang Berkualitas Sekolah Tahap II Jateng I di Brebes Dikebut
Kementerian PU Kebut Perbaikan 274 Infrastruktur Pascabencana di Sumut
ASN Diminta Wujudkan Nilai Pancasila Lewat Pelayanan Publik
Rekrutmen Tim Ekspedisi Patriot 2026 Diumumkan, Kampus Mitra Jamin Transparansi

Berita Terkait

Monday, 8 June 2026 - 17:02 WIB

Shin Tae-yong Resmi Latih Persija

Monday, 8 June 2026 - 14:00 WIB

DPD RI dan IP3I Perkuat Kualitas Legislasi

Sunday, 7 June 2026 - 18:33 WIB

Salor Papua Selatan Disiapkan Jadi Pusat Riset Padi dan Pendidikan Pertanian

Sunday, 7 June 2026 - 18:21 WIB

Demi Pendidikan Yang Berkualitas Sekolah Tahap II Jateng I di Brebes Dikebut

Friday, 5 June 2026 - 01:59 WIB

Kementerian PU Kebut Perbaikan 274 Infrastruktur Pascabencana di Sumut

Berita Terbaru

Berita Utama

Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia

Tuesday, 9 Jun 2026 - 00:31 WIB

Berita Utama

Pemerintah dan DPR Sepakat ASN Disesuaikan Kemampuan Fiskal Daerah

Tuesday, 9 Jun 2026 - 00:29 WIB

foto ist

News

Shin Tae-yong Resmi Latih Persija

Monday, 8 Jun 2026 - 17:02 WIB

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

Dolar Tembus Rp18.000, Omzet Warteg Anjlok hingga 50 Persen

Monday, 8 Jun 2026 - 16:57 WIB