Jelang Puncak Arus Mudik 2025, Wamen Diana Tinjau Kesiapan Rest Area KM 57 Tol Japek

Thursday, 27 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti bersama Kapolri Listyo Sigit, Panglima TNI Agus Subianto, Menko PMK Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri PPPA Arifa Fauzi, Wamenko Polkam Lodewijk Freidrich Paulus, Wamen Perhubungan Suntana dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau kesiapan tempat peristirahatan pemudik di rest area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Rabu (26/3).

Wamen Diana beserta rombongan meninjau kesiapan pengamanan mudik Lebaran 2025 dan berbagai fasilitas di rest area KM 57 seperti toilet dan tempat pembuangan sampah (TPS).

Dalam tinjauan ini Wamen Diana menekankan pentingnya menjaga kebersihan di rest area. “Kebersihan rest area harus dijaga. Jangan sampai sampah terlihat berantakan di mana-mana, harus ada pengelolanya. Bukan hanya saat hari raya, tapi harus dijaga setiap hari karena sampah dihasilkan setiap hari,” kata Wamen Diana.

Wamen Diana juga meminta pada Ditjen Bina Marga untuk menambah Posko Sapta Taruna di jalan nasional. “Minimal per 50 km kita siapkan Posko Sapta Taruna,” tambah Wamen Diana.

Menko PMK Pratikno mengatakan kerja sama dan sinergi antar instansi telah dilakukan sebaik mungkin guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2025. “Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak dan mengawal apa saja yang harus diantisipasi,” ungkap Menko Pratikno.

Puncak arus mudik Lebaran 2025 diprediksi jatuh pada H-3 atau pada 28 Maret 2025 dan puncak arus balik pada H+5 atau 6 April 2025. Kapolri Listyo Sigit mengungkapkan untuk mengurai puncak arus mudik dan balik ini pemerintah memberlakukan diskon tarif tol disejumlah ruas. “Kami berharap insentif ini betul-betul bisa dimanfaatkan masyarakat sehingga puncak arus mudik bisa terurai lebih rendah dari tahun sebelumnya,” ujar Kapolri.

See also  67 Tahun Kiprah Pertamina Wujudkan Swasembada Energi untuk Negeri

Sementara itu Menkes Budi Gunadi Sadikin mengingatkan agar para pemudik tetap menjaga kesehatan dan keselamatan selama berkendara. “Yang paling banyak menyebabkan kematian adalah kecelakaan, tindakan preventifnya menghindari kecelakaan adalah jika supirnya tiap 6 jam istirahat 15-30 menit,” tambah Menkes.

Pada kesempatan ini Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur melaporkan pada H-6 Lebaran 2025 total kendaraan keluar Jakarta dari 4 gerbang tol sebanyak 763.679 kendaraan meningkat 7.4% dari normal. Keempat gerbang tol tersebut yakni GT Cikupa, GT Ciawi, GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama. (*)

Berita Terkait

Pemprov DKI Targetkan Emisi Turun 50 Persen di 2030
BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan! Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400/Liter
Hutama Karya Siap Perkuat Daya Saing Infrastruktur Melalui Penguatan Tata Kelola Dan Restrukturisasi Berkelanjutan
Pemerintah Lelang Sukuk Rp12 Triliun, Siapkan Opsi Serap Hingga Dua Kali Lipat
Kementerian PU Tuntaskan Penanganan Darurat 27 Infrastruktur Sanitasi Terdampak Bencana di Sumatera
Pemerintah Terapkan MLFF Bertahap, Prioritaskan Kesiapan Sistem dan Pengguna
Ekspedisi Patriot 2026 Difokuskan ke Papua, Kampus Dilibatkan untuk Target Dampak Nyata
Pemerintah Buka Rekrutmen 35.476 Posisi KDKMP-KNMP
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 18 April 2026 - 18:48 WIB

Pemprov DKI Targetkan Emisi Turun 50 Persen di 2030

Saturday, 18 April 2026 - 18:15 WIB

BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan! Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400/Liter

Saturday, 18 April 2026 - 17:56 WIB

Hutama Karya Siap Perkuat Daya Saing Infrastruktur Melalui Penguatan Tata Kelola Dan Restrukturisasi Berkelanjutan

Friday, 17 April 2026 - 12:54 WIB

Pemerintah Lelang Sukuk Rp12 Triliun, Siapkan Opsi Serap Hingga Dua Kali Lipat

Friday, 17 April 2026 - 09:09 WIB

Kementerian PU Tuntaskan Penanganan Darurat 27 Infrastruktur Sanitasi Terdampak Bencana di Sumatera

Berita Terbaru

ilustrasi / foto ist

News

Pemprov DKI Targetkan Emisi Turun 50 Persen di 2030

Saturday, 18 Apr 2026 - 18:48 WIB