DAELPOS.com – Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) mendorong kerjasama internasional terhadap penyelesaian isu global yang diantaranya berkaitan dengan ketegangan geopolitik, konflik regional, dan perubahan iklim.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin, saat menerima delegasi International Forum for Cooperation and Dialogue (IFCD). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Jazuli Juwaini selaku Anggota Komisi I DPR RI, sekaligus Ketua Fraksi PKS, Pimpinan dan anggota BKSP DPD RI serta 5 orang staf ahli Fraksi PKS DPR RI, bertempat di Ruang Ketua DPD RI, Gedung Nusantara III lantai 8, Jumat (25/4).
Pada forum tersebut sekjen IFCD Azza Ayoubi menyampaikan tujuan pentingnya kolaborasi dan kerjasama regional serta multilateral yang berkelanjutan.
“Kehadiran kami disini adalah untuk mendorong kolaborasi internasional dalam mengatasi isu-isu global, serta membangun kepercayaan melalui dialog antarbudaya dan antaragama. Kami berharap Indonesia bisa mengambil peran dalam memperkuat kerja sama regional dan multilateral untuk perdamaian dan pembangunan berkelanjutan,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Sultan merespon positif serta akan menindaklanjuti program lanjutan yang telah disampaikan IFCD.
“Kami siap untuk menindaklanjuti program-program lanjutan yang telah disampaikan IFCD, tentu saja dengan kolaborasi antara fraksi PKS melalui Pak Jazuli Juwaini dan Wakil Ketua DPD RI Pak Tamsil Linrung. Ke depan kami akan upayakan akan ada pertemuan dialog dunia dengan tema yang sesuai dengan latar fakta isu dari negara negara yang turut serta didalamnya,” ujar senator Provinsi Bengkulu tersebut.
Sultan juga mengapresiasi IFCD sebagai platform global yang didedikasikan untuk memfasilitasi kerja sama internasional dan dialog antarbudaya dalam mengatasi tantangan global mendesak seperti krisis iklim, ketegangan geopolitik, dan transformasi sosial.






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

