Perkuat Ketahanan Pangan, Kementerian PU Terus Optimalkan Layanan Infrastruktur Irigasi

Thursday, 3 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Irigasi memiliki peran vital dalam mendukung swasembada pangan. Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menekankan pentingnya fungsi bendung dan saluran irigasi yang berkelanjutan untuk memperkuat sistem distribusi air agar lebih efisien dan merata.

Untuk mengoptimalkan layanan infrastruktur irigasi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, salah satu upayanya melalui pengelolaan sampah yang kerap menghambat distribusi air ke lahan pertanian. Penanganan sampah pada saluran irigasi tidak hanya penting untuk mencegah pencemaran air dan tanah, tetapi juga untuk menjaga kelancaran sistem irigasi dan mencegah banjir yang dapat berdampak negatif pada sektor pertanian.

Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung.menaruh perhatian serius pada penanganan sampah pada saluran irigasi. Salah satunya berada pada Daerah Irigasi (DI) Rentang dan DI Kamun yang berada di Kabupaten Majalengka, Indramayu, dan Cirebon.

Sampah dari saluran irigasi diangkut oleh petugas Operasi dan Pemeliharaan (OP) ke Workshop Pengolahan Sampah di kawasan Bendung Rentang, dipilah dan didaur ulang sebagai barang yang dapat digunakan kembali, dengan konsep Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). Sampah organik diproses menjadi kompos, sementara sampah plastik diolah untuk dijadikan briket dan produk daur ulang lainnya.

Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung Dwi Agus Kuncoro menyebutkan penanganan sampah yang bisa diolah setiap hari sekitar 500 kg, dengan hasil cacahan yang dikeringkan sekitar 400 kg. “Salah satu tantangan utama dalam pengelolaan irigasi adalah penumpukan sampah di saluran yang mengganggu aliran air. Melalui pengolahan ini, kami berharap distribusi air semakin lancar dan produktivitas pertanian meningkat,”jelas Dwi Agus.

Selain pengolahan sampah, BBWS Cimanuk-Cisanggarung juga sedang melakukan modernisasi DI Rentang melalui peningkatan keandalan penyediaan air, prasarana, manajemen irigasi, lembaga pengelola dan sumber daya manusia. DI Rentang saat ini melayani lahan pertanian seluas 87.840 Ha di Kabupaten Majalengka, Cirebon, dan Indramayu, yang mengandalkan debit dari Sungai Cimanuk.

See also  Petrokimia Sapu Bersih Putaran Pertama Final Four

Diharapkan dengan modernisasi DI Rentang dapat meningkatkan layanan irigasi secara efektif, efisien, dan berkelanjutan, sehingga produktivitas padi juga meningkat dari 5,6 ton/ha menjadi 6,5 ton/ha. Kemudian peningkatan luas tanam dari 43.229 ha menjadi 86.423 ha serta indeks pertanaman melonjak dari 120% menjadi 230%. (*)

Berita Terkait

Bangun Desa di Bengkulu, Kemendes Kolaborasi dengan Kopassus
HKI Perkuat Reputasi Infrastruktur Berkelanjutan melalui Capaian Tiga Penghargaan IQSA 2026
Mama-mama Kampung Sahari Sulap Ikan Tak Laku Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi
Olahan Matoa Buka Sumber Penghasilan Baru bagi Ratusan Warga Prafi
Kementerian PU Terus Pantau Debit Sungai Mahakam yang Surut Akibat Kemarau
Kementerian PU Salurkan 11.800 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jonggol
Bank Jakarta dan ITB Bangun Ekosistem Pendidikan, Riset, dan SDM
PT Astra International Tbk Melalui Nurani Astra Bangun 7 Posko Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Gempa Bumi di Nusa Tenggara Timur
Tag :

Berita Terkait

Thursday, 10 September 2026 - 13:51 WIB

Bangun Desa di Bengkulu, Kemendes Kolaborasi dengan Kopassus

Wednesday, 9 September 2026 - 13:36 WIB

HKI Perkuat Reputasi Infrastruktur Berkelanjutan melalui Capaian Tiga Penghargaan IQSA 2026

Tuesday, 8 September 2026 - 13:36 WIB

Mama-mama Kampung Sahari Sulap Ikan Tak Laku Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi

Monday, 7 September 2026 - 13:50 WIB

Olahan Matoa Buka Sumber Penghasilan Baru bagi Ratusan Warga Prafi

Friday, 4 September 2026 - 18:33 WIB

Kementerian PU Terus Pantau Debit Sungai Mahakam yang Surut Akibat Kemarau

Berita Terbaru

Berita Utama

Senator Mirah: Kasus Keracunan MBG Sudah Terlalu Besar

Saturday, 12 Sep 2026 - 10:13 WIB

Nasional

Cabeta Buka Jalan Usaha Baru bagi Petani Cabai di Prafi

Saturday, 12 Sep 2026 - 09:49 WIB