Menteri Rini: Anggota Ombudsman Republik Indonesia Harus Berintegritas dan Dapat Bersinergi

Friday, 11 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Guna mendukung terpilihnya sosok-sosok calon penyelenggara negara yang bersih dan berintegritas, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dan Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI) melakukan pertemuan di kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Kamis (10/7/2025).

Menteri Rini mengatakan, tantangan dan tugas Ombudsman dari tahun ke tahun tentunya akan mengikuti perubahan zaman dan tentunya akan semakin berat karena tuntutan publik. Menurutnya, publik saat ini sudah semakin sadar bahwa pelayanan publik itu adalah hak warga negara.

“Ombudsman Republik Indonesia sebagai lembaga negara pengawas pelayanan publik, menjadi harapan publik dan menjadi contoh utama dari masyarakat bagaimana memberikan layanan kepada masyarakat, menerima konsultasi dan laporan dengan baik serta menyelesaikan laporan atau aduan serta mencegah maladministrasi,” ujarnya.

Menteri Rini menegaskan, panitia seleksi nantinya harus dengan cermat memilih kandidat yang mampu meningkatkan sinergi ORI dengan lembaga pengawasan lainnya.

Dirinya berharap anggota ORI terpilih nantinya memiliki pemahaman dan komitmen kuat terhadap prioritas pemerintah dalam pengawasan praktik maladministrasi pelayanan publik.

Maka dari itu Menteri Rini berharap masyarakat bisa turut memantau proses serta memberikan masukan terhadap calon-calon yang akan bertarung memperebutkan kursi Ombudsman.

“Berharap pansel bisa bekerja transparan, profesional, dan partisipatif membuka ruang seluas-luasnya kepada masyarakat yang memenuhi syarat dan punya komitmen untuk menjadi anggota Ombudsman,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pansel ORI Erwan Agus Purwanto mengatakan bahwa timnya akan segera bekerja cepat melaksanakan tahapan dan jadwal pendaftaran yang telah ditetapkan. Menurutnya, prinsip transparansi dan integritas menjadi landasan utama dalam proses seleksi kali ini.

Erwan juga menyampaikan bahwa pansel akan membuka ruang partisipasi publik agar proses seleksi benar-benar melibatkan masyarakat luas.

See also  Update Positif COVID-19 Naik 1.031, Pasien Sembuh Meningkat Jadi 16.234

“Partisipatif masyarakat bisa ikut mencermati calon-calon kandidat Ombudsman yang betul-betul bisa kita andalkan, punya integritas, punya profesionalisme sehingga harapan presiden agar kualitas Ombudsman lebih baik bisa kita wujudkan,” pungkasnya.

Erwan menegaskan, tugas pansel tidak mudah karena harus mencari sosok yang mampu menjalankan fungsi Ombudsman. Sesuai dengan arahan Presiden Prabowo yang menegaskan sangat penting memiliki pelayanan yang bagus.

Berita Terkait

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa
Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal
Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027
Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan
Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Al-Khairiyah Bangun Desa Lewat Ekonomi
Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Berita Terkait

Monday, 19 October 2026 - 16:28 WIB

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub

Monday, 19 October 2026 - 16:19 WIB

Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa

Monday, 19 October 2026 - 13:37 WIB

Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal

Sunday, 18 October 2026 - 20:30 WIB

Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027

Sunday, 18 October 2026 - 20:18 WIB

Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan

Berita Terbaru