PLN EPI Dukung Pelatihan Budidaya Domba Garut di Tasikmalaya, Perkuat Ekonomi Sirkular Berbasis Komunitas

Sunday, 3 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) terus memperkuat peran sosial dan lingkungannya di daerah melalui pelatihan budidaya Domba Garut bagi peternak di Kabupaten Tasikmalaya.

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) terus memperkuat peran sosial dan lingkungannya di daerah melalui pelatihan budidaya Domba Garut bagi peternak di Kabupaten Tasikmalaya.

 

daelpos.com — PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) terus memperkuat peran sosial dan lingkungannya di daerah melalui pelatihan budidaya domba Garut bagi peternak di Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat. Program ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem ekonomi sirkular berbasis desa yang berkelanjutan, melalui penguatan kapasitas kelompok tani dan integrasi sektor peternakan dengan program penghijauan.

Program pelatihan yang dilaksanakan pada 21-25 Juli 2025 ini dihadiri oleh Kelompok Tani Jaga Lembur Tani Makmur dari Desa Bojongkapol dan Kelompok Tani Gema Tani dari Desa Sarimukti dan merupakan bagian dari inisiatif pengembangan ekonomi sirkular yang memadukan sektor peternakan dengan pemanfaatan pohon energi multifungsi hasil penanaman PLN EPI, seperti indigofera dan kaliandra.

Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN EPI ini turut melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat, UPTD Balai Pengembangan Pembibitan Ternak Domba dan Kambing (BPPTDK) Margawati Garut dan dihadiri Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam menyelesaikan tantangan sosial secara kolaboratif dan berkelanjutan.

“PLN EPI sebagai bagian dari masyarakat memiliki peran strategis dalam mendukung pemulihan sosial dan ekonomi desa. Dalam program ini, kami tidak hanya memberi pelatihan teknis, tetapi juga membangun kolaborasi kelembagaan, dari pemerintah daerah hingga kelompok tani. Tujuannya, agar petani tidak hanya terampil, tapi juga mandiri dan efisien dalam mengelola usahanya”, ujar Mamit.

Pelatihan yang diikuti oleh 25 orang Kelompok Tani ini menjadi bagian dari strategi PLN EPI untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan energi nasional, tetapi juga menghadirkan dampak positif langsung ke masyarakat sekitar melalui pendekatan berbasis komunitas.

See also  Perkuat Manajemen Risiko, PLN Sukses Turunkan ESG Risk Rating ke Medium Level

Pelatihan difokuskan pada penguatan kapasitas peternak lokal, mulai dari teknis perkawinan untuk budidaya domba garut, pembuatan pakan ternak berkelanjutan melalui pembuatan pakan silase serta pemberian mineral dan suplemen hewan, pemanfaatan teknologi tepat guna, pemeliharaan Kesehatan Domba hingga sistem pencatatan ternak. Kegiatan ini juga dirancang untuk menciptakan kelompok peternak baru yang mampu mengelola usahanya secara mandiri dan berkelanjutan.

Selain itu pelatihan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga mendorong penciptaan ekosistem peternakan terpadu. Petani diajarkan memanfaatkan pohon energi hasil penghijauan PLN EPI seperti indigofera dan kaliandra sebagai pakan utama, serta mengolah kotoran ternak menjadi pupuk organik untuk mendukung kesuburan lahan.

Agus Sutyana, Ketua Kelompok Tani Jaga Lembur Tani Makmur mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari pelatihan yang berlangsung intensif selama lima hari.

“Pelatihan ini sangat berbeda dari kondisi kami sebelumnya. Selama lima hari, saya belajar banyak hal. Harapan saya ke depan, masyarakat bisa turut mendorong dan mendukung program ini. Dulu kami punya tenaga dan ternak, tapi belum punya pengetahuan. Sekarang saya sudah mendapat pelatihan di sini, dan berharap ada bantuan berkelanjutan. Insya Allah, saya siap ikut menangani kegiatan seperti ini ke depan”, ungkapnya.

PLN EPI berharap pendekatan integratif yang dikembangkan bersama kelompok tani ini dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat direplikasi di desa-desa lain di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Desa-desa seperti Bojongkapol dan Sarimukti punya potensi besar untuk berkembang jika diberi akses pengetahuan dan pendampingan yang tepat. Kami ingin kehadiran PLN EPI tidak hanya sebagai penyedia energi, tapi juga sebagai mitra pembangunan desa”, tutup Mamit.

Program ini juga menjadi wujud komitmen perseroan terhadap prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) dalam menciptakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan konsisten melaksanakan Sustainable Developement Goals atau SDGs.

Berita Terkait

PLN Icon Plus Kenalkan Pelestarian Pesisir kepada Generasi Muda melalui Penanaman Mangrove
PLN Terus Dukung Ekosistem Digital Nasional, Listriki Data Center Hingga 2×725 MVA untuk Digital Edge Indonesia
Akses Listrik Kian Merata, Menjangkau 96,2 Juta Pelanggan PLN se-Indonesia pada 2025
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit untuk Dukung Transisi Energi
PLN Icon Plus Perkuat Komitmen Dukung Green Ecosystem Pada Hari Lingkungan Hidup
Beli Token Listrik di PLN Mobile, Nikmati Kesempatan Meraih Voucher Listrik
Tembus Medan Berat, PLN Hadirkan Listrik 24 Jam untuk 1.396 Rumah Tangga di Pegunungan Arfak, Papua Barat
PLN EPI Bersama PLN Puslitbang dan ITERA Dukung Biomassa dan Hidrogen Hijau Nasional
Tag :

Berita Terkait

Monday, 8 June 2026 - 16:37 WIB

PLN Icon Plus Kenalkan Pelestarian Pesisir kepada Generasi Muda melalui Penanaman Mangrove

Monday, 8 June 2026 - 09:29 WIB

PLN Terus Dukung Ekosistem Digital Nasional, Listriki Data Center Hingga 2×725 MVA untuk Digital Edge Indonesia

Sunday, 7 June 2026 - 09:58 WIB

Akses Listrik Kian Merata, Menjangkau 96,2 Juta Pelanggan PLN se-Indonesia pada 2025

Saturday, 6 June 2026 - 20:39 WIB

PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit untuk Dukung Transisi Energi

Saturday, 6 June 2026 - 20:21 WIB

PLN Icon Plus Perkuat Komitmen Dukung Green Ecosystem Pada Hari Lingkungan Hidup

Berita Terbaru

foto ist

News

Shin Tae-yong Resmi Latih Persija

Monday, 8 Jun 2026 - 17:02 WIB

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

Dolar Tembus Rp18.000, Omzet Warteg Anjlok hingga 50 Persen

Monday, 8 Jun 2026 - 16:57 WIB

Berita Terbaru

Kemendes Gandeng KSP Tuntaskan Desa Tertinggal di 30 Kabupaten

Monday, 8 Jun 2026 - 16:43 WIB