Percepat Pembangunan Kawasan Transmigrasi, Transmigran Berpendidikan Tinggi Diterjunkan

Tuesday, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kepada wartawan yang men-door stop, Jakarta, 8/9/2025, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengatakan untuk lebih mempercepat kawasan transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan dan memajukan produk unggulan lokal, Kementerian Transmigrasi akan mengirim transmigran yang memiliki kualifikasi yang bagus. “Mereka transmigran berpendidikan S2 dan S3 sebanyak 1.000 orang”, ujarnya.

Transmigran diambil dari berbagai perguruan tinggi seperti UGM, ITB, UI, IPB, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS), dan beberapa perguruan tinggi di daerah melalui beasiswa Transmigrasi Patriot. “Setelah lulus Program S2 dan S3 di berbagai perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri, selanjutnya mereka akan dikirim ke berbagai kawasan transmigrasi”, ujarnya. “Selama beberapa tahun mereka akan menetap di sana untuk mengembangkan kawasan tersebut dalam segala potensi, baik ekonomi, budaya, dan sosial”, tambahnya.

Sebelum meluncurkan Program Transmigrasi Patriot Tahun 2026, kementerian yang beralamat di Kalibata, Jakarta, itu mengirim Tim Ekspedisi Patriot sebanyak 2.000 Peneliti. Tim ekspedisi sebanyak itu direkrut dari berbagai perguruan tinggi di atas. Mereka terdiri dari 42 guru besar, 358 doktor, 846 sarjana dan magister, dan 754 mahasiswa. “Mereka disebar ke 154 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia”, ujarnya. “Di sana mereka melakukan penelitian dan riset berbagai potensi yang ada di kawasan”, tambahnya.

Hasil riset dan penelitian dari para peneliti yang dilepas pada Agustus hingga berakhir pada Desember 2025 itu akan dijadikan rekomendasi bagi transmigran patriot untuk mengembangkan kawasan transmigrasi. “Dari hasil penelitian tim ekspedisi dan direalisasikan oleh transmigran patriot kita harap kawasan transmigrasi menjadi kawasan yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang eskalatif, cepat, kompetitif, dan bisa mengembangkan potensi produk lokal yang berorientasi ekspor”, harap pria yang juga menjadi Wakil Ketua Umum PAN itu.

See also  Gus Menteri Sebut BUMDes Mampu Bangkitkan Ekonomi Nasional Pasca Pandemi

Ditambahkan saat ini Kementerian Transmigrasi memiliki paradigma baru. Dulu transmigrasi dilakukan secara sentralistik dan top down. Saat ini dilakukan secara desentralistik dan bottom up. “Pemerintah daerah yang membutuhkan transmigran bisa mengajukan ke Kementerian Transmigrasi selanjutnya akan dihubungkan ke daerah yang mau mengirim transmigran”, ujarnya. Pemerintah daerah yang membutuhkan transmigran, ia harus menyediakan lahan untuk kawasan transmigrasi.

Disebut banyak pemerintah kabupaten yang membutuhkan transmigran meski demikian ditegaskan oleh Viva Yoga bahwa transmigrasi saat ini orientasinya bukan lagi sekadar memindahkan penduduk namun mengembangkan potensi ekonomi.

Berita Terkait

Kementerian PU Percepat Pemulihan 121 Fasilitas Kesehatan Pascabencana Sumatera
Kementerian PU Percepat Pembersihan Longsor Tapan–Batas Jambi agar Aktivitas Warga Kembali Normal
Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan
Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada
Hutama Karya Bangun Kembali Stadion H. Agus Salim, Hadirkan Fasilitas Modern Bernuansa Minangkabau
Dari Kacang Hijau hingga Rumput Laut, Kementrans Jajaki Hilirisasi dengan Empat Perusahaan Tiongkok
Kementerian PU Percepat Penanganan Bencana di Sumatera Barat, Rampungkan Tanggul Darurat di Padang dan Pulihkan Akses Jalan Tapan- Batas Jambi
TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua

Berita Terkait

Thursday, 15 October 2026 - 13:06 WIB

Kementerian PU Percepat Pemulihan 121 Fasilitas Kesehatan Pascabencana Sumatera

Wednesday, 14 October 2026 - 17:27 WIB

Kementerian PU Percepat Pembersihan Longsor Tapan–Batas Jambi agar Aktivitas Warga Kembali Normal

Wednesday, 14 October 2026 - 15:55 WIB

Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan

Wednesday, 14 October 2026 - 11:12 WIB

Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada

Tuesday, 13 October 2026 - 21:14 WIB

Hutama Karya Bangun Kembali Stadion H. Agus Salim, Hadirkan Fasilitas Modern Bernuansa Minangkabau

Berita Terbaru

Berita Utama

Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu

Thursday, 15 Oct 2026 - 12:57 WIB

foto ist

Berita Terbaru

SPBU Bakal Hadir di Tidung, Karya, dan Kelapa

Thursday, 15 Oct 2026 - 12:54 WIB

Berita Utama

Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar

Thursday, 15 Oct 2026 - 12:49 WIB