Sambangi Posko TEP di Bengkulu Utara, Wamen Viva Yoga Beri Semangat Sampai Misi Usai

Wednesday, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 
daelpos.com – Kehadiran Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi ke Posko Tim Ekspedisi Patriot (TEP) yang berada di Desa Giri Kencana, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, 9/9/2025, disambut oleh Defrio dan peneliti lainnya. Kunjungan tersebut sangat istimewa karena Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Bengkulu Mian menyertai.

Di posko itu para peneliti yang berasal dari Universitas Padjadjaran mengolah data riset, penelitian, dan pemetaan ekonomi kawasan transmigrasi Lagita. Lebih jelasnya Viva Yoga kepada wartawan mengatakan pada bulan Agustus yang lalu, Kementerian Transmigrasi telah melepas 2.000 peneliti ke 154 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia. “Salah satu kawasan yang dituju peneliti di Lagita”, ungkapnya. Peneliti sebanyak itu secara rinci ada 42 guru besar, 358 doktor, 846 sarjana dan master, serta 754 mahasiswa. Mereka berasal dari perguruan tinggi ITB, UI, UGM, IPB, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), serta 17 perguruan tinggi dari berbagai daerah.

Hingga bulan Desember 2025 para peneliti menurut Viva Yoga akan menjalankan ‘misi’, pertama, membedah, mengetahui, masalah dan persoalan apa yang terjadi di kawasan transmigrasi. Apakah masalah infrastruktur, sarana dan prasarana, serta problem ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat. Kedua, melakukan penelitian atau mencari bentuk pelembagaan ekonomi apa bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi. Ketiga, menggali potensi produk atau komoditas unggulan  apa yang bisa dikembangkan sehingga menjadi andalan ekonomi dari kawasan transmigrasi. “Kunjungan ini untuk memonitor sejauh mana aktivitas yang telah dilakukan oleh para peneliti”, ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Viva Yoga memberi semangat kepada TEP sampai akhir misi usai. Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Provinsi Bengkulu yang ikut mendukung kehadiran dan aktivitas yang dilakukan oleh mahasiswa dari berbagai jurusan itu. “Terima kasih Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur yang telah memberi perhatian pada TEP”, ujarnya.

See also  Kemendes PDTT Berikan Panduan Protokol Normal Baru Desa

Dalam pertemua itu Defrio mengungkapkan bahwa mereka telah bertemu dengan berbagai dinas di Bengkulu Utara dan kepala desa-desa yang ada di Lagita. “Kami juga melakukan pendekatan ke masyarakat”, ujar mahasiswa jurusan ilmu komunikasi itu.

Disebut potensi yang ada di wilayah yang diteliti adalah komoditas hortikulural. Untuk lebih meningkatkan produktifitas sana menurutnya perlunya peningkatkan infrastruktur dan pentingnya pengelolaan komoditas di wilayah sendiri agar perputaran ekonomi tidak keluar daerah.

Berita Terkait

Kementerian PU Tangani Longsor Ruas Trenggalek–Ponorogo, Akses Jalan Sudah Dapat Dilalui Terbatas
Menteri Dody Kukuhkan Pengurus LPJK 2025–2029, Perkuat Profesionalisme Jasa Konstruksi Nasional
Kemendes Siap Bantu Genjot Pembangunan Desa di Papua Barat
Reforestasi Tesso Nilo Dimulai, Pemerintah Targetkan Pulihkan 66 Ribu Hektare hingga 2028
BGN Tegaskan Tak Larang Unggah Menu MBG di Media Sosial
Groundbreaking 8 Sabo Dam Gunung Marapi, Kementerian PU Perkuat Pengendalian Lahar di Sumatera Barat
Menpar Widiyanti Putri Hadiri UN Tourism Ministers’ Summit di ITB Berlin 2026
Bahlil: Impor Energi dari AS Tak Tambah Kuota, Hanya Alihkan Sumber Pasok

Berita Terkait

Thursday, 5 March 2026 - 16:56 WIB

Kementerian PU Tangani Longsor Ruas Trenggalek–Ponorogo, Akses Jalan Sudah Dapat Dilalui Terbatas

Wednesday, 4 March 2026 - 22:46 WIB

Menteri Dody Kukuhkan Pengurus LPJK 2025–2029, Perkuat Profesionalisme Jasa Konstruksi Nasional

Wednesday, 4 March 2026 - 15:35 WIB

Kemendes Siap Bantu Genjot Pembangunan Desa di Papua Barat

Tuesday, 3 March 2026 - 22:45 WIB

Reforestasi Tesso Nilo Dimulai, Pemerintah Targetkan Pulihkan 66 Ribu Hektare hingga 2028

Tuesday, 3 March 2026 - 22:43 WIB

BGN Tegaskan Tak Larang Unggah Menu MBG di Media Sosial

Berita Terbaru

News

Pramono–Foke Tengok Produksi Dodol Legendaris Nyak Mai

Saturday, 7 Mar 2026 - 05:38 WIB