daelpos.com – Kehadiran Jalan Tol Batang–Semarang kian memperkuat konektivitas antarwilayah di Provinsi Jawa Tengah. Ruas tol yang dikelola PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) ini juga berperan penting dalam memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di Pulau Jawa.
Sebagai bagian dari jaringan utama Jalan Tol Trans Jawa di bawah kepemilikan PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), ruas sepanjang sekitar 75 kilometer ini membentang dari KM 346+100 hingga KM 421+000. Tol tersebut menghubungkan Kota Semarang, Kabupaten Kendal, hingga Kabupaten Batang dan menjadi koridor vital transportasi dari wilayah barat menuju timur Pulau Jawa.
Keberadaan ruas tol ini juga mampu memangkas waktu tempuh perjalanan dari Batang menuju Semarang secara signifikan. Jika melalui jalur arteri membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 2,5 jam, kini perjalanan dapat ditempuh hanya sekitar 45 menit hingga 1 jam.
Efisiensi waktu ini memberikan dampak besar terhadap kelancaran distribusi logistik maupun mobilitas masyarakat di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.
Selain mengelola ruas tol, JSB juga mengoperasikan Gerbang Tol Barrier Kalikangkung yang selama ini dikenal sebagai titik strategis pengaturan lalu lintas di jaringan Jalan Tol Trans Jawa.
Gerbang Tol Kalikangkung kerap menjadi pusat pengendalian arus kendaraan saat periode libur panjang maupun arus mudik dan balik Idulfitri. Di titik ini pula sering diterapkan rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) oleh Kepolisian guna menjaga kelancaran arus kendaraan.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo mengatakan, Barrier Kalikangkung memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran mobilitas kendaraan di koridor utama Trans Jawa.
“Sebagai salah satu gerbang utama pada jaringan Jalan Tol Trans Jawa, Barrier Kalikangkung memiliki peran strategis dalam mendukung pengaturan lalu lintas pada periode dengan mobilitas tinggi. Melalui pengelolaan operasional yang optimal serta dukungan infrastruktur yang memadai, kami berupaya memastikan perjalanan pengguna jalan berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman,” ujar Ria, Jumat (6/3).
Menurutnya, keberadaan Jalan Tol Batang–Semarang tidak hanya mendukung konektivitas logistik dan mobilitas masyarakat, tetapi juga memberi dampak positif terhadap sektor pariwisata di Jawa Tengah.
Akses yang semakin cepat dan nyaman memudahkan masyarakat menjangkau berbagai destinasi wisata di wilayah Semarang, Kendal, hingga Batang, termasuk kawasan wisata pantai di pesisir utara Jawa Tengah serta kawasan alam pegunungan di sekitar Semarang.
“Dengan akses yang semakin baik, masyarakat dapat lebih mudah mengunjungi berbagai destinasi wisata, pusat kuliner, maupun destinasi budaya yang menjadi daya tarik di wilayah tersebut,” jelasnya.
Ria menambahkan, PT JTT berkomitmen menjaga kualitas layanan di seluruh ruas tol yang dikelola, baik secara langsung maupun melalui anak usaha.
“Kami berkomitmen menjaga keandalan infrastruktur serta meningkatkan kualitas layanan agar Ruas Jalan Tol Batang–Semarang dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, baik dalam mendukung mobilitas maupun mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Jawa Tengah,” tutupnya.








