Senator Ahmad Nawardi Tekankan Efektivitas dan Pengawasan Paket Ekonomi 8+4+5

Tuesday, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Ketua Komite IV DPD RI, Senator Ahmad Nawardi, menanggapi peluncuran Paket Ekonomi 8+4+5 yang digulirkan pemerintah dengan nilai anggaran Rp16,23 triliun. Sebagai komite yang membidangi keuangan negara, APBN, pajak, perbankan, serta kebijakan fiskal, Komite IV menekankan pentingnya memastikan setiap rupiah dari paket stimulus ini benar-benar memberikan manfaat nyata, khususnya bagi masyarakat di daerah, melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan daya beli, dan perlindungan kelompok rentan.

Menurut Senator Nawardi, arah kebijakan pemerintah yang fokus pada insentif fiskal dan perlindungan sosial sejalan dengan fungsi Komite IV untuk memastikan penggunaan APBN efektif dan berpihak pada rakyat. Program-program seperti PPh 21 Ditanggung Pemerintah untuk sektor pariwisata dan industri padat karya, insentif PPh Final 0,5 persen bagi UMKM, bantuan pangan, serta perlindungan sosial bagi pekerja informal, memiliki dampak langsung terhadap ekonomi lokal. Sebagai Ketua Komite IV, fokus kami adalah memastikan program-program ini tidak hanya indah di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan oleh masyarakat di seluruh daerah, termasuk desa dan pesisir.

Senator Nawardi menekankan bahwa meskipun besaran stimulus Rp16,23 triliun relatif kecil dibandingkan Produk Domestik Bruto, dampaknya bisa jauh lebih signifikan bila tepat sasaran, dijalankan transparan, dan didukung koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah. Peran kami adalah memastikan alokasi anggaran berjalan sesuai ketentuan APBN, mendorong akuntabilitas, serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Kami tidak ingin ada kebocoran atau penyaluran yang tidak tepat sasaran. Efisiensi dan ketepatan sasaran menjadi fokus utama pengawasan kami.

Selain aspek fiskal, Nawardi juga menyoroti program penyerapan tenaga kerja, seperti padat karya tunai, replanting perkebunan rakyat, revitalisasi tambak, hingga modernisasi kapal nelayan. Menurutnya, keberhasilan program-program ini akan berdampak langsung terhadap ketahanan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja bagi masyarakat desa dan pesisir, serta memperkuat ekonomi lokal. Ia menegaskan pentingnya koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah agar manfaat paket ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di kota besar, tetapi menjangkau seluruh wilayah yang membutuhkan, termasuk daerah tertinggal dan kawasan perbatasan.

See also  BRI Bawa Ikan Asap Iwaku di Pasar Tong Tong Belanda

Senator Nawardi menyambut baik rencana perpanjangan beberapa insentif hingga 2026, khususnya bagi UMKM. Hal ini, menurutnya, memberi kepastian usaha, meningkatkan daya saing, dan mendorong transformasi ekonomi di daerah. Namun, ia menekankan bahwa keberlanjutan kebijakan harus dibarengi pengawasan fiskal yang ketat dan evaluasi berkala agar program tetap efektif, tidak membebani APBN, dan benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Sebagai Ketua Komite IV DPD RI, Saya memastikan bahwa Komite IV akan terus mengawal pelaksanaan Paket Ekonomi 8+4+5 ini. Fungsi kami dalam bidang anggaran dan kebijakan fiskal memastikan setiap kebijakan ekonomi pemerintah mendukung pertumbuhan inklusif, mengurangi kesenjangan antar-daerah, serta memperkuat kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan, terutama masyarakat di daerah yang selama ini kurang terjangkau.

Berita Terkait

Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Lewat Kopra by Mandiri
Diplomasi Investasi RI dan Capaian di WEF Davos 2026
UMKM Mau Naik Kelas? Ini Program Pendampingan Pertamina
Dari Davos, Indonesia Bidik Peluang Investasi Digital Global
BKPM dan Pemprov Bali Resmikan Desk Investasi untuk Perkuat Pengawasan PMA
Indonesia Pavilion Gelar Diskusi Strategis di WEF Davos 2026
Konsisten Akselerasi Ekonomi Masyarakat Desa, Bank Mandiri Terima Piagam Penghargaan dari Menteri PDT
Pertamina Salurkan Hibah Teknologi Tepat Guna untuk 100 UMK Program UMK Academy

Berita Terkait

Tuesday, 27 January 2026 - 22:21 WIB

Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Lewat Kopra by Mandiri

Monday, 26 January 2026 - 23:00 WIB

Diplomasi Investasi RI dan Capaian di WEF Davos 2026

Friday, 23 January 2026 - 20:24 WIB

UMKM Mau Naik Kelas? Ini Program Pendampingan Pertamina

Friday, 23 January 2026 - 14:28 WIB

Dari Davos, Indonesia Bidik Peluang Investasi Digital Global

Friday, 23 January 2026 - 07:44 WIB

BKPM dan Pemprov Bali Resmikan Desk Investasi untuk Perkuat Pengawasan PMA

Berita Terbaru

Nasional

Komisi X DPR Beri Apresiasi atas Prestasi Atlet Indonesia

Tuesday, 27 Jan 2026 - 22:36 WIB

Ekonomi - Bisnis

Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Lewat Kopra by Mandiri

Tuesday, 27 Jan 2026 - 22:21 WIB