UMKM Mau Naik Kelas? Ini Program Pendampingan Pertamina

Friday, 23 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com– Berdasarkan data Kementerian UMKM, Indonesia memiliki setidaknya 30,19 juta pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang menawarkan produk dengan keunggulannya masing-masing. Bersaing sehat dengan jutaan pelaku usaha, bagaimana supaya UMKM bisa naik kelas sekaligus meningkatkan penjualannya?.

Salah satu cara efektif adalah pengenalan produk ke masyarakat. Ajang jitu tersebut yakni Pertamina SMEXPO (Small Medium Enterprise Expo), yakni ekosistem pengenalan produk UMKM dalam bentuk marketplace SMEXPO.pertamina.com serta melalui event pameran produk UMKM yang digelar PT Pertamina (Persero) di berbagai kota.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron mengungkapkan, pengembangan UMKM menjadi salah satu program unggulan tanggung jawab sosial lingkungan Pertamina, sejalan dengan upaya Pertamina meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.

“Pertamina SMEXPO terus dikembangkan, menjadi platform inovatif untuk kemajuan UMKM lokal melalui kolaborasi strategis antar UMKM, maupun sarana bertemunya UMKN dengan calon pembeli,” jelas Baron.

SMEXPO menjadi puncak kegiatan UMKM binaan Pertamina. Pasalnya, sebelum aktif mengikuti pameran, Pertamina menjalankan beragam program pengembangan UMKM, seperti pendampingan dan peningkatan kualitas dalam program UMK Academy, pemberian hibah alat tepat guna, bahkan sertifikasi profesional.

Melalui upaya-upaya tersebut, Pertamina mengubah entitas usaha lokal menjadi pelaku usaha profesional yang berlaga di kancah nasional maupun internasional.

Produk Cimeler (Cilok Meler) milik Astuti, misalnya, secara konsisten mencatatkan penjualan tertinggi dan kini tengah dalam proses standarisasi BPOM untuk menembus pasar ekspor.

Selain perizinan, solusi permodalan juga menjadi elemen penting pendampingan Pertamina yang dinikmati oleh pengusaha UMK peserta Pertamina SMEXPO. Bagi Astuti yang sebelumnya bermodal terbatas, akses pembiayaan dari Pertamina telah membuka peluang memperbesar skala produksi.

“Pinjaman Modal Kerja melalui skema Dana PUMK dari Pertamina yang disalurkan melalui sinergi dengan BRI itu lebih murah [bunganya] dibandingkan KUR perbankan biasa,” tukas Astuti.

See also  Ikut Program Kemitraan Pertamina, UMKM Produsen Gula Semut Cilacap Bertekad Menembus Pasar Ekspor

Mitra Binaan UMK Pertamina lainnya, Hendra Agustira, pemilik Ocien Snack mengakui, setelah mengikuti Pertamina SMEXPO, usahanya mencatatkan peningkatan penjualan dan mulai melayani permintaan pasar Eropa setelah sukses menjangkau Jepang dan Australia.

“Ada peningkatan penjualan 25-30%. Setelah acara Pertamina SMEXPO, kami mendapatkan lebih banyak reseller yang kontinu memesan sampai saat ini,” ungkap Hendra.

Di sektor olahan pangan, Ngudiono, pemilik usaha NanasQu juga menunjukkan lonjakan penjualan sebesar 20% berkat jejaring bisnis baru yang terbentuk selama pameran Pertamina SMEXPO. Melalui strategi pemasaran digital dan promosi terintegrasi dari Pertamina, produk olahan nanas asal Jawa Tengah ini telah berhasil menembus pasar Dubai dan Belanda.

Di luar itu, pemasaran secara digital pun memanen hasil yang menggembirakan, berkat promosi yang dilakukan oleh Pertamina selama pameran. Rating penjualan NanasQu terus menanjak, seiring dengan bertambahnya pengikut atau follower di media sosial produk tersebut.

“Oleh Pertamina, kami selalu didorong untuk Go Global, Go Export dan Go Online,” tutur Ngudiono.

Kisah sukses UMKM Binaan Pertamina kian menguatkan komitmen Pertamina dalam melakukan program pembinaan UMK yang komprehensif dan inovatif, salah satunya melalui program Pertamina SMEXPO.

Aksi ini juga sejalan dengan visi Asta Cita Pemerintah Indonesia, khususnya peningkatan kesejahteraan melalui pemberdayaan masyarakat. Yakni, membangun dari desa, menciptakan lapangan kerja, mendorong kewirausahaan, dan mengembangkan ekonomi kreatif.

Berita Terkait

BRI Salurkan Tunjangan Profesi Guru Non-ASN Seniliai Rp921,6 Miliar kepada Lebih dari 507 Ribu Penerima
Livin’ Berbagi, Inisiatif Sederhana Bank Mandiri Hadirkan Manfaat bagi Sesama
Keminveshil Jajaki Peluang Investasi Strategis dengan Azerbaijan
Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB Indonesia Law Awards 2026
Danantara Gelar DTIIF 2026, Dorong Inovasi Teknologi Indonesia
Indonesia–Azerbaijan Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Peluang Investasi
BRI Dukung Talenta Muda Siap Kerja Lewat Program Magang
Hutama Karya Dorong Ekonomi Sirkular, Sulap Sampah Plastik dan Minyak Jelantah Jadi Rupiah

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 13:46 WIB

BRI Salurkan Tunjangan Profesi Guru Non-ASN Seniliai Rp921,6 Miliar kepada Lebih dari 507 Ribu Penerima

Monday, 2 November 2026 - 18:11 WIB

Livin’ Berbagi, Inisiatif Sederhana Bank Mandiri Hadirkan Manfaat bagi Sesama

Monday, 2 November 2026 - 07:05 WIB

Keminveshil Jajaki Peluang Investasi Strategis dengan Azerbaijan

Friday, 30 October 2026 - 18:33 WIB

Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB Indonesia Law Awards 2026

Tuesday, 27 October 2026 - 08:27 WIB

Danantara Gelar DTIIF 2026, Dorong Inovasi Teknologi Indonesia

Berita Terbaru