Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Paket II Rampung Dibangun, KSO HKI-Acset-NK Hadirkan Konektivitas Baru di Jawa Timur 

Thursday, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 daelpos.com – Kerja sama operasi (KSO) PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) – PT Acset Indonusa Tbk (Acset) – PT Nindya Karya (NK) (KSO HKI-Acset-NK) telah menyelesaikan pembangunan Tol Probolinggo – Banyuwangi Paket II pada Juli lalu. Jalan tol sepanjang 11,2 km ini akan menghubungkan Kraksaan-Paiton dengan waktu tempuh hanya 10-15 menit saja, yang sebelumnya bisa memakan waktu sekitar 30 menit melalui jalan nasional.

“Direktur Operasi III HKI Aditya Novendra Jaya mengatakan bahwa kehadiran Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket II ini akan membantu memperlancar konektivitas di Jawa Timur. “Pada tol ini, KSO HKI-Acset-NK juga telah menyelesaikan satu gerbang tol di Paiton sebagai akses keluar dan masuk dari tol Paiton, serta gedung operasional tol,” imbuhnya.

Aditya juga menyampaikan bahwa dalam pembangunan tol ini, KSO HKI-Acset-NK tetap menjalankan komitmen terhadap prinsip environmental, social, and governance (ESG). Salah satunya dengan penerapan desain ramah lingkungan pada gedung operasional.  “Pada proyek Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket II ini, Kami menggunakan kaca bukaan lebar (media opening) pada gedung operasional untuk memaksimalkan pencahayaan alami, sehingga dapat mengurangi konsumsi listrik secara signifikan,” ujar Aditya.

Selain menghadirkan infrastruktur berkualitas, pembangunan jalan tol ini juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Sebanyak 75% karyawan dari proyek ini merupakan tenaga kerja lokal. Jika beroperasi nantinya, jalan tol ini akan menghadirkan konektivitas baru di Jawa Timur, yang akan mendorong potensi pariwisata dan pengembangan UMKM sekitar.

Rampungnya proyek ini menegaskan komitmen KSO HKI-Acset-NK dalam menghadirkan infrastruktur jalan tol yang tidak hanya mendukung mobilitas, tetapi juga memberi nilai tambah sosial, ekonomi, dan lingkungan bagi masyarakat. Pembangunan jalan tol ini selaras dengan Asta Cita Presiden no. 3 yakni meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.

See also  Pecah Telur! Satu Kabupaten di Provinsi Papua Barat Bebas dari Malaria

Berita Terkait

P3TGAI 2026 Dimulai di 12.000 Lokasi, Kementerian PU Rekrut Tenaga Pendamping Masyarakat
Libur Paskah, Trafik JTTS Melonjak Hingga 42,85 Persen
Evaluasi Mudik Lebaran 2026, Kementerian PU Catat Peningkatan Layanan dan Keselamatan
Mendes Yandri Dorong Produk Petani Padang Pariaman Tembus Pasar Global
Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Siapkan Hunian Layak di Senen
Ketua DPD RI Sultan Raih Gelar Doktor HC dari Kampus Maritim Korea
Mobilitas Tinggi! 707 Ribu Kendaraan Padati Arus Balik di GT Cikampek Utama
Manfaatkan Digitalisasi, Mendes Dorong Bupati Tanggamus Promosikan Produk Lokal ke Pasar Internasional
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 4 April 2026 - 20:27 WIB

P3TGAI 2026 Dimulai di 12.000 Lokasi, Kementerian PU Rekrut Tenaga Pendamping Masyarakat

Saturday, 4 April 2026 - 15:58 WIB

Libur Paskah, Trafik JTTS Melonjak Hingga 42,85 Persen

Friday, 3 April 2026 - 22:09 WIB

Evaluasi Mudik Lebaran 2026, Kementerian PU Catat Peningkatan Layanan dan Keselamatan

Friday, 3 April 2026 - 21:57 WIB

Mendes Yandri Dorong Produk Petani Padang Pariaman Tembus Pasar Global

Friday, 3 April 2026 - 21:53 WIB

Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Siapkan Hunian Layak di Senen

Berita Terbaru

Nasional

Libur Paskah, Trafik JTTS Melonjak Hingga 42,85 Persen

Saturday, 4 Apr 2026 - 15:58 WIB