7 Sektor Industri Transmigrasi Siap Tarik Investasi Jepang

Wednesday, 1 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com  – Dari kopi, coklat, ikan tuna hingga logam tanah jarang ditawarkan oleh Menteri Transmigrasi sebagai peluang-peluang investasi skala besar bagi para pebisnis Jepang.

“Izinkan saya sekarang untuk membagikan tujuh industri strategis yang siap  berinvestasi di kawasan-kawasan transmigrasi kami,” kata Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara di depan sejumlah pebisnis dan investor Jepang dalam  Business Forum di Osaka Expo, Jepang (29/9).

“Pertama, agroindustri dan hilirisasi produk-produk pertanian berupa kopi, kakao dan kelapa sawit.
Kedua, pertanian modern seperti di Merauke sebagai lumbung pangan.
Ketiga, peternakan skala besar untuk sapi, kambing dan kuda.
Keempat, perikanan dan budidaya kelautan, seperti ikan tuna dari Morotai yang akan diekspor langsung ke Jepang.
Kelima, energi baru dan terbarukan, berupa biomassa, bio gas, tenaga surya, tenaga angin dan ombak.
Keenam, manufaktur dan industri pengolahan, seperti gula pasir, CPO dan produk turunannya, dan Ketujuh, pariwisata dan pusat teknologi kreatif di Selaparang, NTB”, urai Menteri dalam bahasa Inggris, dengan beberapa istilah Jepang.

Selain itu, Menteri Transmigrasi juga mengungkapkan potensi logam tanah jarang (rare earth) yang ada di kawasan transmigrasi di Sulawesi.

Business Forum ini merupakan tindak lanjut komitmen Presiden Prabowo Subianto  dan Perdana Menteri Jepang saat itu, Shigeru Ishiba. Dalam kunjungan PM Jepang ke Jakarta awal tahun lalu, kedua kepala pemerintahan sepakat memperkuat kerjasama ekonomi, teknologi dan investasi antar kedua negara.

“Atas nama Pemerintah Indonesia, saya menyampaikan undangan hangat, bergabunglah bersama kami, tumbuh bersama kami. Bersama kita dapat menulis babak baru kemakmuran Asia, yang akan dikenang dunia. Terima kasih banyak. Mari kita ciptakan masa depan bersama,” kata Menteri Iftitah menutup pidatonya.

See also  KemenkopUKM Memastikan Penyaluran Banpres Produktif Tepat Sasaran

Para pebisnis dan investor Jepang menyambut baik pidato pak Menteri, tercermin dalam tanya jawab yang hangat sesudah pidato. Matsubara Takeo, Advisor for Trade and Investment Jetro menyatakan sangat bangga dengan potensi Indonesia.

“Saya pernah di Indonesia dan melihat potensi Indonesia yang sangat luar biasa,”ucapnya.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi model baru pengembangan transmigrasi berbasis peningkatan ekonomi, sekaligus memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Jepang.

Berita Terkait

Kementerian PU Suplai Air Untuk Tangani Kebakaran Lahan di Kalteng dan Malut
Penanganan Dampak El Nino 2026, Kementerian PU Bantu Pemadaman 141 Titik Api Karhutla
Kunjungi Pulau Palue, Menteri Dody Siapkan Solusi Air Bersih dan Pengamanan Pantai
Atasi Kekeringan di Lahan Pertanian Sarolangun, Kementerian PU Kerahkan Pompa Air
Atasi Penyediaan Air Bersih di Pulau Palue, Kementerian PU Siap Jajaki Teknologi BRIN
Tiba di Sikka, Menteri Dody: Pemulihan Konektivitas Menjadi Salah Satu Prioritas Penanganan Pasca Gempa
Kementerian PU Alirkan Air Irigasi Ke Persawahan Terdampak Kekeringan di Kota Sungai Penuh
Bencana Karhutla Kalimantan, Ketua DPD RI Sultan Minta Peran Badan Restorasi Gambut Diperkuat

Berita Terkait

Tuesday, 25 August 2026 - 14:11 WIB

Kementerian PU Suplai Air Untuk Tangani Kebakaran Lahan di Kalteng dan Malut

Tuesday, 25 August 2026 - 00:06 WIB

Penanganan Dampak El Nino 2026, Kementerian PU Bantu Pemadaman 141 Titik Api Karhutla

Monday, 24 August 2026 - 23:53 WIB

Kunjungi Pulau Palue, Menteri Dody Siapkan Solusi Air Bersih dan Pengamanan Pantai

Monday, 24 August 2026 - 18:45 WIB

Atasi Kekeringan di Lahan Pertanian Sarolangun, Kementerian PU Kerahkan Pompa Air

Monday, 24 August 2026 - 16:20 WIB

Atasi Penyediaan Air Bersih di Pulau Palue, Kementerian PU Siap Jajaki Teknologi BRIN

Berita Terbaru