daelpos.com – PLN Icon Plus menggerakkan seluruh pegawai melalui program ICONNECTIVITY CHALLENGE untuk terlibat dalam Program TJSL, sebuah inisiatif kolaboratif yang melibatkan pegawai dalam implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (17 SDGs).
Ditargetkan selama satu bulan sasaran 17 SDGs rampung dilakukan, tidak hanya kantor pusat namun kegiatan ini dilakukan seluruh unit PLN Icon Plus. Rencana kegiatan TJSL meliputi penghijauan, bantuan UMKM dan lainnya, setiap kegiatan dijalankan sesuai tema SDGs.
Program ini menjadi wadah penerapan nilai Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berbasis empat pilar—Indonesia, Humanity, Green, dan Education—sebagai langkah nyata perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di berbagai wilayah di Indonesia.
“Melalui ICONNECTIVITY CHALLENGE, kami ingin menunjukkan bahwa transformasi PLN Icon Plus tidak hanya tentang inovasi digital, tetapi juga tentang kepedulian dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Energi positif inilah yang menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan keberlanjutan di setiap langkah kami,” ujar Chipta Perdana, Direktur Utama PLN Icon Plus.
Gerakan ini menjadi simbol komitmen PLN Icon Plus dalam mengimplementasikan SDG’s secara berkelanjutan dan terukur. Dari kantor pusat hingga unit di seluruh Indonesia, semangat kolaboratif ini memperkuat energi PLN Icon Plus bagi negeri.






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

