Perkuat Pasokan Gas Dalam Negeri, PLN EPI Mulai Pembangunan Pipa Gas Ruas Natuna-Pemping 

Saturday, 14 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kiri ke kanan: Kolonel Mar Adi Sucipto (Asintel Dankormar IV), Hugo Tangara (Direksi PT Timas Suplindo), Rakhmad Dewanto (Direktur Utama PT PLN Energi Primer Indonesia), Djoko Siswanto (Kepala SKK Migas), Amsakar Achmad (Wali Kota Batam), Muhammad Rizwi J.H. (Sekretaris Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM), Rizal Calvary Marimbo (Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero)), dan Erma Melina Sarahwati (Direktur Gas dan BBM PT PLN Energi Primer Indonesia) secara simbolis meresmikan pembangunan Pipa Gas Bumi dari West Natuna Transportation System (WNTS) ke Pulau Pemping dalam Acara Groundbreaking di Batam pada Selasa (10/2)

Kiri ke kanan: Kolonel Mar Adi Sucipto (Asintel Dankormar IV), Hugo Tangara (Direksi PT Timas Suplindo), Rakhmad Dewanto (Direktur Utama PT PLN Energi Primer Indonesia), Djoko Siswanto (Kepala SKK Migas), Amsakar Achmad (Wali Kota Batam), Muhammad Rizwi J.H. (Sekretaris Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM), Rizal Calvary Marimbo (Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero)), dan Erma Melina Sarahwati (Direktur Gas dan BBM PT PLN Energi Primer Indonesia) secara simbolis meresmikan pembangunan Pipa Gas Bumi dari West Natuna Transportation System (WNTS) ke Pulau Pemping dalam Acara Groundbreaking di Batam pada Selasa (10/2)

daelpos.com – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) dengan dukungan Pemerintah resmi memulai pembangunan Pipa Gas Bumi Ruas West Natuna Transportation System (WNTS)–Pulau Pemping, Kepulauan Riau, Selasa (10/2). Proyek strategis ini bertujuan memperkuat keandalan pasokan gas bumi dalam negeri guna memenuhi kebutuhan energi primer pembangkit listrik di wilayah Batam dan sekitarnya.

Pembangunan pipa gas WNTS–Pemping menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi terutama sektor kelistrikan, sekaligus mendukung Batam sebagai kawasan industri dan ekonomi strategis nasional yang membutuhkan suplai energi andal, efisien, dan berkelanjutan.

Proyek ini meliputi pembangunan pipa gas offshore sepanjang 3.2 km dan onshore sepanjang 1.3 km, serta pembangunan fasilitas penerima dan pengukuran gas (Onshore Receiving Facility/ORF) di Pulau Pemping. Infrastruktur tersebut dirancang untuk memastikan penyaluran gas bumi berjalan aman, stabil, dan berkesinambungan.

Dalam acara groundbreaking, Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menegaskan bahwa acara ini merupakan tindak lanjut nyata dari telah tercapainya Tie-in Agreement(TIA) antara PT PLN Energi Primer Indonesia dengan operator West Natuna Group. Project ini memiliki arti strategis dalam memperkuat pemanfaatan gas bumi domestik, khususnya penyaluran gas dari Natuna ke wilayah Batam.

“Dengan dibangunnya pipa gas ini, pemanfaatan gas Natuna untuk kebutuhan dalam negeri dapat semakin optimal, terutama untuk mendukung penyediaan energi dan kelistrikan di Kepulauan Riau. Alhamdulillah, kita berhasil mengatasi salah satu isu utama terkait unlimited liabilities yang dirubah menjadi limited liabilities. SKK Migas juga mendorong KKKS di wilayah Natuna untuk bersama-sama menanggung premi asuransi bersama PLN EPI sehingga pembangunan pipa dapat terwujud segera,” ujar Djoko.

Dari sisi pemerintah daerah, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menilai kehadiran pipa gas WNTS–Pemping akan menjadi motor penggerak pertumbuhan kelistrikan dengan tumbuhnya data center, industri dan investasi di Batam dan sekitarnya, sekaligus mempertegas sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan kemandirian energi nasional.

See also  Lampui Target 14.7%, PLN Nusantara Power Produksi 245 GWh Green Energy di Kuartal Pertama Tahun 2026

“Proyek pipa gas WNTS ke Pulau Pemping ini bukan hanya soal infrastruktur bawah laut, tetapi urat nadi ketahanan energi wilayah. Kehadiran pipa WNTS Pemping ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden untuk mewujudkan ketahanan energi dan pertumbuhan ekonomi di Batam sebesar 9.5-10%,” ujar Amsakar.

Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero), Rizal Calvary Marimbo, menekankan bahwa proyek ini merupakan wujud nyata keseriusan PLN dalam menjaga keandalan pasokan gas bumi bagi sektor ketenagalistrikan.

“Keberadaan ORF di Pulau Pemping akan menjadi titik krusial dalam rantai pasok gas bumi. Proyek ini memastikan suplai gas yang andal bagi pembangkit, sekaligus menjadi momentum penguatan sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendukung transisi energi nasional,” jelas Rizal.

Sementara itu, Direktur Utama PLN EPI Rakhmad Dewanto menyampaikan bahwa pembangunan Pipa Gas WNTS–Pemping sejalan dengan Asta Cita yang dicanangkan Presiden dan merupakan tindak lanjut penugasan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral kepada PLN EPI pada 31 Januari 2025 dalam rangka memperkuat ketahanan energi nasional.

“Pemerintah melalui Menteri ESDM menugaskan PLN dan dilaksanakan oleh PLN EPI untuk menyelesaikan proyek Pipa Gas WNTS–Pemping sebagai bagian dari upaya memastikan pasokan energi primer bagi kelistrikan nasional. Penugasan ini diperkuat dengan penetapan alokasi gas dari Wilayah Kerja Duyung untuk kebutuhan listrik, yang ditindaklanjuti melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas antara PLN EPI dan WNEL pada tanggal 11 Juli 2025 sebesar 111 BBTUD untuk periode 2027–2037″.

Kepastian pasokan ini menjadi fondasi penting bagi keandalan listrik terutama di Batam dan Kepulauan Riau serta penguatan ketahanan energi nasional.

“Proyek ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dan PLN Group untuk mengembalikan gas bumi nasional agar dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kebutuhan dalam negeri, khususnya untuk mendukung kelistrikan dan industri nasional,” ujar Rakhmad.

See also  Gas Tetap Jadi Pilar Transisi Energi, Tantangan Pasokan dan Infrastruktur Masih Besar

Direktur Gas dan BBM PLN EPI, Erma Melina Sarahwati menambahkan, proyek WNTS–Pemping diproyeksikan memberikan manfaat nyata berupa efisiensi biaya penyediaan energi primer dibandingkan penggunaan BBM dan alternatif LNG, penciptaan lapangan kerja, serta multiplier effect bagi perekonomian Batam dan Kepulauan Riau.

“Kami menargetkan Commercial Operation Date (COD) pada Juli 2026, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kualitas, dan kepatuhan terhadap regulasi,” pungkasnya.

Pipa Gas WNTS–Pemping bukan sekadar infrastruktur energi, melainkan fondasi strategis yang memastikan listrik tetap andal, industri terus bergerak, dan kedaulatan energi Indonesia semakin kokoh dari Natuna hingga Batam.

Berita Terkait

Pipa Cisem II Resmi Beroperasi Penuh, Pemerintah Perkuat Integrasi Jaringan Gas Bumi Nasional
PLN Icon Plus Kenalkan Pelestarian Pesisir kepada Generasi Muda melalui Penanaman Mangrove
PLN Terus Dukung Ekosistem Digital Nasional, Listriki Data Center Hingga 2×725 MVA untuk Digital Edge Indonesia
Akses Listrik Kian Merata, Menjangkau 96,2 Juta Pelanggan PLN se-Indonesia pada 2025
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit untuk Dukung Transisi Energi
PLN Icon Plus Perkuat Komitmen Dukung Green Ecosystem Pada Hari Lingkungan Hidup
Beli Token Listrik di PLN Mobile, Nikmati Kesempatan Meraih Voucher Listrik
Tembus Medan Berat, PLN Hadirkan Listrik 24 Jam untuk 1.396 Rumah Tangga di Pegunungan Arfak, Papua Barat

Berita Terkait

Tuesday, 9 June 2026 - 00:21 WIB

Pipa Cisem II Resmi Beroperasi Penuh, Pemerintah Perkuat Integrasi Jaringan Gas Bumi Nasional

Monday, 8 June 2026 - 16:37 WIB

PLN Icon Plus Kenalkan Pelestarian Pesisir kepada Generasi Muda melalui Penanaman Mangrove

Monday, 8 June 2026 - 09:29 WIB

PLN Terus Dukung Ekosistem Digital Nasional, Listriki Data Center Hingga 2×725 MVA untuk Digital Edge Indonesia

Sunday, 7 June 2026 - 09:58 WIB

Akses Listrik Kian Merata, Menjangkau 96,2 Juta Pelanggan PLN se-Indonesia pada 2025

Saturday, 6 June 2026 - 20:39 WIB

PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit untuk Dukung Transisi Energi

Berita Terbaru

Berita Utama

Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia

Tuesday, 9 Jun 2026 - 00:31 WIB

Berita Utama

Pemerintah dan DPR Sepakat ASN Disesuaikan Kemampuan Fiskal Daerah

Tuesday, 9 Jun 2026 - 00:29 WIB

foto ist

News

Shin Tae-yong Resmi Latih Persija

Monday, 8 Jun 2026 - 17:02 WIB

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

Dolar Tembus Rp18.000, Omzet Warteg Anjlok hingga 50 Persen

Monday, 8 Jun 2026 - 16:57 WIB