Ketua DPD RI Sultan Dorong Gerakan “Green Democracy” di Pembukaan Tanwir ke-33 IMM malang

Thursday, 30 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com — Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sultan Baktiar Najamudin, menjadi keynote speaker pada pembukaan Tanwir XXXIII Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) yang digelar di Dome Universitas Muhammadiyah Malang, Rabu (29/10).

Mengusung tema “Energi Kolektif untuk Negeri”, kegiatan ini dihadiri ribuan kader IMM dari berbagai wilayah Indonesia. Ketua DPD RI hadir bersama sejumlah Anggota DPD RI, antara lain Ahmad Nawardi (Jawa Timur), Bustami Zainudin (Lampung), Zuhri Muhammad Syazali (Kepulauan Bangka Belitung), Ahmad Syauqi Suratno (DIY), Hasby Yusuf (Maluku Utara), Carel Simon Petrus Suebu (Papua), dan Sopater Sam (Papua Pegunungan).

Dalam pidato kunci bertajuk “Gerakan Mahasiswa, Etika Politik Muhammadiyah, dan Demokrasi Hijau: Menyalakan Energi Kolektif untuk Negeri”, Sultan Baktiar Najamudin mengajak para kader Muhammadiyah untuk menghidupkan kembali semangat etika politik dan tanggung jawab moral dalam membangun bangsa.

“Tema Tanwir kali ini adalah ajakan yang sangat kuat — bahwa kekuatan umat, kekuatan ilmu, dan kekuatan iman harus menyatu menjadi energi besar bagi kemajuan bangsa. Energi kolektif adalah gotong royong dalam makna paling mulia: kesadaran bahwa perubahan sejati lahir dari kerja bersama,” ujar Sultan di hadapan peserta Tanwir.

Dalam orasinya, Sultan memperkenalkan gagasan “Green Democracy” (Demokrasi Hijau), sebuah konsep politik yang menempatkan keseimbangan dan keberlanjutan sebagai inti demokrasi.

“Green Democracy bukan sekadar tentang lingkungan, tapi tentang jiwa bangsa yang hidup selaras dengan alam dan nilai. Ketika politik kehilangan nilai, yang lahir adalah kerakusan. Ketika pembangunan kehilangan keseimbangan, yang tumbuh bukan kemajuan, tapi kerusakan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa DPD RI berkomitmen menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi, sosial, dan ekologis. Sebagai lembaga perwakilan daerah, DPD RI memastikan kebijakan nasional berpihak pada rakyat serta menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal.

See also  Arah Kebijakan Pembangunan Di Kawasan Perbatasan Tahun 2020

“Itulah bentuk politik etik — politik yang sejalan dengan perjuangan Muhammadiyah: menegakkan amar ma’ruf nahi munkar melalui sistem, bukan sekadar slogan,” imbuh Sultan.

Sultan juga berpesan kepada para kader IMM untuk menyiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang berjiwa penanam — menanam nilai, gagasan, dan tindakan yang membawa kehidupan. Ia mengutip pesan Rasulullah SAW: “Jika kiamat terjadi besok, dan di tanganmu ada bibit pohon, maka tanamlah.” Menurutnya, menanam adalah simbol iman terhadap masa depan dan wujud kepemimpinan yang bertanggung jawab.

“Kader IMM harus menjadi generasi yang tidak hanya pandai berpolitik, tetapi juga berjiwa negarawan — pemimpin yang menyeimbangkan antara kekuasaan dan keberlanjutan,” ungkapnya.

Mengakhiri pidatonya, Sultan mengajak seluruh kader IMM menjadikan Tanwir ke-33 sebagai momentum memperkuat semangat kebangsaan yang berlandaskan iman, ilmu, dan nilai-nilai Islam yang mencerahkan.

“Saya yakin, dari Tanwir inilah akan lahir generasi pemimpin muda Indonesia yang menjaga keseimbangan antara idealisme dan tanggung jawab, antara keberanian dan kebijaksanaan. Itulah energi kolektif untuk negeri. Itulah makna sejati dari Green Democracy,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Kementerian PU Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur Utama SPAM Mamminasata Tahap I, Siap Layani 40.000 SR
Hutama Karya Tutup Sementara Pengoperasian Tol Fungsional Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) Tol Sigli – Banda Aceh Mulai 9 September 2026 Pukul 07.00 WIB
Gunung Sinabung Siaga, Kementerian PU Cek Kesiapan Infrastruktur Pengendali Lahar
Menteri PU Perluas Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur Tangani seluruh Wilayah RI
Kementerian PU Pastikan Konektivitas Jalan Nasional dan Daerah di NTT Pulih Pascagempa
Jalur Tol Palembang-Indralaya Sempat Berlakukan Sistem Buka-Tutup
Tol JORR-S Padat Imbas Pekerjaan, Hutama Karya Lakukan Penanganan
Ketika Gaza Ingin Dipindahkan, Anak-anaknya Hanya Ingin Pulang

Berita Terkait

Tuesday, 8 September 2026 - 17:25 WIB

Kementerian PU Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur Utama SPAM Mamminasata Tahap I, Siap Layani 40.000 SR

Tuesday, 8 September 2026 - 15:39 WIB

Hutama Karya Tutup Sementara Pengoperasian Tol Fungsional Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) Tol Sigli – Banda Aceh Mulai 9 September 2026 Pukul 07.00 WIB

Monday, 7 September 2026 - 19:48 WIB

Gunung Sinabung Siaga, Kementerian PU Cek Kesiapan Infrastruktur Pengendali Lahar

Monday, 7 September 2026 - 00:01 WIB

Menteri PU Perluas Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur Tangani seluruh Wilayah RI

Sunday, 6 September 2026 - 14:57 WIB

Kementerian PU Pastikan Konektivitas Jalan Nasional dan Daerah di NTT Pulih Pascagempa

Berita Terbaru

Berita Utama

Hilirisasi Kelapa Masuki Babak Baru, 2.900 Tenaga Kerja Siap Diserap

Tuesday, 8 Sep 2026 - 19:02 WIB