Hadapi Hujan Ekstrem, Pemprov DKI Jakarta Tingkatkan Kesiagaan

Tuesday, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi / foto istimewa

ilustrasi / foto istimewa

daelpos.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan kesiapsiagaan dalam menghadapi dan mengantisipasi dampak musim penghujan yang diprediksi BMKG akan berlangsung mulai November 2025 hingga Februari 2026.

Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri apel dan simulasi kesiapsiagaan Jaga Jakarta dalam menghadapi musim hujan, di Ruang Limpah Sungai Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (4/11).

“Berdasarkan prediksi BMKG, diperkirakan pada bulan November ini sampai dengan Februari tahun depan curah hujannya akan mengalami kenaikan dan untuk itu kami akan bersiap-siap sejak awal supaya tidak terjadi lagi penanganan yang terlambat,” ujar Pramono.

Pramono menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk meminimalisasi risiko dampak musim hujan. Di antaranya dengan melakukan pengerukan di 1.803 titik sungai dan waduk dengan volume mencapai 721.243 meter kubik untuk meningkatkan daya tampung air.

Selain itu, Pemprov DKI juga menyiapkan 560 pompa stasioner di 191 lokasi dan 627 pompa mobile di lima wilayah administrasi, didukung 258 ekskavator, 449 dump truck, dan sarana lainnya. Tak hanya itu, disiagakan juga sebanyak tujuh rumah pompa dan pintu air untuk mengantisipasi banjir rob.

Secara bertahap, Pemprov DKI menerapkan nature-based solution dalam pembangunan waduk, situ, dan embung di Jakarta, dan melakukan penebangan pohon tua serta penopingan pohon yang berisiko tumbang.

“Menyiapkan Pasukan Pelangi yang terdiri dari unsur lintas dinas untuk pemantauan dan penanganan cepat di lapangan dan melakukan sosialisasi dan edukasi cuaca ekstrem agar masyarakat selalu memperbarui informasi prakiraan cuaca,” lanjutnya.

Jakarta yang merupakan dataran rendah yang dialiri 13 sungai, dihadapkan pada risiko genangan dan banjir, terutama dengan prediksi limpasan dari wilayah Bogor, Depok yang diperkirakan meningkat signifikan.

See also  Pemprov DKI Tetapkan Jam Belajar Ramadan 1447 H hingga Pukul 14.00 WIB

Selain itu, juga terdapat potensi banjir rob di kawasan pesisir utara Jakarta akibat pasang air laut yang bertepatan dengan fase bulan purnama.

Karena itu, Pramono mengingatkan seluruh personel lapangan untuk bekerja kolaboratif dalam melakukan peremajaan pohon tua di titik-titik rawan. Ia juga meminta agar dinas terkait memastikan semua pompa dan pintu air berfungsi optimal dan siap beroperasi.

Pemprov DKI bersama pemerintah pusat juga akan melakukan operasi modifikasi cuaca pada 5 hingga 10 November 2025, di mana diperkirakan terjadi curah hujan tinggi.

“Kepada seluruh jajaran wilayah dan satgas lapangan, tingkatkan komunikasi, pemantauan, dan kecepatan informasi kepada warga di sekitar masing-masing,” katanya.

Pelaksanaan apel dimulai dari Jakarta Selatan karena menjadi wilayah yang paling terdampak dalam beberapa hari terakhir ini. Kegiatan serupa akan berlanjut di seluruh wilayah kota lainnya bersama seluruh unsur TNI, Polri, relawan, dan masyarakat.

Pramono menyampaikan, sinergi seluruh unsur menjadi kunci utama. Apel ini diadakan untuk memastikan kesiagaan seluruh jajaran dari hulu hingga pesisir dan berkolaborasi menghadapi potensi bencana selama musim penghujan.

Dalam kesempatan ini, Gubernur juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh relawan dan warga yang turut membantu mengurangi dampak banjir. Ia meminta seluruh masyarakat agar menjaga semangat untuk berkontribusi nyata dalam pelestarian lingkungan kota dan keselamatan warga Jakarta.

“Mari jadikan apel pagi ini sebagai bukti nyata komitmen kita untuk melindungi warga Jakarta dari risiko bencana akibat curah hujan yang tinggi,” tandasnya.

Berita Terkait

HKI Raih Predikat “Good”, Bukti Komitmen Perkuat Tata Kelola
Merujuk Inpres No. 17 Tahun 2025, Mendes Usulkan Pemasukan KNMP Jadi Pendapatan Asli Desa
Menteri Dody Tindak Tegas Judi Online, Transaksi Pegawai PU Tembus Rp12 Miliar
Komite II DPD RI Dorong Penguatan Pencegahan dan Penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan
Transmigrasi Hari Ini: Perpindahan Penduduk Dari Miskin Menjadi Sejahtera
Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026
Keracunan MBG Tembus 50 Ribu Orang, Filep Desak Pembenahan Sistemik Hingga Potensi Sanksi Pidana
Hutan.ID Fest 2026: Dari Refleksi Menuju Aksi Jaga Hutan

Berita Terkait

Wednesday, 16 September 2026 - 10:43 WIB

HKI Raih Predikat “Good”, Bukti Komitmen Perkuat Tata Kelola

Wednesday, 16 September 2026 - 09:34 WIB

Merujuk Inpres No. 17 Tahun 2025, Mendes Usulkan Pemasukan KNMP Jadi Pendapatan Asli Desa

Tuesday, 15 September 2026 - 16:28 WIB

Menteri Dody Tindak Tegas Judi Online, Transaksi Pegawai PU Tembus Rp12 Miliar

Tuesday, 15 September 2026 - 07:30 WIB

Komite II DPD RI Dorong Penguatan Pencegahan dan Penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan

Monday, 14 September 2026 - 18:11 WIB

Transmigrasi Hari Ini: Perpindahan Penduduk Dari Miskin Menjadi Sejahtera

Berita Terbaru

Energy

PGN Perluas Edukasi Gas Bumi Lewat City Gas Tour 2026

Tuesday, 15 Sep 2026 - 19:44 WIB