100 Peserta UMK Academy 2025 Siap Bersaing Jadi Agregator

Wednesday, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT Pertamina (Persero) umumkan 100 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari 730 peserta UMK Academy 2025. Mereka selanjutnya akan mengikuti Program Pertamina Pertapreneur Aggregator (PAG) 2025, untuk menjadi UMKM Agregator Mandiri, Global, dan berkelanjutan.

Program PAG, merupakan pembinaan lanjutan bagi UMKM yang dalam kegiatan usahanya berkolaborasi dengan UMKM lain. Sebagai agregator mereka, akan didampingi mentor dalam pengelolaan usaha agar lebih profesional dan berdampak lebih luas bagi UMKM dan lingkungan.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan, Pertamina terus memperkuat peran strategis dalam pengembangan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional. UMKM bukan hanya penggerak ekonomi lokal, tetapi juga pilar penting untuk membangun daya saing bangsa secara global.

“Melalui Pertapreneur Aggregator, Pertamina tidak hanya mencetak pengusaha sukses, tapi juga pemimpin perubahan yang membangun ekonomi lokal, sosial, dan hijau,” tambah Baron.

Para peserta PAG tahun ini bergerak di sektor Food & Beverage (45%), disusul Fashion & Wastra (31%), Craft & Jewellery (22%), serta Agribisnis dan Jasa masing-masing 1%.

Secara regional, peserta tersebar di delapan wilayah besar dengan konsentrasi tertinggi di Jawa Timur Bali dan Nusa Tenggara (23%), Jawa bagian Barat (20%), dan Jawa bagian Tengah (15%).

Program PAG 2025 akan berlangsung selama empat minggu intensif. Kegiatan bertahap yakni mulai dari Desk Evaluation, Wawancara, hingga Bootcamp & Mentoring Intensif, peserta akan mempelajari strategi branding, digital marketing, manajemen keuangan, ekspor, dan business matching.

Baron menjelaskan, dari 100 peserta awal tersebut, akan terpilih 10 UMKM terbaik nasional melalui tahapan Final Pitching & Awarding.

Kesepuluh UMKM terbaik kemudian mengikuti pendampingan eksklusif dari para mentor selama enam bulan untuk menjadi Agregator Mandiri, Global, dan Berkelanjutan.

See also  Pengamat Ekonomi Sumut: Penyesuaian Turun Harga BBM Non Subsidi, Pertamina Lebih Kompetitif

Mereka akan mendapatkan mentoring CEO, simulasi pitching Dragon’s Den, serta peluang menembus pasar internasional lewat Global Market Matching dan platform seperti Alibaba, Amazon, dan Shopee International, sertifikasi, dll.

“Berbagai program Pertamina untuk UMKM, menegaskan komitmen Pertamina untuk mencetak UMKM berdaya saing global. UMKM-UMKM binaan Pertamina diharapkan mampu tumbuh finansial, memperkuat rantai pasok, berkolaborasi, dan menciptakan dampak sosial berkelanjutan,” jelas Baron.

Dengan semangat masa depan berkelanjutan dan Indonesia yang berdaya, Pertamina memperkuat ekosistem UMKM nasional agar menjadi kekuatan ekonomi baru yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing global. Sejalan dengan Asta Cita Prabowo–Gibran poin ke-3 tentang penciptaan lapangan kerja berkualitas dan pengembangan kewirausahaan, Pertamina melalui program Pertapreneur Aggregator aktif mendorong transformasi UMKM sebagai penggerak ekonomi produktif di seluruh Indonesia.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.**

Berita Terkait

Menkeu: APBN 2026 Tetap Ekspansif, Anggaran Kesehatan Tembus Rp247,3 Triliun
BI Prediksi Ekonomi Jakarta 2026 Tumbuh hingga 5,6%
UMKM Pertamina Laris Manis di INACRAFT 2026, Digemari Buyer Asing Hingga Tembus Transaksi Miliaran
Pacu Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas
INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar
Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen, PDB Capai Rp23.821 Triliun
JK Perkuat Peran BPD Lewat KUB untuk Dorong UMKM Daerah
BNI Jaga Pertumbuhan di Tengah Tekanan Global
Tag :

Berita Terkait

Monday, 9 February 2026 - 17:44 WIB

Menkeu: APBN 2026 Tetap Ekspansif, Anggaran Kesehatan Tembus Rp247,3 Triliun

Monday, 9 February 2026 - 17:27 WIB

BI Prediksi Ekonomi Jakarta 2026 Tumbuh hingga 5,6%

Sunday, 8 February 2026 - 17:15 WIB

UMKM Pertamina Laris Manis di INACRAFT 2026, Digemari Buyer Asing Hingga Tembus Transaksi Miliaran

Thursday, 5 February 2026 - 18:35 WIB

Pacu Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas

Thursday, 5 February 2026 - 18:13 WIB

INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Hutama Karya Dukung Bakti Sosial Sembako di Minahasa Untuk Masyarakat

Sunday, 15 Feb 2026 - 01:04 WIB