PLN EPI Pacu Transisi Energi Lewat Co-firing Biomassa Sorgum di PLTU Pelabuhan Ratu

Tuesday, 2 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir, menegaskan bahwa co-firing biomassa merupakan strategi kunci PLN untuk menurunkan emisi sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir, menegaskan bahwa co-firing biomassa merupakan strategi kunci PLN untuk menurunkan emisi sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.


daelpos.com — PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperkuat langkah transisi energi bersih melalui pemanfaatan biomassa berbasis tanaman energi lokal. Upaya ini diwujudkan lewat seremoni penanaman sorgum yang digelar di Kebun Percontohan Sorgum, Pelabuhan Ratu, Sukabumi pada Selasa (25/11). Agenda tersebut menjadi bagian integral dari program co-firing biomassa di PLTU Pelabuhan Ratu yang dikelola oleh PLN Indonesia Power.

‎Kegiatan diawali dengan pemaparan manfaat sorgum sebagai bahan bakar energi bersih, dilanjutkan dengan penanaman bersama yang melibatkan PLN Group, pemerintah daerah, dan kelompok tani sebagai bentuk kolaborasi dalam memperkuat pemanfaatan biomassa nasional. Hadir dalam kesempatan ini Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir, pimpinan PLN Indonesia Power, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir, menegaskan bahwa co-firing biomassa merupakan strategi kunci PLN untuk menurunkan emisi sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada pasokan biomassa yang kuat, efisien, dan terukur dari hulu hingga hilir.

“Energi masa depan Indonesia tidak hanya hadir dari teknologi besar, tetapi juga dari lahan-lahan desa dan tanaman kuat seperti sorgum yang tumbuh di tanah marginal serta memberi nilai tambah bagi petani,” ujarnya.

Hokkop menjelaskan bahwa sorgum memiliki ketahanan tinggi terhadap kondisi lahan kurang subur dan iklim yang tidak merata. Selain itu, produktivitasnya mampu menopang kebutuhan biomassa secara berkelanjutan.

“Dengan panen cepat setiap 3–4 bulan, potensi tanam sepanjang tahun, serta kontribusi peningkatan pendapatan masyarakat desa, sorgum mampu menjawab tantangan pasokan biomassa jangka panjang untuk co-firing PLTU,” tambahnya.‎

Momentum acara ini juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PLN EPI dan PT Berkah Inti Daya terkait pengembangan ekosistem sorgum, mencakup pembukaan lahan terencana, pendampingan petani, hingga integrasi hasil panen ke rantai pasok energi.

See also  Emiten Pertamina Group Tangguh! Fundamental Kuat, Tetap Perkasa di Tengah Gejolak Pasar

“Jika industri ini tumbuh, yang meningkat bukan hanya energi hijau, tetapi juga kesempatan kerja dan kesejahteraan masyarakat di Sukabumi dan sekitarnya,” ungkap Hokkop.‎

‎Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Pelabuhan Ratu, Bowo Pramono menambahkan bahwa pemanfaatan sorgum mendukung keandalan pembangkit dalam perjalanan menuju nol emisi. Ia menilai beberapa keunggulan sorgum, mulai kemampuan panen cepat, tumbuh di lahan marginal tanpa mengganggu pangan, menjadi faktor penting dalam keberlanjutan co-firing. Ia menegaskan bahwa manfaat sosial ekonomi bagi masyarakat sekitar pembangkit akan tumbuh seiring peningkatan konsumsi biomassa.

‎Sementara itu, Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, dalam sambutannya menegaskan kesiapan PLTU Pelabuhan Ratu menjadi role model pemanfaatan biomassa berbasis tanaman energi lokal. Ia menekankan bahwa program ini harus memberikan manfaat lingkungan, ekonomi, dan ketahanan energi secara bersamaan, sejalan dengan target peningkatan bauran EBT nasional.

Acara ditutup dengan peninjauan lapangan, penanaman sorgum bersama, serta pernyataan komitmen keberlanjutan kolaborasi antara PLN Group, pemerintah, dan masyarakat untuk mempercepat transisi energi melalui biomassa lokal.

Dari Sukabumi, tonggak penting transisi energi terbarukan kembali ditanam. Sorgum menjadi simbol bahwa Indonesia mampu membangun masa depan energi yang mandiri, hijau, dan berbasis potensi lokal, sejalan dengan arah kebijakan energi nasional.

Berita Terkait

Pertamina Lampaui Target Pengurangan Emisi, Capaian Semester I Tembus 118%
Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026, Dorong Rantai Pasok yang Tangguh dan Berkelanjutan
HBA Batubara Turun ke USD 124,44 per Ton, ESDM: Dipicu Koreksi Harga Transaksi
Dukung Penguatan Desa Digital di Banjar Kepisah, PLN Icon Plus Berikan Internet Gratis
Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina, Raih Sertifikasi Terminal Hijau
Adopsi Kendaraan Listrik Tumbuh, 21.865 Pelanggan Baru Gunakan Home Charging Services PLN pada Semester I 2026
Direktur Biomassa PLN EPI Raih Penghargaan Inagritech 2026 atas Kepemimpinan dalam Percepatan Pengembangan Biomassa
Kunjungi Booth PLN di GIIAS 2026, Nikmati Promo Tambah Daya 50 Persen

Berita Terkait

Saturday, 8 August 2026 - 17:52 WIB

Pertamina Lampaui Target Pengurangan Emisi, Capaian Semester I Tembus 118%

Saturday, 8 August 2026 - 17:50 WIB

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026, Dorong Rantai Pasok yang Tangguh dan Berkelanjutan

Friday, 7 August 2026 - 15:36 WIB

HBA Batubara Turun ke USD 124,44 per Ton, ESDM: Dipicu Koreksi Harga Transaksi

Friday, 7 August 2026 - 12:50 WIB

Dukung Penguatan Desa Digital di Banjar Kepisah, PLN Icon Plus Berikan Internet Gratis

Friday, 7 August 2026 - 09:00 WIB

Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina, Raih Sertifikasi Terminal Hijau

Berita Terbaru

Gedung Dinas Teknis Bapenda DKI Jakarta / foto ist

Megapolitan

Gedung Abdul Muis Terbakar, Data Pajak DKI Aman

Saturday, 8 Aug 2026 - 18:28 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono / foto ist

Berita Utama

950 Dapur MBG Disorot, Tak Higienis Siap-Siap Ditutup!

Saturday, 8 Aug 2026 - 18:21 WIB