PLN Ingatkan Warga Ancaman Cuaca Ekstrem, Siagakan 69 Ribu Personel Sambut Nataru 2025/2026

Friday, 26 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (tengah), didampingi Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto (kiri), dan General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur, Handy Wihartady (kanan), saat memimpin langsung Commander Call secara daring dengan unit PLN se-Indonesia, subholding dan anak perusahaan di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kilovolt (kV) Pedan, Klaten, Jawa Tengah pada Kamis (25/12) untuk memastikan pasokan listrik andal dalam menghadapi periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (tengah), didampingi Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto (kiri), dan General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur, Handy Wihartady (kanan), saat memimpin langsung Commander Call secara daring dengan unit PLN se-Indonesia, subholding dan anak perusahaan di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kilovolt (kV) Pedan, Klaten, Jawa Tengah pada Kamis (25/12) untuk memastikan pasokan listrik andal dalam menghadapi periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

 

daelpos.com  — PT PLN (Persero) menyiagakan 69.000 personel di seluruh Indonesia selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) guna menjaga keandalan pasokan listrik. Langkah ini diperkuat dengan pemanfaatan sistem digital terintegrasi untuk memantau dan mengantisipasi potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah sepanjang periode Nataru.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo memimpin langsung Commander Call secara daring bersama seluruh unit PLN se-Indonesia, subholding, dan anak perusahaan di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kilovolt (kV) Pedan, Klaten, Jawa Tengah, pada Kamis (25/12).

“Hari ini kami melaksanakan apel siaga kelistrikan nasional, dan salah satu titik yang kami tinjau langsung adalah GITET 500 kV Pedan. Lokasi ini sangat strategis karena menjadi penghubung sistem kelistrikan Jawa–Madura–Bali,” ujar Darmawan.

Ia menegaskan bahwa seluruh personel PLN bersiaga 24 jam non stop memberikan perhatian penuh terhadap suplai listrik di tengah kondisi cuaca ekstrem, terutama saat periode Nataru. Langkah ini sejalan dengan arahan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar layanan kelistrikan tetap optimal di berbagai wilayah Indonesia.

Para personel yang bersiaga juga dilengkapi dengan 1.917 unit genset, 737 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 1.338 Unit Gardu Bergerak (UGB), 434 unit truk crane, 4.720 unit mobil operasional, serta 4.412 unit sepeda motor operasional.

“Seluruh unit PLN telah melaporkan bahwa semua lokasi prioritas terjaga dengan optimal tanpa adanya gangguan kelistrikan, sehingga aktivitas ibadah, layanan publik, dan mobilitas masyarakat selama periode Nataru dapat berlangsung aman dan lancar,” kata Darmawan.

Dalam menghadapi dinamika cuaca pada periode Nataru, PLN juga memperkuat koordinasi rutin dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Informasi prakiraan dan peringatan dini cuaca dimanfaatkan sebagai referensi operasional dan terintegrasi ke pusat pengendalian sistem untuk mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan terukur.

See also  Jakarta "Car Free Night" di Kawasan Thamrin dan Sudirman 5 Juli 2025

“Kami terus memonitor, saat ini memang ada beberapa tempat mengalami hujan lebat dan kami mengantisipasi semuanya. Jadi kami tidak lagi bersikap reaktif, tetapi kami telah menyiapkan langkah-langkah preventif untuk mitigasi risiko perubahan cuaca,” ujarnya.

Lebih lanjut, Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri menyampaikan bahwa PLN juga telah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) komunikasi serta alur eskalasi yang jelas, sehingga koordinasi penanganan dapat dilakukan secara responsif dan terstruktur.

“Seluruh unit distribusi kami terus melalukan pemantauan cuaca dan juga memetakan daerah rawan bencana. Berdasarkan perkiraan BMKG, sebagian besar wilayah Indonesia itu diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas yang beragam,” tutup Arsyadany.

Berita Terkait

Pertamina Paparkan Strategi Swasembada Energi dan Penguatan Ekonomi Rakyat di DPR
Perkuat Pasokan Gas Dalam Negeri, PLN EPI Mulai Pembangunan Pipa Gas Ruas Natuna-Pemping 
Perkuat TKDN dan Substitusi Impor, PLN Nusantara Power Gandeng Industri Manufaktur Lokal
Direktur Pertamina Paparkan Pertamina Beyond Energy, Wujud Kepemimpinan dalam Ketangguhan Energi dan Komitmen Lingkungan
Tanpa Perantara, Estimasi Biaya Layanan Listrik Makin Transparan di PLN Mobile
Modernisasi Sektor Industri Primer, Lebih dari 390 Ribu Pelanggan Manfaatkan Program Electrifying Agriculture dan Marine PLN Hingga 2025
Perkuat Pasokan Gas Dalam Negeri, PLN EPI Mulai Pembangunan Pipa Gas Ruas Natuna-Pemping   
Di IIMS 2026, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya 50 Persen Lewat Program Power Up EVent
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 14 February 2026 - 14:04 WIB

Pertamina Paparkan Strategi Swasembada Energi dan Penguatan Ekonomi Rakyat di DPR

Saturday, 14 February 2026 - 05:33 WIB

Perkuat Pasokan Gas Dalam Negeri, PLN EPI Mulai Pembangunan Pipa Gas Ruas Natuna-Pemping 

Saturday, 14 February 2026 - 05:27 WIB

Direktur Pertamina Paparkan Pertamina Beyond Energy, Wujud Kepemimpinan dalam Ketangguhan Energi dan Komitmen Lingkungan

Friday, 13 February 2026 - 14:24 WIB

Tanpa Perantara, Estimasi Biaya Layanan Listrik Makin Transparan di PLN Mobile

Thursday, 12 February 2026 - 16:59 WIB

Modernisasi Sektor Industri Primer, Lebih dari 390 Ribu Pelanggan Manfaatkan Program Electrifying Agriculture dan Marine PLN Hingga 2025

Berita Terbaru

Menkeu Purbaya / foto ist

News

Awal Ramadan, THR Aparatur Negara Mengalir Rp55 Triliun

Saturday, 14 Feb 2026 - 09:21 WIB