Menteri ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Nasional Aman Selama Libur Nataru

Monday, 29 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia didampingi Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri beserta rombongan melakukan peninjauan ke gallery walk di Intergrated Terminal Jakarta dalam acara Kunjungan Satgas Nataru, pada Minggu (28/12).

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia didampingi Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri beserta rombongan melakukan peninjauan ke gallery walk di Intergrated Terminal Jakarta dalam acara Kunjungan Satgas Nataru, pada Minggu (28/12).

daelpos.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia Bahlil Lahadalia memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) nasional dalam kondisi aman dan mencukupi selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Kepastian tersebut disampaikan Menteri ESDM saat melakukan kunjungan kerja ke salah satu infrastruktur strategis energi nasional milik Pertamina, Integrated Terminal Jakarta (ITJ), pada Minggu (28/12/2025). Kunjungan ini dilakukan bersama jajaran Direksi PT Pertamina (Persero) sebagai bagian dari pelaksanaan tugas Satuan Tugas (Satgas) Nataru Sektor ESDM untuk memastikan kesiapan pasokan dan distribusi energi nasional.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri ESDM didampingi Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri serta Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina Jaffee Arizon Suardin.

Bahlil menjelaskan bahwa Integrated Terminal Jakarta memiliki peran strategis karena melayani sekitar 15 persen dari total cadangan BBM nasional serta memasok sekitar 45 persen kebutuhan BBM wilayah Jawa Barat, Daerah Khsus Jakarta, dan Banten, termasuk pasokan LPG.

Ia menegaskan bahwa stok BBM dan LPG nasional saat ini berada di atas standar minimum cadangan yang ditetapkan pemerintah, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi selama masa libur Nataru.

“Standar minimum cadangan nasional berada pada kisaran 17 hingga 18 hari. Saat ini, rata-rata cadangan BBM nasional berada di angka sekitar 20 hari, mendekati batas maksimal 21 hari. Itu semua kebutuhan kita di atas standar minimum nasional. Jadi nggak perlu ada keraguan apa-apa. LPG juga di atas standar minimum nasional,” ujar Bahlil kepada awak media.

Selain memastikan kondisi stok nasional, Menteri ESDM juga menaruh perhatian khusus terhadap kelancaran distribusi energi di wilayah terdampak bencana, khususnya di Aceh. Ia mengungkapkan bahwa pada masa darurat sebelumnya, distribusi BBM dan LPG ke wilayah Bener Meriah dan sekitarnya sempat terkendala akibat keterisolasian akses.

See also  Pertagas Inisiasi Pusaka Artha, Teknologi Migas Dipakai Bersihkan Pipa Air Desa

Untuk menjaga pasokan tetap berjalan, distribusi energi dilakukan melalui jalur udara menggunakan helikopter dan pesawat, hingga akses darat kembali dapat dibuka.

Bahlil menyampaikan bahwa sejumlah wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau, seperti Takengon, Kabupaten Bener Meriah, dan Aceh Tengah, kini berangsur normal. Seiring terbukanya akses darat, distribusi BBM kembali dilakukan menggunakan mobil tangki.

Sebagai langkah tambahan untuk menjamin kebutuhan masyarakat terpenuhi secara optimal, Menteri ESDM juga meminta Satgas Pertamina untuk mengoperasikan SPBU di wilayah terdampak selama 24 jam.

“Alhamdulillah, dalam tiga hingga empat hari terakhir, akses darat mulai terbuka sehingga distribusi BBM sudah bisa dilakukan menggunakan mobil tangki. Yang tadinya tidak bisa dijangkau, saat ini mobil tangki sudah bisa masuk. Saya sudah berdiskusi dengan Pak Simon agar membuka SPBU di wilayah tersebut selama 24 jam agar semuanya bisa terlayani dengan baik,” tutup Bahlil.

Berita Terkait

Perkuat Pasokan Gas Dalam Negeri, PLN EPI Mulai Pembangunan Pipa Gas Ruas Natuna-Pemping 
Perkuat TKDN dan Substitusi Impor, PLN Nusantara Power Gandeng Industri Manufaktur Lokal
Direktur Pertamina Paparkan Pertamina Beyond Energy, Wujud Kepemimpinan dalam Ketangguhan Energi dan Komitmen Lingkungan
Tanpa Perantara, Estimasi Biaya Layanan Listrik Makin Transparan di PLN Mobile
Modernisasi Sektor Industri Primer, Lebih dari 390 Ribu Pelanggan Manfaatkan Program Electrifying Agriculture dan Marine PLN Hingga 2025
Perkuat Pasokan Gas Dalam Negeri, PLN EPI Mulai Pembangunan Pipa Gas Ruas Natuna-Pemping   
Di IIMS 2026, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya 50 Persen Lewat Program Power Up EVent
Debut INACRAFT 2026, UMKM Binaan Pertamina Bukukan Transaksi Rp10,4 Miliar
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 14 February 2026 - 05:33 WIB

Perkuat Pasokan Gas Dalam Negeri, PLN EPI Mulai Pembangunan Pipa Gas Ruas Natuna-Pemping 

Saturday, 14 February 2026 - 05:29 WIB

Perkuat TKDN dan Substitusi Impor, PLN Nusantara Power Gandeng Industri Manufaktur Lokal

Saturday, 14 February 2026 - 05:27 WIB

Direktur Pertamina Paparkan Pertamina Beyond Energy, Wujud Kepemimpinan dalam Ketangguhan Energi dan Komitmen Lingkungan

Friday, 13 February 2026 - 14:24 WIB

Tanpa Perantara, Estimasi Biaya Layanan Listrik Makin Transparan di PLN Mobile

Thursday, 12 February 2026 - 16:59 WIB

Modernisasi Sektor Industri Primer, Lebih dari 390 Ribu Pelanggan Manfaatkan Program Electrifying Agriculture dan Marine PLN Hingga 2025

Berita Terbaru

Menkeu Purbaya / foto ist

News

Awal Ramadan, THR Aparatur Negara Mengalir Rp55 Triliun

Saturday, 14 Feb 2026 - 09:21 WIB