Waspada Banjir Rob, Pemprov DKI Siagakan Satgas dan Pompa di Titik Rawan

Sunday, 4 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa

foto istimewa

daelpos.com –Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) bergerak cepat melakukan langkah antisipasi menghadapi potensi banjir pesisir atau rob yang diprediksi melanda wilayah pesisir utara Jakarta hingga 7 Januari 2026.

Langkah ini diambil menyusul peringatan dini mengenai fenomena fase bulan purnama yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut.

Plt. Kepala Dinas SDA DKI Jakarta menyatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan jajaran di tingkat kota hingga kecamatan untuk memastikan seluruh infrastruktur pengendali banjir dalam kondisi prima. Fokus utama diarahkan pada wilayah-wilayah rentan seperti Muara Baru, Marunda, Kelapa Gading, dan Penjaringan.

  • Optimalisasi Pintu Air: Pengaturan debit air di pintu-pintu air utama untuk menahan laju intrusi air laut ke daratan.

  • Kesiapan Rumah Pompa: Memastikan ratusan pompa stasioner dan pompa portabel siap beroperasi 24 jam untuk menyedot genangan jika air meluap.

  • Pengecekan Tanggul: Pemantauan intensif terhadap titik-titik tanggul pantai yang sedang dalam proses pembangunan maupun yang sudah ada.

Selain penguatan infrastruktur, Dinas SDA juga menyiagakan ribuan personel Satuan Tugas (Satgas) SDA atau Pasukan Biru di lapangan. Tim ini bertugas melakukan pemantauan visual secara langsung dan melakukan penanganan cepat (reaksi cepat) jika ditemukan sumbatan pada saluran drainase atau rembesan air.

“Kami tidak hanya mengandalkan mesin, tapi juga kesiagaan personel di lapangan. Satgas SDA akan berjaga bergantian guna memastikan penanganan dapat dilakukan secara instan begitu ada indikasi kenaikan air yang signifikan,” ujar perwakilan Dinas SDA.

Pemerintah mengimbau warga yang tinggal di kawasan pesisir untuk tetap tenang namun waspada. Masyarakat diminta untuk:

  1. Memantau perkembangan cuaca dan tinggi muka air melalui aplikasi JAKI atau media sosial resmi @DinasSDAJakarta.

  2. Mengamankan dokumen berharga dan peralatan elektronik ke tempat yang lebih tinggi.

  3. Segera melaporkan jika melihat adanya potensi bahaya atau genangan melalui kanal darurat Jakarta Siaga 112.

See also  Prabowo Tekankan Efisiensi Dalam Penggunaan APBN

Langkah proaktif ini diharapkan dapat meminimalisir dampak aktivitas pasang air laut sehingga aktivitas ekonomi dan mobilitas warga di Jakarta Utara tetap berjalan kondusif hingga situasi kembali normal setelah 7 Januari mendatang.

Berita Terkait

Pramono Terbitkan SE, Jam Kerja ASN DKI Selama Ramadhan
Ramadhan Tiba, KAI Commuter Longgarkan Aturan Berbuka
Kebut Jelang Lebaran, Kementerian PU Percepat Pembangunan 1.301 Rumah Hunian Modular di Sumatera
Hutama Karya Tuntaskan RSUD Kota Bima, Layanan Kesehatan Makin Kuat
MRT Jakarta Berlakukan Kebijakan Ramadan
Pantau Harga Jelang Lebaran, Pramono Siap Jinakkan Lonjakan Cabai
AHY Siapkan Tanjung Carat Jadi Gerbang Logistik Internasional Sumsel
Dukung Target Turunkan TBC 50 Persen, Menteri PANRB Keluarkan SE untuk Instansi Pemerintah

Berita Terkait

Friday, 20 February 2026 - 05:43 WIB

Pramono Terbitkan SE, Jam Kerja ASN DKI Selama Ramadhan

Friday, 20 February 2026 - 05:40 WIB

Ramadhan Tiba, KAI Commuter Longgarkan Aturan Berbuka

Friday, 20 February 2026 - 05:32 WIB

Kebut Jelang Lebaran, Kementerian PU Percepat Pembangunan 1.301 Rumah Hunian Modular di Sumatera

Thursday, 19 February 2026 - 19:37 WIB

Hutama Karya Tuntaskan RSUD Kota Bima, Layanan Kesehatan Makin Kuat

Thursday, 19 February 2026 - 12:30 WIB

MRT Jakarta Berlakukan Kebijakan Ramadan

Berita Terbaru

Energy

RI–AS Sepakati Kerja Sama Energi dan Mineral

Saturday, 21 Feb 2026 - 12:56 WIB

Megapolitan

Jakpro Perkuat Infrastruktur dan Konektivitas Jakarta

Saturday, 21 Feb 2026 - 12:48 WIB

Olahraga

Proliga 2026 Langkah Jakarta Electric PLN ke Final Four Tertunda

Saturday, 21 Feb 2026 - 00:03 WIB