RI–AS Sepakati Kerja Sama Energi dan Mineral

Saturday, 21 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Amerika Serikat menyepakati sejumlah komitmen strategis di bidang perdagangan dan energi melalui skema Reciprocal Trade Agreement (RTA) atau Agreement on Reciprocal Trade (ART). Kesepakatan itu difinalisasi dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di Washington DC, Kamis, 19 Februari waktu setempat.

Kesepakatan tersebut mencakup peningkatan pembelian produk energi Amerika Serikat dengan nilai indikatif hingga sekitar US$ 15 miliar. Komitmen itu meliputi impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) sekitar US$ 3,5 miliar, minyak mentah sekitar US$ 4,5 miliar, produk bahan bakar minyak olahan senilai US$ 7 miliar, serta komoditas energi lain sesuai kebutuhan domestik, termasuk batubara metalurgi dan teknologi batubara bersih.

Rencana tersebut akan ditindaklanjuti melalui penandatanganan nota kesepahaman di bidang energi. Implementasinya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan aspek keekonomian, kebutuhan nasional, serta kesiapan infrastruktur dan tata kelola.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat stabilitas pasokan energi nasional di tengah dinamika pasar global. Ia menegaskan pembelian dari Amerika Serikat tidak akan menambah total volume impor.

“Yang kita alokasikan untuk membeli BBM di Amerika Serikat bukan berarti kita menambah volume impor, namun kita menggeser sebagian volume impor kita dari beberapa negara,” ujar Bahlil dalam keterangan pers di Washington DC, Jumat, 20 Februari waktu setempat. Menurut dia, pergeseran itu dilakukan dari sejumlah negara di Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Afrika, tanpa mengubah neraca total impor energi Indonesia.

Pada sektor mineral kritis, kedua negara sepakat memperkuat pengembangan rantai pasok mineral strategis yang aman dan berkelanjutan. Pemerintah Indonesia menegaskan komitmen hilirisasi dan peningkatan nilai tambah di dalam negeri, termasuk pada pengolahan dan pemurnian mineral tanah jarang.

See also  Perkuat Pasokan Gas Dalam Negeri, PLN EPI Mulai Pembangunan Pipa Gas Ruas Natuna-Pemping 

Bahlil mengatakan Indonesia membuka ruang investasi yang setara bagi semua negara, termasuk Amerika Serikat, di sektor mineral kritis. Ia mencontohkan kerja sama yang telah berjalan dengan Freeport-McMoRan melalui PT Freeport Indonesia.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, ditandatangani pula nota kesepahaman antara Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM dengan Freeport-McMoRan dan PT Freeport Indonesia untuk memperkuat integrasi rantai pasok dan kapasitas pengolahan mineral bernilai tambah. Kesepakatan itu mencakup tambahan divestasi saham sebesar 12 persen pada 2041 tanpa biaya, sehingga meningkatkan porsi kepemilikan Indonesia dan potensi penerimaan negara dari royalti serta pajak, khususnya emas.

“Di dalam perpanjangan 2041 nantinya, diharapkan pendapatan negara harus jauh lebih tinggi ketimbang pendapatan negara yang ada sekarang ini,” kata Bahlil.

Selain itu, PT Pertamina (Persero) menandatangani nota kesepahaman dengan Halliburton terkait penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) untuk meningkatkan produksi lapangan migas eksisting dan memperkuat kapasitas teknologi hulu migas nasional.

Di sektor bioenergi, pemerintah menegaskan percepatan mandatori pencampuran bioetanol yang direncanakan dimulai dari E5 pada 2028 dan E10 pada 2030, menuju E20 dengan mempertimbangkan kesiapan produksi dan infrastruktur. Pemerintah membuka ruang impor selama masa transisi, sembari memperkuat kapasitas produksi domestik.

Secara keseluruhan, implementasi ART pada sektor energi dan sumber daya mineral dirancang bertahap dan selaras dengan kepentingan nasional. Bahlil menekankan seluruh komitmen tersebut harus bersifat saling menguntungkan.

“Perjanjian ini tidak boleh menguntungkan salah satu pihak saja, tapi harus semua pihak merasakan keuntungan daripada perjanjian ini,” ujarnya.

Berita Terkait

PLN EPI Perkuat Kompetensi Insan Perusahaan Hadapi Dinamika Pasar LNG Global
Cofiring Biomassa PLN Nusantara Power Tekan Emisi Karbon 590,9 Ribu Ton pada Semester I 2026
PLN Icon Plus Perkuat Kepedulian Lingkungan Siswa SMK Negeri 1 Martapura
PGN Area Semarang Suplai Gas Bumi ke Pabrik Produsen Sepeda, Dukung Industri Ramah Lingkungan
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
PLN Icon Plus Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Program TJSL di Kelurahan Limbungan
PGN Tunjukkan Kesiapan Infrastruktur Sumatera kepada Investor, Perkuat Prospek Pertumbuhan Bisnis dan Konektivitas Gas Sumatera
PLN EPI Catat Penghematan Emisi Lebih dari 710 Kg CO₂e Melalui Program EPI Clean Energy Day
Tag :

Berita Terkait

Friday, 17 July 2026 - 02:04 WIB

PLN EPI Perkuat Kompetensi Insan Perusahaan Hadapi Dinamika Pasar LNG Global

Thursday, 16 July 2026 - 17:38 WIB

Cofiring Biomassa PLN Nusantara Power Tekan Emisi Karbon 590,9 Ribu Ton pada Semester I 2026

Thursday, 16 July 2026 - 09:08 WIB

PLN Icon Plus Perkuat Kepedulian Lingkungan Siswa SMK Negeri 1 Martapura

Wednesday, 15 July 2026 - 16:52 WIB

PGN Area Semarang Suplai Gas Bumi ke Pabrik Produsen Sepeda, Dukung Industri Ramah Lingkungan

Wednesday, 15 July 2026 - 16:46 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal

Berita Terbaru

Nasional

Kemendes dan 10 Asosiasi Desa Gelar Seminar Nasional KDKMP

Thursday, 16 Jul 2026 - 18:22 WIB