daelpos.com – Pasca terjadinya bencana alam di sejumlah wilayah yang berdampak pada akses dan kondisi infrastruktur, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) melakukan pemeliharaan dan penanganan pada Jalan Tol Binjai–Langsa untuk memastikan layanan jalan tol kembali optimal dan perjalanan pengguna jalan tetap aman serta nyaman. Kegiatan ini difokuskan pada pemulihan kondisi jalan dan penanganan titik-titik yang terdampak agar fungsi layanan dapat berjalan normal secara menyeluruh.
Adapun perbaikan pengembalian kondisi pasca benca berada pada KM 69+400–KM 69+500 Jalur B (arah Langsa menuju Binjai), KM 33+350–KM 34+000 Jalur A (arah Binjai menuju Langsa), KM 36+000–KM 37+000 dan KM 37+000 Jalur B dengan pekerjaan diantaranya yaitu perbaikan saluran u-ditch atau saluran drainase beton dan perimeter atau saluran tepi, penimbunan, perapihan dan perkuatan menggunakan box beton dan geotextile, penimbunan lereng, pemadatan dan perapihan kembali, penerapan metode solid sodding, pemasangan steel sheet pile agar kualitas layanan dapat kembali optimal
“Target kami, seluruh pekerjaan rampung paling lambat 20 Januari 2026, dengan tetap mengutamakan keselamatan pengguna jalan dan petugas di lapangan,” ujar Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah.
Selama pekerjaan berlangsung, Hutama Karya menerapkan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kerja, memasang perambuan peringatan, serta menyampaikan informasi kepada pengguna jalan melalui VMS dan kanal komunikasi resmi. Seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai standar keselamatan kerja di jalan tol, termasuk pengamanan area kerja agar dampaknya terhadap kelancaran lalu lintas tetap terkendali. Hutama Karya juga mengoptimalkan tim inspeksi dan respons cepat untuk mengidentifikasi potensi kerusakan serta melakukan penanganan segera, khususnya pada titik-titik yang memerlukan perhatian pasca bencana.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses pemeliharaan. Kami mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu dan arahan petugas, serta menyesuaikan kecepatan saat melintas di area pekerjaan,” tutup Mardiansyah.
Jika pengguna jalan tol memiliki keluhan atau masukan terkait Tol Binjai–Langsa, dapat menghubungi Call Center 0823-6784-6784, serta memantau informasi melalui akun resmi media sosial @HutamaKaryaTollRoad dan @HutamaKarya.






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

