daelpos.com – PLN Icon Plus menandatangani kontrak kerja sama dengan PLN UID Jakarta Raya terkait penyediaan infrastruktur kendaraan listrik dan infrastruktur SCADA untuk mendukung operasional sistem kelistrikan di wilayah Jakarta Raya.
Kerja sama ini difokuskan pada penyediaan infrastruktur teknologi yang dibutuhkan dalam pengelolaan sistem kelistrikan, termasuk pemantauan dan pengendalian jaringan melalui sistem SCADA serta kesiapan infrastruktur pendukung kendaraan listrik seperti SPKLU.
Penandatanganan kontrak kerja sama ini dilakukan oleh Direktur Pelayanan Teknologi Informasi PLN Icon Plus, Fintje Lumembang bersama General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch Andy Adchaminoerdin.
Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana menyampaikan bahwa kerja sama ini memastikan dukungan infrastruktur teknologi yang dibutuhkan unit PLN di wilayah.
“PLN Icon Plus menyediakan infrastruktur teknologi informasi yang dibutuhkan PLN UID Jakarta Raya untuk mendukung operasional SCADA dan pengembangan infrastruktur kendaraan listrik,” ujar Chipta.
Direktur Pelayanan Teknologi Informasi PLN Icon Plus, Fintje Lumembang menambahkan bahwa PLN Icon Plus fokus pada kesiapan infrastruktur yang digunakan dalam operasional sehari-hari.
“Kami memastikan infrastruktur teknologi informasi yang disediakan siap digunakan dan mendukung pemantauan serta pengendalian sistem kelistrikan PLN UID Jakarta Raya sesuai kebutuhan operasional,” kata Fintje.
PLN Icon Plus mendukung PLN UID Jakarta Raya dalam menjaga keandalan operasional pengelolaan sistem kelistrikan, sejalan dengan kebutuhan sistem kelistrikan yang semakin terintegrasi dan berbasis digital.






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

