Revitalisasi Madrasah Perkuat Infrastruktur Pendidikan Keagamaan

Thursday, 11 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Pemerintah terus mempercepat peningkatan infrastruktur pendidikan keagamaan dengan merevitalisasi madrasah, salah satunya di MTsN 1 Kota Bogor, Jawa Barat. Melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Madrasah, revitalisasi ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi dapat mewujudkan proses belajar-mengajar semakin nyaman, aman, dan mendukung kualitas pendidikan.

Program yang digarap oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ini diharapkan dapat menyiapkan generasi masa depan yang akademis dan berakhlak. Menteri PU, Dody Hanggodo menegaskan bahwa keberadaan fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman merupakan faktor penting dalam mendukung proses belajar mengajar yang berkualitas.

“Lingkungan belajar yang aman dan nyaman sangat berpengaruh terhadap konsentrasi, kesehatan, serta semangat belajar siswa. Melalui revitalisasi madrasah ini, Kementerian PU ingin memastikan anak-anak Indonesia dapat belajar di ruang yang layak dan bermutu,” ujar Menteri Dody.

Proyek revitalisasi MTsN 1 Kota Bogor ini dilaksanakan selama 210 hari sejak 24 November 2025 dengan nilai pekerjaan sebesar Rp5,5 miliar. Dalam revitalisasi tersebut dilakukan berbagai pekerjaan untuk meningkatkan kualitas bangunan dan fasilitas sekolah, mulai dari pembangunan toilet baru, perbaikan rangka dan penutup atap, renovasi dinding, plafon, lantai, hingga pembaruan kusen pintu dan jendela.

Tak hanya itu, proyek ini juga mencakup pemasangan instalasi listrik dan lampu yang lebih baik serta pengadaan mebel untuk mendukung kenyamanan aktivitas belajar mengajar.

Dari lima massa bangunan yang direvitalisasi, empat di antaranya telah rampung dan digunakan untuk kegiatan belajar. Sementara satu bangunan lainnya, yakni Massa D, tengah memasuki tahap penyelesaian pekerjaan interior dan toilet dan ditargetkan selesai sebelum masa kontrak berakhir.

Program revitalisasi ini merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2025 yang menugaskan Kementerian PU untuk mendukung pembangunan prasarana pendidikan di bawah Kementerian Agama. Sepanjang tahun 2025, Kementerian PU telah menyelesaikan rehabilitasi dan renovasi 548 madrasah yang tersebar di 26 provinsi.

See also  Pererat Silaturahmi, PLN Group Gelar Bukber Bersama Awak Media

Sementara itu, pada tahun 2026, pemerintah tengah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 856 madrasah di 27 provinsi, terdiri dari 13 proyek skema Single Year Contract (SYC) dan 843 proyek Multi Years Contract (MYC) 2025–2026. Hingga saat ini, sebanyak 44 madrasah di lima provinsi telah selesai dibangun dan siap mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di Indonesia.(#PU608)

Berita Terkait

Bangun Desa di Bengkulu, Kemendes Kolaborasi dengan Kopassus
HKI Perkuat Reputasi Infrastruktur Berkelanjutan melalui Capaian Tiga Penghargaan IQSA 2026
Mama-mama Kampung Sahari Sulap Ikan Tak Laku Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi
Olahan Matoa Buka Sumber Penghasilan Baru bagi Ratusan Warga Prafi
Kementerian PU Terus Pantau Debit Sungai Mahakam yang Surut Akibat Kemarau
Kementerian PU Salurkan 11.800 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jonggol
Bank Jakarta dan ITB Bangun Ekosistem Pendidikan, Riset, dan SDM
PT Astra International Tbk Melalui Nurani Astra Bangun 7 Posko Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Gempa Bumi di Nusa Tenggara Timur

Berita Terkait

Thursday, 10 September 2026 - 13:51 WIB

Bangun Desa di Bengkulu, Kemendes Kolaborasi dengan Kopassus

Wednesday, 9 September 2026 - 13:36 WIB

HKI Perkuat Reputasi Infrastruktur Berkelanjutan melalui Capaian Tiga Penghargaan IQSA 2026

Tuesday, 8 September 2026 - 13:36 WIB

Mama-mama Kampung Sahari Sulap Ikan Tak Laku Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi

Monday, 7 September 2026 - 13:50 WIB

Olahan Matoa Buka Sumber Penghasilan Baru bagi Ratusan Warga Prafi

Friday, 4 September 2026 - 18:33 WIB

Kementerian PU Terus Pantau Debit Sungai Mahakam yang Surut Akibat Kemarau

Berita Terbaru

Berita Utama

Senator Mirah: Kasus Keracunan MBG Sudah Terlalu Besar

Saturday, 12 Sep 2026 - 10:13 WIB

Nasional

Cabeta Buka Jalan Usaha Baru bagi Petani Cabai di Prafi

Saturday, 12 Sep 2026 - 09:49 WIB