Masuki 2026, Menkeu Purbaya Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas

Thursday, 15 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan optimisme pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Hal itu disampaikan Menkeu saat menghadiri Acara Semangat Awal Tahun 2026 bertema “440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Menuju Pertumbuhan Berkualitas”, yang diselenggarakan di kantor IDN HQ, Selasa (14/01).

Pada sesi tanya jawab, Menkeu memaparkan langkah-langkah awal yang diambil pemerintah sejak akhir 2025 telah berhasil membalikkan tren perlambatan ekonomi, dimana perlambatan tersebut berpotensi mengganggu stabilitas sosial dan politik jika tidak segera ditangani.

“Kalau kita lihat Agustus-September turun ke level yang rendah sekali. Kita tahu kalau nggak dibalik, stabilitas sosial, politik akan terganggu. Karena itu, ekonomi harus segera dibalik agar stabilitas terjaga”, ungkap Menkeu.

Selain itu, Menkeu juga menyebut bahwa percepatan belanja negara dan perbaikan iklim investasi menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas pada awal 2026, salah satunya dengan pembentukan satgas percepatan dan debottlenecking guna memperbaiki iklim investasi dan mendorong sektor riil.

“Jadi kita akan mendorong pertumbuhan riil sector. Stabilitas dan laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan kita ciptakan. Dan kalau mereka butuh subsidi atau insentif, kita akan pertimbangkan sesuai dengan keadaan. Ke depan, moneter akan jalan, fiskal jalan, dan private sector jalan,” ungkapnya.

Meski begitu, efektivitas kebijakan sempat tertahan akibat kurang sinkronnya respons kebijakan moneter. Namun, Menkeu memastikan bahwa koordinasi dengan Bank Sentral kini sudah diperkuat dan telah mencapai kesepahaman untuk menjaga keseimbangan likuiditas di pasar agar kebijakan fiskal dan moneter berjalan searah.

“Kami diskusi lagi dengan Bank Sentral, sekarang sudah dapat titik tengah, gimana cara memperbaiki sistem ini dengan baik agar fiskal moneter lebih sinkron,” tukas Menkeu.

See also  Flyover Nurtanio 65% Tuntas, Dukung Whoosh dan Urai Macet Bandung

Acara ini menjadi ruang dialog mengenai penguatan arah kebijakan ekonomi untuk mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif, produktif, dan berkelanjutan. Pemerintah, melalui Kementerian Keuangan, menegaskan komitmen untuk menjaga stabilitas, memperkuat koordinasi kebijakan, serta memastikan berbagai langkah perbaikan struktural dapat dirasakan dampaknya oleh masyarakat dan dunia usaha.

Berita Terkait

Livin’ Berbagi, Inisiatif Sederhana Bank Mandiri Hadirkan Manfaat bagi Sesama
Keminveshil Jajaki Peluang Investasi Strategis dengan Azerbaijan
Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB Indonesia Law Awards 2026
Danantara Gelar DTIIF 2026, Dorong Inovasi Teknologi Indonesia
Indonesia–Azerbaijan Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Peluang Investasi
BRI Dukung Talenta Muda Siap Kerja Lewat Program Magang
Hutama Karya Dorong Ekonomi Sirkular, Sulap Sampah Plastik dan Minyak Jelantah Jadi Rupiah
​Cermati Dinamika Pasar, Jasa Marga Buka Ruang Potensi Opsi Buyback Saham
Tag :

Berita Terkait

Monday, 2 November 2026 - 18:11 WIB

Livin’ Berbagi, Inisiatif Sederhana Bank Mandiri Hadirkan Manfaat bagi Sesama

Monday, 2 November 2026 - 07:05 WIB

Keminveshil Jajaki Peluang Investasi Strategis dengan Azerbaijan

Friday, 30 October 2026 - 18:33 WIB

Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB Indonesia Law Awards 2026

Tuesday, 27 October 2026 - 08:27 WIB

Danantara Gelar DTIIF 2026, Dorong Inovasi Teknologi Indonesia

Monday, 26 October 2026 - 22:09 WIB

Indonesia–Azerbaijan Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Peluang Investasi

Berita Terbaru

Energy

Tak Lelah Berinovasi, Mahasiswa ITPLN Raup Cuan

Tuesday, 3 Nov 2026 - 14:08 WIB

foto ist

Megapolitan

MRT Jakarta Benahi Standar Keselamatan Kios Blok M Hub

Tuesday, 3 Nov 2026 - 14:05 WIB