Indonesia Perkuat Diplomasi Ekonomi di WEF Davos 2026

Saturday, 17 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Pemerintah Indonesia akan kembali berpartisipasi dalam Annual Meeting World Economic Forum (WEF) 2026 yang digelar pada 19–22 Januari 2026 di Davos, Swiss. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersama Danantara Indonesia dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menegaskan kehadiran Indonesia di forum ekonomi global tersebut merupakan bagian dari konsistensi diplomasi ekonomi yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

Partisipasi Indonesia di WEF Davos diarahkan untuk memperkuat promosi investasi nasional sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra dialog strategis di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global. Dalam berbagai perhelatan WEF sebelumnya, Indonesia aktif memanfaatkan forum ini untuk menyampaikan agenda reformasi struktural, peluang investasi strategis, serta komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani mengatakan WEF Davos menjadi momentum penting untuk menyampaikan arah kebijakan Indonesia kepada dunia internasional. “WEF ini tentunya menjadi momentum yang sangat baik untuk Indonesia, untuk menyampaikan narasi nasional serta rencana-rencana ke depan Indonesia kepada masyarakat global, termasuk kebijakan dan regulasi baru yang sudah dikeluarkan, sebagai pesan bahwa Indonesia terus bergerak maju,” ujar Rosan, beberapa waktu lalu.

Dalam beberapa tahun terakhir, WEF Davos telah menjadi platform strategis bagi Indonesia untuk memperkuat dialog dengan para pemimpin dunia, pelaku usaha global, dan investor internasional. Memasuki WEF Davos 2026 yang mengusung tema “A Spirit of Dialogue”, kehadiran Indonesia dinilai semakin relevan di tengah fragmentasi geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global. Indonesia memosisikan diri sebagai mitra dialog yang konstruktif dan inklusif, dengan menawarkan stabilitas ekonomi, kepastian kebijakan, serta peluang investasi jangka panjang yang kompetitif.

Pada WEF Davos 2026, Indonesia kembali mengusung pendekatan Indonesia Incorporated melalui sinergi antara pemerintah, pengelola aset negara, dan dunia usaha. Pendekatan ini diwujudkan melalui kehadiran Indonesia Pavilion bertema “Indonesia Endless Horizons” yang melibatkan BKPM, Danantara Indonesia, dan KADIN Indonesia. Pavilion tersebut mencerminkan upaya Indonesia menyampaikan narasi terpadu mengenai arah pembangunan nasional dan promosi investasi.

See also  Peluang Investasi Disusun Matang untuk Dorong Peningkatan dan Pemerataan Investasi

Selain itu, Indonesia juga akan menggelar Indonesia Night, sebuah agenda diplomasi ekonomi yang dirancang untuk mempererat hubungan dengan para pemimpin dunia, investor global, dan pelaku usaha internasional dalam suasana informal. Acara ini akan menampilkan pertunjukan seni dan budaya khas Indonesia, mulai dari musik dan tari hingga pameran budaya.

Melalui Indonesia Night, pemerintah ingin menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya menawarkan peluang investasi yang kompetitif, tetapi juga kekayaan budaya yang kuat serta komitmen terhadap kolaborasi global yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada pembangunan ekonomi hijau.

Rekam jejak partisipasi Indonesia di WEF Davos selama ini menjadi fondasi penting untuk memperluas kerja sama investasi yang berkualitas dan berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan pendekatan yang konsisten dan terintegrasi, Indonesia berharap dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu tujuan investasi utama di kawasan dan mitra strategis di tingkat global.

Berita Terkait

Mudik Gratis 2026: Telkom Buka Pendaftaran, Sediakan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut
BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026
Pemerintah Perkuat OSS, 15,4 Juta NIB Terbit hingga Februari 2026
Jaga Stabilitas Transaksi Nasional saat Ramadan dan Idul Fitri 1447H, Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai
Epson-IDC: Digital Dye-Sublimation Percepat Transformasi Industri Cetak Tekstil Asia Tenggara
OJK dan BI Luncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia
Kejar Target Rp1,7 Triliun, HKA Tancap Gas Perkuat Layanan Operasi dan Pemeliharaan Tol
APBN Januari 2026 Solid, Pendapatan Tembus Rp172,7 T

Berita Terkait

Tuesday, 3 March 2026 - 22:39 WIB

Mudik Gratis 2026: Telkom Buka Pendaftaran, Sediakan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut

Tuesday, 3 March 2026 - 22:25 WIB

BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026

Friday, 27 February 2026 - 11:29 WIB

Pemerintah Perkuat OSS, 15,4 Juta NIB Terbit hingga Februari 2026

Thursday, 26 February 2026 - 20:50 WIB

Jaga Stabilitas Transaksi Nasional saat Ramadan dan Idul Fitri 1447H, Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai

Thursday, 26 February 2026 - 10:24 WIB

Epson-IDC: Digital Dye-Sublimation Percepat Transformasi Industri Cetak Tekstil Asia Tenggara

Berita Terbaru

Nasional

Kemendes Siap Bantu Genjot Pembangunan Desa di Papua Barat

Wednesday, 4 Mar 2026 - 15:35 WIB

foto ist

Energy

Bahlil Pastikan Pasokan Batubara PLN Aman dan Terjaga

Wednesday, 4 Mar 2026 - 14:50 WIB

Berita Terbaru

Pramono Tancap Gas! THR ASN DKI Siap Cair

Wednesday, 4 Mar 2026 - 14:35 WIB