PLN Terus Percepat Pemulihan Kelistrikan Aceh, 6.432 Desa Telah Kembali Menyala

Sunday, 18 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah petugas PLN bahu-membahu memikul tiang jaringan listrik secara manual untuk menembus wilayah yang terisolir akibat bencana. Meskipun terdapat 171 titik longsor yang memutus akses jalan darat, PLN terus berupaya mempercepat pemulihan infrastruktur kelistrikan di 68 desa tersisa.

Sejumlah petugas PLN bahu-membahu memikul tiang jaringan listrik secara manual untuk menembus wilayah yang terisolir akibat bencana. Meskipun terdapat 171 titik longsor yang memutus akses jalan darat, PLN terus berupaya mempercepat pemulihan infrastruktur kelistrikan di 68 desa tersisa.

daelpos.com — PT PLN (Persero) terus mempercepat pemulihan kelistrikan di Provinsi Aceh pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda. Hingga saat ini, sebanyak 6.432 desa atau sekitar 98,9 persen desa di Aceh telah kembali menikmati aliran listrik.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa pemulihan kelistrikan Aceh dilakukan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dengan mengedepankan kecepatan, ketepatan, serta keselamatan masyarakat.

“Sejak sistem kelistrikan besar Aceh pulih, kami langsung memfokuskan upaya pada penormalan jaringan distribusi hingga ke desa-desa. Alhamdulillah, hingga saat ini hampir seluruh desa di Aceh telah kembali menyala,” ujar Darmawan.

Meski demikian, PLN mencatat masih terdapat 68 desa atau sekitar 1,04 persen yang belum teraliri listrik. Desa-desa tersebut tersebar di delapan kabupaten, meliputi Kabupaten Aceh Utara, Aceh Barat, Bireuen, Gayo Lues, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Bener Meriah, dan Aceh Tengah. PLN memastikan proses pemulihan di wilayah-wilayah tersebut terus berjalan hingga seluruh desa kembali teraliri listrik secara normal.

“Desa-desa yang masih padam berada di wilayah dengan tantangan geografis paling berat. Akses jalan di sejumlah lokasi terputus, rusak parah, atau bahkan hilang akibat banjir dan longsor, sehingga proses pemulihan membutuhkan waktu serta upaya ekstra. Namun, kami tidak menunggu. Kami terus bergerilya dan menyambung kembali listrik hingga titik terdalam Aceh,” tegas Darmawan.

Selain itu, sembari upaya proses perbaikan jaringan listrik terus berjalan, 68 desa tersebut akan tetap mendapatkan pasokan energi listrik melalui dukungan Program 1.000 Genset dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Meskipun jaringan distribusi belum pulih total akibat kendala akses, kehadiran genset darurat di desa-desa tersebut menjadi solusi agar aktivitas masyarakat tidak terhenti.

See also  PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Ampuh Capai 2.098 BOPD

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Eddi Saputra, menegaskan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah kondisi kerusakan infrastruktur jalan darat yang terputus total menuju lokasi-lokasi terisolir. Tercatat terdapat 171 titik longsor yang menutup akses serta 14 jembatan rusak yang membuat mobilisasi alat berat dan material kelistrikan mengalami hambatan serius.

“Komitmen kami adalah pemulihan jaringan permanen secepat mungkin. Namun, keselamatan petugas dan kemampuan akses alat berat sangat bergantung pada kondisi infrastruktur jalan. Kami terus berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan Pemda terkait upaya pembukaan akses di lapangan. Sambil berjalan, kami memastikan warga di 68 desa tersebut tetap teraliri listrik melalui backup genset yang telah kami siagakan bersama Kementerian ESDM,” ujar Eddi.

Eddi merinci bahwa konsentrasi tim saat ini berada di wilayah-wilayah yang masih terisolir. Di Aceh Tengah, terdapat 36 desa yang sedang diupayakan pemulihan jaringan permanennya, disusul Bener Meriah sebanyak 13 desa, serta beberapa desa di Gayo Lues dan Aceh Tamiang.

“Petugas kami di lapangan terus bersiaga di titik terdekat dengan lokasi longsor. Begitu akses memungkinkan untuk dilewati, tim teknis kami akan langsung masuk untuk melakukan perbaikan tiang dan kabel yang roboh akibat bencana,” jelas Eddi.

Sementara itu, Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, yang mengawal langsung jalannya pemulihan di wilayahnya mengapresiasi atas kerja keras petugas PLN di lapangan. Dirinya juga menyampaikan bahwa kehadiran backup suplai listrik melalui program genset sangat membantu masyarakat di tengah kondisi sulit ini.

“Kami melihat perjuangan luar biasa dari petugas PLN yang harus menerjang titik-titik longsor demi bisa masuk membawa material. Kami juga sangat terbantu dengan adanya backup 1.000 genset Kementerian ESDM, sehingga desa-desa kami tetap terang sementara perbaikan jaringan permanen terus diupayakan,” ungkap Haili Yoga.

See also  Tahun Baruan Seru, Naik MRT Cuma Rp1!

Sebelumnya, pada pertengahan Desember 2025, sistem kelistrikan utama Aceh telah berhasil dipulihkan, ditandai dengan beroperasinya kembali seluruh gardu induk yang didukung pembangkit dan jaringan transmisi secara normal. Pemulihan sistem utama tersebut menjadi fondasi penting bagi percepatan penyaluran listrik ke seluruh masyarakat Aceh.

Berita Terkait

Perkuat Fondasi Hijau, Pertamina Terapkan Standar Keberlanjutan Global Jadi Kunci Bisnis Masa Depan
Opini SZ: Terang yang Diperjuangkan dengan Semangat Pengabdian
Pertamina Sukses Gelar Satgas Nataru, Bersiap Hadapi Masa Ramadan 1447 Hijriah
Pertagas Inisiasi Pusaka Artha, Teknologi Migas Dipakai Bersihkan Pipa Air Desa
Mengenal RDMP Balikpapan: Dari Sejarah Sumur Mathilda hingga Jadi ‘Garda Terdepan’ Energi Indonesia Timur
Pertamina NRE Gandeng Tiongkok, Dorong Proyek Energi Bersih di Indonesia
Menjaga Keselamatan, Merawat Keberlanjutan: Kinerja HSSE Elnusa Sepanjang 2025
Pembangunan Infrastruktur Energi di Kilang Balikpapan Perkuat Ekonomi Daerah

Berita Terkait

Sunday, 18 January 2026 - 18:57 WIB

PLN Terus Percepat Pemulihan Kelistrikan Aceh, 6.432 Desa Telah Kembali Menyala

Saturday, 17 January 2026 - 14:22 WIB

Perkuat Fondasi Hijau, Pertamina Terapkan Standar Keberlanjutan Global Jadi Kunci Bisnis Masa Depan

Friday, 16 January 2026 - 11:44 WIB

Opini SZ: Terang yang Diperjuangkan dengan Semangat Pengabdian

Friday, 16 January 2026 - 09:43 WIB

Pertamina Sukses Gelar Satgas Nataru, Bersiap Hadapi Masa Ramadan 1447 Hijriah

Thursday, 15 January 2026 - 16:40 WIB

Pertagas Inisiasi Pusaka Artha, Teknologi Migas Dipakai Bersihkan Pipa Air Desa

Berita Terbaru

Olahraga

Phonska Plus Hentikan Langkah Juara Bertahan, 3–1

Sunday, 18 Jan 2026 - 20:06 WIB

Berita Terbaru

Kondisi Lalin JTTS Saat Perayaan Isra Mi’raj, 17 Januari 2026

Sunday, 18 Jan 2026 - 18:49 WIB