FID Lapangan Duyung Resmi Disetujui, PLN EPI Amankan Pasokan 111 MMSCFD

Thursday, 5 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memastikan pasokan gas sebesar 111 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) selama 10 tahun dari Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja (WK) Duyung, setelah proyek tersebut resmi mencapai Final Investment Decision (FID). Kepastian ini menjadi langkah strategis PLN EPI dalam memperkuat suplai energi primer untuk kebutuhan pembangkit khususnya di Batam.

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memastikan pasokan gas sebesar 111 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) selama 10 tahun dari Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja (WK) Duyung, setelah proyek tersebut resmi mencapai Final Investment Decision (FID). Kepastian ini menjadi langkah strategis PLN EPI dalam memperkuat suplai energi primer untuk kebutuhan pembangkit khususnya di Batam.

daelpos.com – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memastikan pasokan gas sebesar 111 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) selama 10 tahun dari Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja (WK) Duyung, setelah proyek tersebut resmi mencapai Final Investment Decision (FID). Kepastian ini menjadi langkah strategis PLN EPI dalam memperkuat suplai energi primer untuk kebutuhan pembangkit khususnya di Batam.

Lapangan Mako yang dioperatori West Natuna Exploration Limited (WNEL) berlokasi di lepas pantai Natuna, Kepulauan Riau, dengan kedalaman laut sekitar 80 meter. FID diumumkan di kantor Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan dihadiri oleh Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Laode Sulaiman, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, Chairman Conrad Asia Energy Ltd, Peter Botten dan CEO Conrad Asia Energy Ltd Miltiadis Xynogalas sebagai operator WK Duyung, Presiden Direktur PT Nations Natuna Barat, Hashim Djojohadikusumo sebagai partner WK Duyung, Direktur Utama PLN EPI Rakhmad Dewanto dan Direktur Gas dan BBM PLN EPI, Erma Melina Sarahwati sebagai pembeli gas, pengembang dan operator pipa WNTS-Pemping serta Direktur Utama PT BNI, Putrama Wahju Setyawan.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyatakan bahwa persetujuan FID ini menjadi tonggak penting bagi peningkatan produksi gas nasional.

”Persetujuan FID ini menjadi tonggak penting yang menegaskan kesiapan proyek untuk memasuki tahap konstruksi dan eksekusi penuh dalam upaya peningkatan lifting gas nasional,” ujar Djoko

“Ini adalah langkah konkret untuk mendorong produksi gas dan memastikan pemanfaatan sumber daya Natuna bagi kebutuhan dalam negeri. Proyek ini telah melalui proses panjang sejak ditandatanganinya PSC 2007, Discovery Gas tahun 2017, Plan Of Development (POD) tahun 2019, Revisi POD tahun 2022, Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) tahun 2025, dan FID tahun 2026, sehingga diharapkan dapat mulai produksi tahun 2027,” ujar Djoko.

See also  Dorong Energi Hijau, PLN EPI Kembangkan Bioenergi Jadi Peluang Usaha Domestik dan Internasional

Direktur Utama PLN EPI Rakhmad Dewanto menyambut baik FID lapangan Mako yang akan memastikan pasokan gas sesuai PJBG yang ditandatangani antara PLN EPI dan WNEL pada 11 July 2025 yang lalu. PJBG ini merupakan satu kesatuan dengan penugasan Menteri ESDM kepada PLN melalui PLN EPI untuk membangun dan mengoperasikan pipa WNTS-Pemping.

“Dengan tercapainya FID ini, target tata waktu pasokan gas dalam Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dapat terpenuhi untuk memastikan pasokan gas bagi kelistrikan khususnya di wilayah Batam dan Sumatra Bagian Tengah. Kebutuhan listrik di wilayah ini tumbuh 12-15%/tahun dan pemenuhannya didominasi oleh Pembangkit Gas. Dengan penurunan pasokan gas dari onshore Sumatra, pasokan dari wilayah Natuna sangat dibutuhkan untuk mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Rakhmad

“Dalam rangka menjamin security of supply energi primer untuk kelistrikan di wilayah Batam dan Sumatra Bagian Tengah, PLN EPI selain telah menandatangani PJBG dengan WK Duyung saat ini juga sedang membangun pipa WNTS-Pemping untuk memungkinkan pengaliran gas dari wilayah Natuna. Dengan adanya pipa WNTS-Pemping, pasokan gas dari WK Duyung ini akan menjadi awal dari pasokan gas lainnya dari wilayah Natuna,” tambah Rakhmad.

Sementara itu, Direktur Gas dan BBM PLN EPI Erma Melina Sarahwati menjelaskan menjelaskan bahwa pembangunan pipa WNTS–Pemping, yang telah dilakukan groundbreaking pada 10 Februari 2026, saat ini terus berjalan sesuai rencana.

“Pembangunan pipa WNTS–Pemping saat ini terus berprogres dan ditargetkan mulai beroperasi pada Juli 2026. Infrastruktur ini akan menjadi penghubung penting dalam menyalurkan gas dari wilayah Natuna ke sistem kelistrikan Batam,” ujar Erma.

Ia menambahkan bahwa keberadaan pipa tersebut sejalan dengan strategi transisi energi nasional yang mendorong pemanfaatan energi yang lebih bersih, lebih efisien, dan bersumber dari dalam negeri.

See also  Berkostum Wastra Nusantara, Pertagas Gelar Upacara HUT Ke-80 RI Serentak di Enam Area Operasi

“Pengembangan infrastruktur gas ini tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga mendukung upaya transisi menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan,” tutup Erma.

Berita Terkait

HBA Batubara Turun ke USD 124,44 per Ton, ESDM: Dipicu Koreksi Harga Transaksi
Dukung Penguatan Desa Digital di Banjar Kepisah, PLN Icon Plus Berikan Internet Gratis
Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina, Raih Sertifikasi Terminal Hijau
Adopsi Kendaraan Listrik Tumbuh, 21.865 Pelanggan Baru Gunakan Home Charging Services PLN pada Semester I 2026
Direktur Biomassa PLN EPI Raih Penghargaan Inagritech 2026 atas Kepemimpinan dalam Percepatan Pengembangan Biomassa
Kunjungi Booth PLN di GIIAS 2026, Nikmati Promo Tambah Daya 50 Persen
Dua Siswa MAN IC Serpong Wakili RI di Olimpiade Nuklir Dunia
PLN EPI Gelar Konsultasi Publik AMDAL Fasilitas Regasifikasi LNG, Perkuat Transisi Energi di NTB

Berita Terkait

Friday, 7 August 2026 - 15:36 WIB

HBA Batubara Turun ke USD 124,44 per Ton, ESDM: Dipicu Koreksi Harga Transaksi

Friday, 7 August 2026 - 12:50 WIB

Dukung Penguatan Desa Digital di Banjar Kepisah, PLN Icon Plus Berikan Internet Gratis

Friday, 7 August 2026 - 09:00 WIB

Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina, Raih Sertifikasi Terminal Hijau

Thursday, 6 August 2026 - 17:10 WIB

Adopsi Kendaraan Listrik Tumbuh, 21.865 Pelanggan Baru Gunakan Home Charging Services PLN pada Semester I 2026

Thursday, 6 August 2026 - 09:18 WIB

Direktur Biomassa PLN EPI Raih Penghargaan Inagritech 2026 atas Kepemimpinan dalam Percepatan Pengembangan Biomassa

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Empat Langkah Pemberdayaan Perempuan untuk Transformasi Digital Inklusif

Saturday, 8 Aug 2026 - 10:19 WIB