Mendes Yandri Bangkitkan Peternak di Tingkat Desa, Kolaborasi dengan Kurma Adzwa Farm

Monday, 26 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto berkomitmen membangkitkan peternak di desa sehingga roda ekonomi berputar dan bermanfaat untuk masyarakat setempat. Salah satunya dilaksanakan dengan menggandeng berbagai pihak termasuk Kurma Adzwa Farm, peternakan domba yang menggabungkan pengelolaan modern dengan pendekatan ramah lingkungan.

Kolaborasi ini tidak terbatas pada pengelolaan domba namun juga peningkatan kualitas SDM dalam bidang peternakan. Para remaja desa akan dikirim belajar ke Jepang dan pulang ke Indonesia untuk mengamalkan ilmunya berikut dengan pembangunan sistem peternakan yang tepat.

Hal ini sebagaimana kampanye yang disampaikan Mendes Yandri agar para pemuda berkarya di desa. Tentunya untuk membangun desa mewujudkan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto.

“Ini sudah senafas sama kita. Ini sesuai program kita sekarang yaitu pemuda pulang ke desa. Kita akan kembangkan ekosistem peternakan ini dan kita maksimalkan,” katanya saat audiensi dengan Owner Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Kurma Adzwa Farm Ikhsan Davit Wijaya, Senin (26/1/2026).

Gerakan Kurma Adzwa Farm dalam meningkatkan kualitas SDM diapresiasi Mendes Yandri dan didukung dengan kolaborasi yang akan dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU). Pasalnya Indonesia memiliki peluang besar salah satunya melalui bonus demografi yang tidak membatasi pada pengetahuan dari dalam negeri.

Menurut Mendes Yandri, pendampingan ini harus disertai dengan pemberdayaan untuk memastikan keberlanjutan atas program tersebut. Jika keduanya terlaksana secara maksimal maka dipastikan sukses dan membawa manfaat besar untuk masyarakat desa.

“Jadi ini butuh pendampingan dan pemberdayaan. Kalau didampingi terus tanpa pemberdayaan mereka marah. Kalau kita berdayakan tanpa pendampingan maka hilang itu. Kalau kita kasih model mesti kita kasih pendampingan, kalau kita kasih pendampingan harus ada pemberdayaan,” tutur Mendes Yandri.

See also  HNW: Selamatkan Lembaga Pendidikan Dari Framing Radikalisme

Program bersama Kurma Adzwa Farm diharapkan terrealisasi di seluruh Indonesia. Dimulai dari Banten dan Jawa Barat, akan direplikasi ke wilayah lain dengan konsep yang matang.

Berita Terkait

UMKM Transmigrasi Naik Kelas, Wamen Viva Yoga Gandeng Ajik Krisna Bali
Kementerian PU Bergerak Cepat Tangani Longsor Cisarua Bandung Barat
Hutama Karya Bangun 80 Titik SPPG, Perkuat MBG di Hari Gizi Nasional 2026
Harga Pangan Turun, Cabai Rawit dan Bawang Merah Terkoreksi
Menteri Dody Tinjau Rumah Hunian Kementerian PU di Batang Toru Tapsel
Kementerian PU Respons Cepat Tangani Krisis Air Bersih Akibat Sumur Warga Kering
Menteri Rini: Transformasi Pelayanan Publik Diarahkan Berbasis Kebutuhan Manusia
Indonesia Tegaskan Posisi sebagai Destinasi Investasi Berkelanjutan di WEF 2026

Berita Terkait

Monday, 26 January 2026 - 18:52 WIB

Mendes Yandri Bangkitkan Peternak di Tingkat Desa, Kolaborasi dengan Kurma Adzwa Farm

Monday, 26 January 2026 - 14:21 WIB

UMKM Transmigrasi Naik Kelas, Wamen Viva Yoga Gandeng Ajik Krisna Bali

Sunday, 25 January 2026 - 09:30 WIB

Kementerian PU Bergerak Cepat Tangani Longsor Cisarua Bandung Barat

Sunday, 25 January 2026 - 09:23 WIB

Hutama Karya Bangun 80 Titik SPPG, Perkuat MBG di Hari Gizi Nasional 2026

Saturday, 24 January 2026 - 14:37 WIB

Harga Pangan Turun, Cabai Rawit dan Bawang Merah Terkoreksi

Berita Terbaru

foto dok. IG Jkt.livinmandiri / ist

Olahraga

Livin’ Mandiri Menutup Seri Bandung dengan Hasil Manis

Monday, 26 Jan 2026 - 15:04 WIB

Megapolitan

BPBD DKI Pastikan Seluruh Genangan di Jakarta Telah Surut

Monday, 26 Jan 2026 - 14:33 WIB