Pramono Minta Warga Waspadai Potensi Curah Hujan Tinggi di Jakarta

Monday, 26 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi curah hujan tinggi yang diprakirakan terjadi di wilayah Jakarta pada Selasa (27/1). Peringatan tersebut menyusul informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

BMKG sebelumnya mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk periode 26 Januari hingga 1 Februari 2026. Menindaklanjuti hal itu, Pramono mengaku telah menginstruksikan jajaran terkait untuk melakukan langkah-langkah pencegahan.

“Saya dapat data dari BMKG ada kemungkinan besok itu juga curah hujannya tinggi,” ujar Pramono saat meninjau Jembatan Jalan Pulau Bira, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (26/1).

Politikus PDI Perjuangan itu menyebutkan, Dinas Sumber Daya Air (SDA) telah diperintahkan untuk mengintensifkan pengerukan sedimen di sejumlah kali sebagai upaya mengurangi risiko banjir. Pemprov DKI Jakarta juga menyiagakan sekitar 200 unit ekskavator yang disebar di seluruh wilayah Jakarta.

Menurut Pramono, pengerukan endapan kali dilakukan untuk menambah kapasitas daya tampung air sekaligus memperlancar aliran sungai saat hujan deras terjadi.

“Mudah-mudahan tindakan preventif yang kami lakukan tetap bisa mengurangi dampak dari banjir yang ada di Jakarta,” katanya.

Selain pengerukan, Pramono juga menginstruksikan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna menekan intensitas curah hujan ekstrem yang berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Meski demikian, Pramono mengakui keterbatasan daya tampung daerah tangkapan air di Jakarta yang saat ini hanya mampu menahan curah hujan hingga sekitar 150 milimeter per hari. Untuk solusi jangka menengah, Pemprov DKI Jakarta akan memprioritaskan normalisasi tiga sungai utama, yakni Sungai Ciliwung, Krukut, dan Kali Cakung Lama.

See also  Sinergi Kemen PPPA, BKKBN, dan Daerah Percepat Penurunan Stunting

Berita Terkait

DPD RI Gelar Pemilihan Pimpinan Alat Kelengkapan
Konektivitas Digital Kembali Normal 100%, TelkomGroup Tuntaskan Perbaikan Infrastruktur Pascagempa NTT
Pasca Gempa NTT, Kementerian PU Percepat Pemulihan SPAM dan Jaringan Distribusi Air Terdampak
BEM UI Serukan 8 Tuntutan di Bundaran HI
Peringatan HUT RI ke-81, Menteri PANRB: Maknai Kemerdekaan dengan Saling Menguatkan
Usai Pimpin Upacara di Ende, Menteri Dody Langsung Bertolak ke Nagekeo
Di Tengah Penanganan Gempa, Menteri Dody Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Ende
Prabowo Gerak Cepat, BUMN Pulihkan Layanan Vital Pascagempa NTT

Berita Terkait

Wednesday, 19 August 2026 - 22:12 WIB

DPD RI Gelar Pemilihan Pimpinan Alat Kelengkapan

Wednesday, 19 August 2026 - 16:37 WIB

Konektivitas Digital Kembali Normal 100%, TelkomGroup Tuntaskan Perbaikan Infrastruktur Pascagempa NTT

Wednesday, 19 August 2026 - 16:18 WIB

Pasca Gempa NTT, Kementerian PU Percepat Pemulihan SPAM dan Jaringan Distribusi Air Terdampak

Tuesday, 18 August 2026 - 18:46 WIB

BEM UI Serukan 8 Tuntutan di Bundaran HI

Tuesday, 18 August 2026 - 13:34 WIB

Peringatan HUT RI ke-81, Menteri PANRB: Maknai Kemerdekaan dengan Saling Menguatkan

Berita Terbaru

News

DPD RI Gelar Pemilihan Pimpinan Alat Kelengkapan

Wednesday, 19 Aug 2026 - 22:12 WIB

Berita Terbaru

Pascagempa NTT, Kementerian PU Percepat Penanganan Sanitasi Di Pengungsian

Wednesday, 19 Aug 2026 - 22:01 WIB